Ironis ! Bullying Murid SDN Latek Bangil Terkesan Pembiaran dan Bungkam, Ada Apa?

- Jurnalis

Kamis, 23 Januari 2025 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Kabupaten Pasuruan, realitapublik.id – Salah satu murid didik Y (11 tahun) menjadi korban bullying fisik dan mental oleh teman sekolahnya di UPT Satuan Pendidikan SDN Latek, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Saat awak media realitapublik.id konfirmasi ke sekolah SDN Latek terkait viralnya berita bullying di beberapa media ditemui oleh beberapa guru, salah satu menerangkan bahwa masalah ini sudah di selesaikan dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan. Kamis (23/1/25)

“Kepala Sekolah sedang ada giat luar, di dua bulan ini kegiatannya padat. Masalah inikan sudah diselesaikan sama Dinas dan Kepala Sekolah, untuk amannya silahkan bertanya ke Kepala Sekolah saja,” ujar salah satu guru SDN Latek.

Baca Juga :  Rifa'i (IIK) Raih Nomor Urut 1, Simbol satu: Menang Satu dulu Baru Dua 

Di kantor Dinas pendidikan Kabupaten Pasuruan, awak media ijin menghadap Safi’i selaku Kabid Dispendik, namun ia enggan menemui dan hanya menyampaikan melalui pihak resepsionis.

“Bapak tidak bisa memberikan klarifikasi sebelum mendapat petunjuk dari Pak Kadis, dan Pak Kadis saat ini tidak ada. Memang sudah ada pertemuan dengan Kepsek SDN Latek. Dan, sarannya buat pengaduan secara tertulis,” ujar staf Dispendik Kabupaten Pasuruan.

Hal ini, melalui via WhatsApp mencoba konfirmasi kepada Kadisdik Kabupaten Pasuruan, Guru Wali Kelas 5 dan Kasi Kesiswaan pada enggan memberikan jawaban, hingga menimbulkan pertanyaan, ada apa dengan semua ini?

Baca Juga :  Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang

Berita yang sebelumnya viral dibeberapa media akibat dari bullying yang sudah terjadi beberapa tahun, Y mengalami trauma berat cenderung diam dan sering melamun. Hawatir dan rasa sedih kedua orangtuanya hingga mengambil keputusan untuk memindahkan anak kesayangannya ke sekolah lain.

“Anak saya menjadi korban sejak kelas tiga. Hingga kini, pelaku tetap melakukan kekerasan, baik fisik maupun mental. Karena trauma semakin parah, saya memutuskan untuk memindahkan anak saya ke sekolah lain,” ujar Ibu murid didik.

Baca Juga :  Jaga Mutu Pembangunan, Pemkab Batang Aktifkan Kembali Program UHC pada Akhir 2026

Mirisnya, hal ini tidak ada tindakan tegas dari pihak sekolah sebab pelaku perundungan adalah murid kebanggaan yang berprestasi di SDN Latek.

“Saat kami melapor, pihak sekolah tampak mengabaikan. Kami juga pernah dipanggil ke sekolah, tetapi tidak pernah dipertemukan dengan orang tua pelaku. Hal ini semakin menguatkan dugaan bahwa pelaku dilindungi karena prestasinya,” tambahnya.

Wali murid juga membawa anaknya ke Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) dan menunggu hasil pemeriksaan psikologis.

Penulis : Chu

Editor : Saichu

Berita Terkait

Kemeriahan HUT ke-44 Tiyuh Tunas Jaya: Pemerintah Tiyuh Gelar Lomba Olahraga, Senam, hingga Seni Kuda Lumping
Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap
Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta
Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang
Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan
IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026
SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir
Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru
Berita ini 285 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 09:48 WIB

Kemeriahan HUT ke-44 Tiyuh Tunas Jaya: Pemerintah Tiyuh Gelar Lomba Olahraga, Senam, hingga Seni Kuda Lumping

Kamis, 24 September 2026 - 18:08 WIB

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap

Kamis, 24 September 2026 - 10:53 WIB

Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta

Kamis, 24 September 2026 - 08:30 WIB

Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang

Rabu, 23 September 2026 - 22:07 WIB

Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan

Rabu, 23 September 2026 - 12:44 WIB

IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026

Rabu, 23 September 2026 - 12:34 WIB

SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir

Selasa, 22 September 2026 - 15:12 WIB

Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Pendidikan

Tampar Siswa Gara-Gara Baju Lurik, Kepala SMPN 18 Malang Dicopot

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:27 WIB