Banner Cakades PAW Selomukti Mulai Menjamur

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SITUBONDO, realitapublik.id – Alat peraga kampanye berupa banner sosialisasi calon kepala desa (Cakades) Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, mulai menjamur di sejumlah titik strategis. Fenomena ini menandai kian dekatnya pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) Pilkades yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Juni 2026 mendatang.

 

Pantauan di lapangan, banner yang memuat foto calon, nomor urut, serta visi dan misi tersebut sengaja dipasang di setiap sudut desa demi memikat hati warga.

 

Salah seorang warga setempat, Bu Muhai, mengonfirmasi bahwa atribut kampanye dari ketiga calon yang bertarung sudah tersebar luas di lingkungan permukiman.

 

“Banner yang ada gambar foto calon berikut tulisan nomor urut dan visi misi, saya lihat telah tersebar di sejumlah kampung,” ujarnya, Jumat (5/5/2026)

Baca Juga :  Kabar Gembira! PIP 2026 Segera Cair, Simak Jadwal, Penerima, dan Besaran Dana untuk SD hingga SMA

Sementara itu, perwakilan Panitia Pemilihan Bagian Humas dan Hukum, Mohammad Hamidi, menjelaskan bahwa pemasangan banner tersebut dilakukan secara mandiri oleh tim sukses masing-masing calon.

“Alat kampanye setiap calon yang dipasang secara mandiri itu tersebar di sejumlah dusun dan pinggir jalan,” kata Hamidi.

Hamidi menambahkan, panitia sendiri memfasilitasi sosialisasi resmi dengan memasang banner ketiga calon di satu lokasi netral. “Kita pasang di luar sebelah utara Balai Desa sini,” imbuhnya.

Demi menjaga ketertiban, panitia mengingatkan tim sukses untuk mematuhi aturan terkait zona larangan pemasangan alat peraga kampanye. Atribut dilarang keras dipasang di fasilitas milik pemerintah, tempat ibadah, lembaga pendidikan, serta fasilitas kesehatan.

Baca Juga :  Bekali Siswa Baru Literasi Digital dan Bahaya Narkoba, SMAN 1 Tumijajar Gandeng PWI, IWO, dan Polres Tubaba

“Pemasangan di tempat-tempat tersebut dapat mengakibatkan pencopotan paksa oleh panitia pemilihan atau petugas ketertiban,” tegas Hamidi.

Secara rinci, berikut adalah lokasi di Desa Selomukti yang harus steril dari atribut kampanye:

– Area kantor desa dan gedung milik pemerintah.

– Area masjid, mushala, beserta halamannya.

– Area sekolah, madrasah, pesantren, dan fasilitas publik anak.

– Area Pos Kesehatan Pembantu (Postu), posyandu, dan klinik kesehatan.

– Tiang listrik, tiang telepon, pagar pembatas jalan, dan jembatan.

– Pohon-pohon di tepi jalan (dilarang keras dipaku).

 

Panitia tidak segan-segan menjatuhkan sanksi bagi calon yang terbukti melanggar zonasi pemasangan atribut.

Baca Juga :  Gerak Cepat, Polres Lampung Utara Ungkap Kasus Tindak Pidana Curas Disertai Pembunuhan, Dua Pelaku Ditangkap

Adapun tahapan sanksi yang diberlakukan meliputi:

1. Teguran Tertulis: Panitia Pilkades memberikan peringatan resmi kepada calon.

2. Pencopotan Paksa: Alat peraga diturunkan langsung oleh petugas jika tidak dipindahkan secara mandiri setelah ditegur.

3. Sanksi Administratif: Catatan pelanggaran yang dapat memengaruhi penilaian integritas calon.

 

Menjelang hari pemungutan suara, desa dipastikan harus bersih kembali dari segala bentuk atribut kampanye.

“Pembersihan banner atau alat peraga kampanye dilakukan selambat-lambatnya tiga hari sebelum pelaksanaan musdes pemilihan, atau pada 15 Juni mendatang. Hari tenang akan dimulai sejak tanggal 15 hingga 17 Juni,” pungkas Hamidi.(*)

Penulis : Abdul Hakim

Berita Terkait

LSM HARIMAU Bakal Bangun RS Harapan Rakyat Indonesia Maju di Banjarnegara, Fokus Pelayanan Masyarakat Kecil
Abaikan Palang Pintu, Seorang Warga Batang Tewas Tertemper Kereta Api Kamandaka
Tulus Majukan Tiyuh Marga Asri, Susilo Widodo Mantap Mantapkan Diri Maju Pilkati
Polres Pekalongan Kota Ungkap Motif Penusukan Maut di Kuripan Kertoharjo, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara
23 PCNU Jawa Tengah Usung Gus Yusuf Maju Calon Ketum PBNU di Muktamar ke-35
Haul Masyayikh Nusantara di Situbondo: Dihadiri Ulama Nasional Hingga Jemaah Malaysia
Menteri Agama RI Resmikan STAI Aisyah binti Abu Bakar, Kampus Khusus Muslimah Berstandar Global
Silaturahmi Tokoh Budaya Pasuruan: Perkuat Persatuan dan Dorong Pelestarian Kearifan Lokal
Berita ini 116 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:06 WIB

LSM HARIMAU Bakal Bangun RS Harapan Rakyat Indonesia Maju di Banjarnegara, Fokus Pelayanan Masyarakat Kecil

Senin, 20 Juli 2026 - 17:27 WIB

Abaikan Palang Pintu, Seorang Warga Batang Tewas Tertemper Kereta Api Kamandaka

Senin, 20 Juli 2026 - 16:47 WIB

Tulus Majukan Tiyuh Marga Asri, Susilo Widodo Mantap Mantapkan Diri Maju Pilkati

Senin, 20 Juli 2026 - 16:38 WIB

Polres Pekalongan Kota Ungkap Motif Penusukan Maut di Kuripan Kertoharjo, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

Senin, 20 Juli 2026 - 11:05 WIB

23 PCNU Jawa Tengah Usung Gus Yusuf Maju Calon Ketum PBNU di Muktamar ke-35

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:20 WIB

Haul Masyayikh Nusantara di Situbondo: Dihadiri Ulama Nasional Hingga Jemaah Malaysia

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:58 WIB

Menteri Agama RI Resmikan STAI Aisyah binti Abu Bakar, Kampus Khusus Muslimah Berstandar Global

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:31 WIB

Silaturahmi Tokoh Budaya Pasuruan: Perkuat Persatuan dan Dorong Pelestarian Kearifan Lokal

Berita Terbaru