Sidoarjo | realitapublik.id – Tudingan penyelewengan Dana BLT-DD oleh Pemerintah Desa (PEMDes) Wonoayu Kec. Wonoayu Sidoarjo Jatim, dalam beberapa hari lalu yang sempat beredar pemberitaan terkait pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) bulan Desember Tahun 2021, yang di gadang-gadang hilang atau tidak terealisasi sebanyak 87 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah di tegaskan kembali oleh Pemerintah Desa (PEMDes) Wonoayu.
Hal tersebut membuat kepala desa Wonoayu H. Supriadi, BSc. angkat bicara dan juga sekretaris (Sekdes) Yusri Fanani menyinggung dugaan pemberitaan yang di rasa kurang sedap kemarin dan beredar beberapa hari lalu di media cetak maupun berita Online.
“Penjelasan yang saya berikan memang benar, terkait berita yang beredar. Namun perlu di ingat saya masih kurang panjang untuk bisa memberikan data atau dokumentasi pada saat bulan Desember karena ada perubahan BLT-DD 2021, itu berdasarkan Musyawarah Desa (MUSDes) mas ! (Awak media), dan mencakup semua elemen Desa wonoayu, dan Bantuan Tersebut sudah Terealisasi kok di dampingi oleh Babinsa, Babinkantibmas, kami tidak berani mas (wartawan) main-main dengan hak masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” Ucapnya Sekretaris desa di ruangannya pada hari Kamis Tgl. 18/01/2024.

Di tempat yang sama Kepala desa H. Supriadi menerangkan, dan di dampingi oleh Babinkamtibmas membenarkan apa yang telah di sampaikan oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Yusri Fanani.
“Saya akan merasa ketakutan apa bila yang telah di beritakan itu adalah benar, namun sebaliknya konfirmasi antara Sekdes saya kemarin hanya setengah dari apa yang di terangkannya, karena bukti dari yang kita berikan untuk masyarakat yakni BLT-DD selama 12 bulan sudah terlaksana Insyak Allah amanah, apa lagi menyelewengkan dana tersebut,” Sahutnya kepala desa H. Supriadi sambil tersenyum tipis pada raut wajahnya.
Sementara itu, pihaknya Pemerintah Desa (PEMDes) Wonoayu. akan segerah memberikan dokumentasi (Data Bantuan BLT-DD) selama satu tahun kemarin di 2021, kepada Camat Wonoyu sebagai pembina kepala desa.
Eko (42) Thun warga Desa Wonoayu, turut memberikan kesaksiannya kepada awak media.” Setahu saya kepala desa beserta semua perangkat desa, ia telah memberikan yang terbaik dan alhamdulillah kemarin sempat ada pemberitaan yang bagi saya kurang baik dan saya sebagai warga tidak goya mas !, karena warga juga tahu masalah itu tidak benar, lantas apa yang saya nilai semua transparan kok?,” Ucapnya. Pada saat di kantor desa dengan membawa surat pengurusan di kantor PEMDes wonoayu.(Tian)







