Green Dharma Bhakti Pertiwi: Umat Hindu Perkuat Ekoteologi Lewat Tradisi Tumpek Uye di Gunung Salak

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

BOGOR, Realitapublik.id — Umat Hindu merayakan Hari Suci Tumpek Uye dengan mengusung tema besar “Green Dharma Bhakti Pertiwi untuk Nusantara Jaya”. Kegiatan yang dipusatkan di Pura Parahyangan Agung Jagatkartta, Gunung Salak, Bogor, Jumat malam (06/02/2026), ini menjadi simbol penguatan ekoteologi dan tanggung jawab spiritual terhadap kelestarian lingkungan.

 

Acara dipimpin langsung oleh Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan PHDI pusat serta ribuan umat dari berbagai wilayah.

Prof. I Nengah Duija menjelaskan bahwa Green Dharma adalah manifestasi ajaran Hindu untuk menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Momentum Tumpek Uye kali ini tidak hanya diisi ritual, tetapi juga aksi nyata.

Baca Juga :  Mudik Lebih Mudah! BNI Hadirkan ATM Pecahan Rp20 Ribu di Jalur Strategis Jateng dan Jatim

 

“Green Dharma adalah kewajiban kita untuk membuat bumi tetap hijau. Kegiatan ini mencakup pelepasan burung secara serentak di seluruh Indonesia dan penanaman 15 ribu pohon di berbagai wilayah. Ini sejalan dengan program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dicanangkan pemerintah,” jelas Prof. Duija.

 

Salah satu poin krusial dalam perayaan kali ini adalah penyerahan alat penghancur sampah kepada pengelola pura. Langkah ini diambil untuk mengatasi masalah limbah sisa upacara keagamaan.

Baca Juga :  Pastikan Tahanan Sehat, Sie Dokkes Polres Tulang Bawang Barat Rutin Cek Kesehatan Tahanan

 

“Sampah sering menjadi kendala di rumah ibadah. Kami mulai melakukan uji coba alat ini di Pura Jagatkartta. Jika efektif, akan kami implementasikan di pura-pura lain di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat,” tambahnya.

 

Sekretaris Ditjen Bimas Hindu, Ida Made Pidada, menegaskan bahwa Green Dharma merupakan program prioritas yang diturunkan dari konsep ekoteologi dalam Asta Protas Kementerian Agama.

Baca Juga :  Bag Psi Ro SDM Polda Lampung Gelar Mapping Psikologi Berkala di Polres Lampung Utara

 

“Tumpek Uye dimaknai sebagai pemulihan satwa, sedangkan Tumpek Bubuh untuk tumbuhan. Ini adalah implementasi nyata ajaran agama, bukan sekadar simbolik. Kami juga mengimbau umat untuk mulai mengurangi penggunaan plastik dalam setiap ritual upacara,” tegas Ida Made Pidada.

 

Kegiatan ini akan dijadikan agenda rutin setiap enam bulan sekali (210 hari dalam kalender Bali) dengan melibatkan penyuluh agama, guru, dan lembaga keagamaan di seluruh Indonesia. Tujuannya jelas: menjaga keberlanjutan alam demi masa depan generasi mendatang.

Penulis : Lucyana

Berita Terkait

Divpropam Mabes Polri Cek Pos Pelayanan Rest Area KM 215 B Trans Tol Sumatera
Dukung Moral Personel Ops Ketupat Krakatau 2026, Wakapolres dan Bhayangkari Tubaba Salurkan Bingkisan di Pospam
Laka Beruntun Libatkan 6 Kendaraan di Tol Batang KM 361, Pemudik Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Dinamika Baru PAN Kota Malang kedepan, Dari Aksi Berbagi Ramadan hingga Konsolidasi Strategis 2025-2030
Polres Lampung Utara Terima Supervisi Ops Ketupat Krakatau 2026 dari Mabes Polri
Kilau Ramadan 1447 H: Sinergi Realitapublik.id Jawa Tengah dan LSM Pejuang 24 Tebar Kebaikan
Semangat Berbagi di Kota Batik: LSM Pejuang 24 Tebar Ribuan Takjil dan Santuni Ratusan Anak Yatim-Lansia
Sinergi Budaya Lintas Daerah: LP2BN Pasuruan, Blitar, dan Malang Gelar Buka Bersama di Kediaman Ketua DPD Jatim
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:00 WIB

Divpropam Mabes Polri Cek Pos Pelayanan Rest Area KM 215 B Trans Tol Sumatera

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:56 WIB

Dukung Moral Personel Ops Ketupat Krakatau 2026, Wakapolres dan Bhayangkari Tubaba Salurkan Bingkisan di Pospam

Senin, 16 Maret 2026 - 11:39 WIB

Laka Beruntun Libatkan 6 Kendaraan di Tol Batang KM 361, Pemudik Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

Senin, 16 Maret 2026 - 10:31 WIB

Dinamika Baru PAN Kota Malang kedepan, Dari Aksi Berbagi Ramadan hingga Konsolidasi Strategis 2025-2030

Senin, 16 Maret 2026 - 08:00 WIB

Polres Lampung Utara Terima Supervisi Ops Ketupat Krakatau 2026 dari Mabes Polri

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:56 WIB

Semangat Berbagi di Kota Batik: LSM Pejuang 24 Tebar Ribuan Takjil dan Santuni Ratusan Anak Yatim-Lansia

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:02 WIB

Sinergi Budaya Lintas Daerah: LP2BN Pasuruan, Blitar, dan Malang Gelar Buka Bersama di Kediaman Ketua DPD Jatim

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:26 WIB

MBG Lampung Utara: Buah Semangka Busuk Dibagikan ke Siswa SDN 02 Cempaka

Berita Terbaru