Puncak Syawalan Kota Batik: Lopis Raksasa 2 Ton di Krapyak Jadi Simbol Pemersatu Umat

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

PEKALONGAN, Realitapublik.id — Kemeriahan Hari Raya Idulfitri 1447 H mencapai puncaknya di Kota Pekalongan melalui tradisi “Syawalan” atau H+7 lebaran. Ikon utama yang paling dinanti, Festival Lopis Raksasa, kembali menyedot perhatian ribuan warga dan wisatawan di kawasan Krapyak Kidul Gang 8 (Sembawan), Kecamatan Pekalongan Utara, Sabtu (28/03/2026).

 

Tradisi turun-temurun ini bukan sekadar pesta rakyat, melainkan simbol berakhirnya rangkaian ibadah puasa Syawal sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi warga Kota Batik.

 

Lopis berukuran jumbo ini lahir dari tangan dingin warga yang bergotong royong sejak H+2 lebaran. Dibutuhkan perjuangan ekstra dan waktu sekitar tiga hari untuk mengolah 5 kuintal beras ketan menjadi satu kesatuan lopis yang utuh.

Baca Juga :  Mudahkan Jemaah Haji dan Traveler, RSUD Grati Resmi Buka Layanan Vaksin Internasional

 

Tahun ini, Lopis Raksasa Krapyak tampil memukau dengan spesifikasi yang fantastis:

Diameter: 262 cm

Tinggi: 239 cm

Berat Total: 2.083 kg (Lebih dari 2 Ton)

 

Lebih dari sekadar makanan khas, Lopis memiliki makna mendalam yang diwariskan oleh para ulama terdahulu, termasuk KH Abdullah Sirodj yang mempopulerkannya.

 

* Tekstur Lengket: Melambangkan eratnya tali persaudaraan antarwarga yang tak mudah terputus.

Baca Juga :  SPMB Jatim 2026 SMAN/SMKN Dimulai, Suli Da'im Minta Ortu Pahami Detail 4 Tahapan

* Warna Putih: Simbol kesucian hati setelah kembali ke fitrah.

* Makna Sosial: Simbol pengakuan kesalahan dan ajakan untuk saling memaafkan di hari kedelapan Syawal.

 

Festival ini terbukti menjadi magnet wisata budaya yang kuat. Desy Apriliani, seorang pengunjung asal Comal, mengaku rutin menyambangi Pekalongan setiap momen Syawalan.

 

“Alhamdulillah, saya rutin ke sini setiap acara Syawalan sekalian silaturahmi ke rumah saudara di Sugih Waras. Pulangnya pasti dibawakan oleh-oleh lopis oleh saudara,” ujarnya dengan raut bahagia.

Baca Juga :  DPRD Indramayu Gelar Paripurna Alih Status RSUD M.A. Sentot dan Penyertaan Modal BPR 

 

Pemerintah Kota Pekalongan melihat tradisi ini sebagai aset budaya sekaligus penggerak roda ekonomi lokal. Sepanjang jalan menuju lokasi festival, para pedagang lopis skala kecil hingga UMKM lokal turut kecipratan berkah dari membeludaknya pengunjung.

 

Melalui perpaduan nilai religius, sosial, dan budaya, Festival Lopis Raksasa diharapkan tetap terjaga kelestariannya. Tradisi ini merupakan warisan leluhur yang membuktikan bahwa identitas Kota Pekalongan sebagai Kota Batik juga kaya akan tradisi kuliner spiritual yang unik di Indonesia.

Penulis : Fery Eka spt

Berita Terkait

Pilkades PAW di Situbondo: Bursa Nama Bakal Calon Diprediksi Unggul Mulai Muncul di Tengah Masyarakat
Pucuk Pimpinan Bergeser, Polres Lampung Utara Gelar Sertijab PJU hingga Kapolsek
Perkuat Ekosistem Halal, BPJPH Lampung Audiensi dengan Bupati Pringsewu
Pemkab Lampung Utara Salurkan Bantuan 731 Unit Bedah Rumah, Plt Kepala Dinas Perkim: Gratis, Laporkan Jika Ada Pungli!
Atasi Kekeringan, Poktan Bogasari Desa Bancar Terima Bantuan Sumur Irigasi Perpompaan APBN 2026
Tekan Angka Stunting, Camat Sumbermalang Dorong Sinergi Lintas Sektor
Diserbu Warga, Gerakan Pangan Murah di Sumbermalang Jual Sembako di Bawah Harga Pasar 
Gerakan Pangan Murah di Penukal PALI, Upaya Stabilkan Harga Jelang Lebaran 
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:28 WIB

Pilkades PAW di Situbondo: Bursa Nama Bakal Calon Diprediksi Unggul Mulai Muncul di Tengah Masyarakat

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:19 WIB

Pucuk Pimpinan Bergeser, Polres Lampung Utara Gelar Sertijab PJU hingga Kapolsek

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:12 WIB

Perkuat Ekosistem Halal, BPJPH Lampung Audiensi dengan Bupati Pringsewu

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:39 WIB

Pemkab Lampung Utara Salurkan Bantuan 731 Unit Bedah Rumah, Plt Kepala Dinas Perkim: Gratis, Laporkan Jika Ada Pungli!

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:31 WIB

Atasi Kekeringan, Poktan Bogasari Desa Bancar Terima Bantuan Sumur Irigasi Perpompaan APBN 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:56 WIB

Diserbu Warga, Gerakan Pangan Murah di Sumbermalang Jual Sembako di Bawah Harga Pasar 

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:14 WIB

Gerakan Pangan Murah di Penukal PALI, Upaya Stabilkan Harga Jelang Lebaran 

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:55 WIB

DPRD Indramayu Gelar Paripurna Alih Status RSUD M.A. Sentot dan Penyertaan Modal BPR 

Berita Terbaru