Barang bukti, pisau yang digunakan pelaku.
PALI, realitapublik.id – Aksi nekat dilakukan oleh B (31), seorang terduga pelaku penggelapan motor di Kabupaten PALI. Pria asal Desa Terusan ini mencoba melawan petugas Unit Reskrim Polsek Talang Ubi dengan sebilah pisau saat hendak ditangkap. Beruntung, polisi sigap melumpuhkannya sebelum timbul korban jiwa.
Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H., menjelaskan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban, Muhammad Fikri. Korban melaporkan pelaku yang tidak kunjung mengembalikan sepeda motor Honda Beat warna pink bernomor polisi BG 3113 PAB yang dipinjamnya sejak Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
“Pelaku meminjam motor tersebut dengan alasan hendak mengantar istrinya ke Desa Talang Bulang. Namun, kendaraan tidak pernah kembali hingga korban mengalami kerugian sekitar Rp8 juta,” ujar AKP Ardiansyah.
Menindaklanjuti laporan korban, Polsek Talang Ubi langsung melakukan penyelidikan. Setelah posisi pelaku terendus, Tim Unit Reskrim yang dipimpin Ipda Suryadinata, S.Psi., M.Si., langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penangkapan.
Bukannya menyerahkan diri, tersangka B justru melawan. Ia mengeluarkan pisau sepanjang 25 sentimeter dari kantongnya dan mengancam keselamatan petugas.
“Berkat kesigapan anggota di lapangan, tersangka berhasil dilumpuhkan tanpa ada korban cedera,” tegas Kapolsek.
Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa motor Honda Beat milik korban, sebilah pisau, serta dokumen kendaraan (STNK dan BPKB).
Saat ini, B telah mendekam di sel tahanan Polsek Talang Ubi untuk proses hukum lanjutan. Penyidik tengah melengkapi berkas perkara untuk segera dikoordinasikan dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 486 KUHP tentang penggelapan serta Pasal 307 KUHP atas kepemilikan senjata penikam atau penusuk tanpa hak.(*)
Penulis : Lidian Heri
Editor : Red






