Adanya Dugaan Korupsi Anggaran Dana APBN Cegah Tangkal BPOM RI Kini Bermodus Untuk Transport Para Panitia Penyelenggara

- Jurnalis

Rabu, 17 Januari 2024 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, RealitaPublik – Sosialisasi cegah tangkal BPOM RI yang seharusnya menjadi sarana komunikasi, Informasi dan Edukasi masyarakat selenggarakan di wilayah Malang raya diduga sarat dengan permainan dan manipulasi sejumlah oknum panitia. 11/01/24

Hal tersebut patut diduga karena dengan adanya praktek pemotongan dana transport yang seharusnya untuk peserta sosialisasi, dipotong 50rb, hingga 100rb, oleh sejumlah oknum dengan berbagai dalih.

Salah satu tokoh masyarakat yang enggan dipublish namanya mengungkapkan, praktek pemotongan uang transportasi di setiap kegiatan sosialisasi kerap terjadi dan dilakukan oknum yang terlibat dalam kepanitiaan lokal yang  bertugas.

“Kuat dugaannya uang pemotongan transport tersebut dikumpulkan ke seseorang yang bertugas sebagai panitia kordinator desa (Kordes), untuk kemudian disetorkan ke atasan mereka yaitu, Kordinator kecamatan (korcam),” ungkapnya.

Baca Juga :  Presiden Resmikan Koperasi Desa Merah Putih, Tiyuh Marga Kencana Siap Dorong Ekonomi Kerakyatan 

Dirinya menambahkan, berharap agar tidak terjadi secara terus menerus, maka sudah seharusnya hal tersebut dievaluasi untuk merubah mekanisme penyalurannya agar tepat sasaran sehingga warga bisa menerima haknya sesuai dengan yang dianggarkan.

Menurutnya proses pemberian transport kepada peserta yang dikumpulkan secara kolektif oleh Panlok ditingkat bawah sangat rawan manipulasi.

Seperti yang terjadi saat ini, pemotongan uang transportasi oleh panitia lokal (Panlok) banyak dikeluhkan warga, modusnya oknum Panlok mengaku dapat memasukkan data penerima transport tanpa melalui mekanisme yang ada.

Dugaan sementara, modus yang digunakan beberapa oknum tersebut dengan memperjual belikan undangan kepada beberapa pihak, dengan dalih jika tidak membayar sejumlah uang, maka, warga tidak bisa mendapatkan undangan sebagai peserta sosialisasi, warga desa tertarik atas tawaran tersebut dengan menjadi peserta sosialisasi BPOM, mereka bisa bertemu langsung dengan tokoh yang notabene adalah idola mereka.

Baca Juga :  Wujud Penghormatan Terakhir, Polres Lampung Utara Gelar Sholat Ghaib untuk Bripka Anumerta Arya Supena

Kuat dugaan oknum tersebut bermain di setiap adanya penyelenggaraan kegiatan sosialisasi cegah tangkal BPOM RI maupun BPOM Surabaya.

“Praktek penyelewengan pemotongan transport ini terjadi di beberapa titik yang berada di wilayah Malang raya, modusnya adalah dengan alasan untuk transport para panitia penyelenggara,” terangnya.

Lebih lanjut dirinya menyatakan, bahwa tindakan memotong transport dengan dasar pemerataan juga tidak dibenarkan, baik oknum panitia maupun pihak penyelenggara.

Baca Juga :  Gandeng Swasta dan Warga, Wabup Nadirsyah Sikat Jalan Rusak di Tubaba Lewat Gotong Royong 

“Letak persoalannya adalah pada akurasi data penerima  transport, jika memang transport itu diberikan kepada pihak yang membutuhkan, tentu tak perlu dipotong untuk kepentingan yang lain,” jelasnya.

Warga masyarakat yang mengikuti sosialisasi harus memahami, jika uang tersebut merupakan hak mereka dan tidak ada potong memotong oleh pihak-pihak yang mengatas namakan Panlok untuk kepentingan apa pun.

Jadi apakah ada keterlibatan oleh oknum Mafia Sosialisasi yang tidak diketahui oleh BPOM RI dan apa tindakannya mengingat uang yang dipergunakan merupakan dana APBN. Hingga berita ini ditayangkan, pihak media akan mengkonfirmasi pihak-pihak terkait, guna sebagai perimbangan sebuah pemberitaan. (Bersambung/tim)

Berita Terkait

Pilkades PAW di Situbondo: Bursa Nama Bakal Calon Diprediksi Unggul Mulai Muncul di Tengah Masyarakat
Pucuk Pimpinan Bergeser, Polres Lampung Utara Gelar Sertijab PJU hingga Kapolsek
Perkuat Ekosistem Halal, BPJPH Lampung Audiensi dengan Bupati Pringsewu
Pemkab Lampung Utara Salurkan Bantuan 731 Unit Bedah Rumah, Plt Kepala Dinas Perkim: Gratis, Laporkan Jika Ada Pungli!
Atasi Kekeringan, Poktan Bogasari Desa Bancar Terima Bantuan Sumur Irigasi Perpompaan APBN 2026
Tekan Angka Stunting, Camat Sumbermalang Dorong Sinergi Lintas Sektor
Diserbu Warga, Gerakan Pangan Murah di Sumbermalang Jual Sembako di Bawah Harga Pasar 
Gerakan Pangan Murah di Penukal PALI, Upaya Stabilkan Harga Jelang Lebaran 
Berita ini 183 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:28 WIB

Pilkades PAW di Situbondo: Bursa Nama Bakal Calon Diprediksi Unggul Mulai Muncul di Tengah Masyarakat

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:19 WIB

Pucuk Pimpinan Bergeser, Polres Lampung Utara Gelar Sertijab PJU hingga Kapolsek

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:12 WIB

Perkuat Ekosistem Halal, BPJPH Lampung Audiensi dengan Bupati Pringsewu

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:39 WIB

Pemkab Lampung Utara Salurkan Bantuan 731 Unit Bedah Rumah, Plt Kepala Dinas Perkim: Gratis, Laporkan Jika Ada Pungli!

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:31 WIB

Atasi Kekeringan, Poktan Bogasari Desa Bancar Terima Bantuan Sumur Irigasi Perpompaan APBN 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:56 WIB

Diserbu Warga, Gerakan Pangan Murah di Sumbermalang Jual Sembako di Bawah Harga Pasar 

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:14 WIB

Gerakan Pangan Murah di Penukal PALI, Upaya Stabilkan Harga Jelang Lebaran 

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:55 WIB

DPRD Indramayu Gelar Paripurna Alih Status RSUD M.A. Sentot dan Penyertaan Modal BPR 

Berita Terbaru