Melaut Sendirian, Nelayan Banyuputih Situbondo Hilang Kontak Sejak Rabu Siang

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SITUBONDO, realitapublik.id – Kusnadi (49), seorang nelayan asal Dusun Sompelan, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, dilaporkan hilang kontak saat melaut sendirian. Korban hingga kini belum kembali ke rumah sejak Rabu siang, 22 Juli 2026.

 

Terhimpun informasi, bahwa peristiwa ini bermula saat Kusnadi berangkat melaut pada Rabu subuh sekitar pukul 05.00 WIB. Menggunakan perahu fiber bernama “Raden Anum”, ia menuju kawasan Perairan Takat Mas untuk mencari ikan.

 

Menurut keterangan keluarga, korban biasanya sudah bersandar di pantai dan tiba di rumah sekitar pukul 13.00 WIB. Namun hingga malam hari, Kusnadi tak kunjung pulang dan pihak keluarga sama sekali tidak bisa menghubunginya.

Baca Juga :  Dukung Sensus Ekonomi 2026, Wagub Jihan Nurlela Tinjau Langsung Pendataan Pelaku Usaha di Mal

 

Kekhawatiran memuncak pada Kamis pagi, 23 Juli 2026. Seusai salat Subuh, Dayyaroh (30), istri korban, langsung meminta bantuan rekan sesama nelayan untuk mencari suaminya. Kejadian ini juga segera dilaporkan kepada Kepala Dusun Sompelan.

 

Sejumlah rekan nelayan sempat melakukan pencarian mandiri di sekitar lokasi terakhir korban terlihat, yakni di sebelah barat daya Perairan Takat Mas (Koordinat -7.6027307, 114.4081879). Berdasarkan pantauan terakhir, cuaca di lokasi tersebut sedang berangin dari arah Tenggara dengan arus laut yang mengalir kuat dari Timur.

Baca Juga :  Kekayaan Plt Kadis PUPR Indramayu Disorot Publik

 

Karena pencarian mandiri nihil hasil, Kepala Dusun meneruskan laporan ke POSAL Jangkar. Laporan tersebut langsung direspons dengan koordinasi cepat bersama Satpolairud Polres Situbondo, BPBD Kabupaten Situbondo, dan Basarnas Kansar Banyuwangi.

 

Dari unsur terkait yang turun ke lokasi adalah Staf Kecamatan Banyuputih, anggota Polsek, Koramil, Satpolairud Polres Situbondo, Kamla TNI AL Pos Jangkar, TRC-BPBD, Tagana Dinsos Situbondo, Pemerintah Desa Sumberanyar, serta nelayan setempat

Baca Juga :  Heboh! Kuitansi Seragam Rp970 Ribu di Batang, Disdikbud Tegaskan Hanya Difasilitasi Lewat Koperasi

 

 

Sementara berdasarkan hasil asesmen cepat Pusdalops bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Situbondo yang terjun ke lokasi, bahwa penyebab pasti hilangnya korban sementara ini masih belum diketahui.

 

“Keberadaan korban maupun perahunya, sementara ini masih belum ditemukan,” kata Kalaksa BPBD Kabupaten Situbondo, Timbul Sujanto, berdasarkan laporan yang diterimanya, Kamis (23/7/2026).

Penulis : Kim

Berita Terkait

Jebak Korban Lewat Aplikasi MiChat, Komplotan Begal di Lampung Utara Digulung Polisi
Bid Propam Polda Lampung Sidak Polres Tubaba: Cek Senpi Hingga Tes Urine Personel, Hasil Bersih Narkoba
Momentum Hari Anak Nasional, Golkar Tubaba Gaungkan Komitmen Penuhi Hak Anak
Tiga Tergugat Mangkir, Sidang Kasus Penyerobotan Lahan dan Pencemaran Sumur di PN Kepanjen Pincang
Akhir Pelarian Pembacok Petani di PALI, Kini Meringkuk di Sel Tahanan
Konsultasi Publik KLHS-RDTR Kotabumi: Pemangku Kepentingan Serap Aspirasi Pembangunan Berkelanjutan
Rakor Pemdes Tamansari: Fokus Sambut Hari Kemerdekaan dan Percepat Proyek Desa
Pantang Mundur, Warga Griyashanta Malang Siapkan Gugatan Hukum Berjilid demi Pertahankan Portal Rumah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:46 WIB

Melaut Sendirian, Nelayan Banyuputih Situbondo Hilang Kontak Sejak Rabu Siang

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:55 WIB

Jebak Korban Lewat Aplikasi MiChat, Komplotan Begal di Lampung Utara Digulung Polisi

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:48 WIB

Bid Propam Polda Lampung Sidak Polres Tubaba: Cek Senpi Hingga Tes Urine Personel, Hasil Bersih Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:39 WIB

Momentum Hari Anak Nasional, Golkar Tubaba Gaungkan Komitmen Penuhi Hak Anak

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:03 WIB

Tiga Tergugat Mangkir, Sidang Kasus Penyerobotan Lahan dan Pencemaran Sumur di PN Kepanjen Pincang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:11 WIB

Konsultasi Publik KLHS-RDTR Kotabumi: Pemangku Kepentingan Serap Aspirasi Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:29 WIB

Rakor Pemdes Tamansari: Fokus Sambut Hari Kemerdekaan dan Percepat Proyek Desa

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:59 WIB

Pantang Mundur, Warga Griyashanta Malang Siapkan Gugatan Hukum Berjilid demi Pertahankan Portal Rumah

Berita Terbaru