Uri-uri Budaya Pasuruan: Bangun Generasi Berkarakter, Dorong UMKM, dan Bebas Narkoba

- Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

PASURUAN, realitapublik.id — Para pemuda yang tergabung dalam Aliansi Poros Tengah menggelar pagelaran seni tradisional bertajuk Uri-uri Budaya di kawasan Bong Mancilan, Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Minggu (26/7/2026) malam. Acara yang berlangsung meriah tersebut diselenggarakan sebagai langkah nyata melestarikan warisan leluhur sekaligus membentengi generasi muda dari bahaya narkoba.

 

Mengusung tema “Nglestareake Warisan Leluhur Mbangun Generasi Mudho Sing Berbudayo, Bermartabat, Berkarakter Lan Bebas Narkoba”, festival ini menjadi ajang konsolidasi budaya sekaligus kampanye pencegahan penyalahgunaan narkotika bagi generasi muda.

 

Kegiatan tahunan yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan ini dihadiri oleh Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, Wakil Wali Kota H. M. Nawawi, Asisten Setda H. Imam Subekti, Kepala BNN Kabupaten Pasuruan Masduki, serta jajaran tokoh agama, tokoh masyarakat, seniman lokal, dan ratusan warga setempat.

Baca Juga :  Koreksi dan Rekapitulasi Nilai Ujian Perangkat Desa Sumberanyar Mlandingan Dilakukan Terbuka di Hadapan Peserta

 

Berbagai kesenian tradisional ditampilkan dalam acara tersebut, dengan atraksi seni Bantengan sebagai sajian utama yang berhasil memikat antusiasme masyarakat. Penampilan seni lokal ini menjadi simbol ketahanan budaya warisan leluhur di tengah pesatnya perkembangan zaman.

 

Tak hanya menjadi ajang pelestarian seni dan tempat berkreasi para pelaku seni lokal, kegiatan ini juga turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar melalui keterlibatan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

 

Guna memperkuat benteng moral generasi muda, panitia bekerja sama dengan BNN Kabupaten Pasuruan menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Edukasi yang dikemas secara interaktif melalui kuis berhadiah tersebut disambut hangat oleh para pemuda dan remaja yang hadir.

 

Dalam sambutannya, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi Aliansi Poros Tengah dalam merawat tradisi lokal. Menurutnya, festival kebudayaan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan rakyat, tetapi juga mempererat kebersamaan dan membangkitkan ekonomi kerakyatan.

Baca Juga :  Rifa'i (IIK) Raih Nomor Urut 1, Simbol satu: Menang Satu dulu Baru Dua 

 

“Mari kita jaga dan uri-uri budaya ini sebagai warisan berharga dari para leluhur. Dengan agama hidup menjadi terarah, dengan ilmu hidup menjadi mudah, dan dengan seni hidup menjadi indah,” ujar Adi Wibowo.

 

Ia menambahkan, Pemkot Pasuruan berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan seni budaya berbasis masyarakat sebagai upaya memperkuat identitas daerah dan membentuk karakter Kota Pasuruan yang religius, berbudaya, serta bermartabat.

 

Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Pasuruan Masduki mengaku terkesan dengan tingginya partisipasi masyarakat. Ia mengutarakan bahwa momen ini merupakan kali pertama dirinya menyaksikan pertunjukan Bantengan secara langsung setelah kembali bertugas di Pasuruan usai menyelesaikan masa dinas di Aceh.

 

Masduki menilai seni Bantengan memiliki makna filosofis yang mendalam, yakni simbolisasi kemampuan manusia dalam mengendalikan hawa nafsu dan emosi. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat relevan dengan semangat pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Baca Juga :  Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian

 

Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan warga untuk mewaspadai berbagai modus penyebaran narkoba jenis baru, termasuk liquid vape yang terindikasi mengandung zat berbahaya seperti Tetrahydrocannabinol (THC).

 

“Mari kita lestarikan budaya tanpa narkoba. Sepakat untuk tidak menyentuh dan menggunakan narkoba?” tegas Masduki yang langsung disambut seruan “sepakat!” secara serentak oleh masyarakat yang hadir.

 

Perwakilan panitia Aliansi Poros Tengah, Saiful Arif, berharap sinergi antara Pemkot Pasuruan, BNN, dan elemen pemuda dapat terus terjalin secara berkelanjutan.

 

“Selain mempererat tali silaturahmi dan menggerakkan ekonomi UMKM, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana edukasi yang efektif dalam mencetak generasi muda yang sehat, berkarakter, serta bebas dari ancaman narkoba,” pungkas Saiful.

Penulis : Indri

Berita Terkait

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap
Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta
Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang
Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan
IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026
SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir
Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru
Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 18:08 WIB

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap

Kamis, 24 September 2026 - 10:53 WIB

Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta

Kamis, 24 September 2026 - 08:30 WIB

Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang

Rabu, 23 September 2026 - 22:07 WIB

Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan

Rabu, 23 September 2026 - 12:34 WIB

SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir

Selasa, 22 September 2026 - 15:12 WIB

Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga

Senin, 21 September 2026 - 23:33 WIB

Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan

Berita Terbaru