Realitapublik.id – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda memicu sebaran abu vulkanik hingga ke wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat pada Minggu (06/09/2026). Warga di sejumlah wilayah Kota Depok, seperti Cinere, Tapos, dan Sawangan, melaporkan adanya lapisan debu halus yang menempel pada kendaraan dan barang-barang di luar ruangan.
Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), abu vulkanik bergerak dari arah timur laut hingga selatan, mencakup DKI Jakarta, Banten, dan sebagian Jawa Barat.
Menanggapi fenomena ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Depok bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) telah bersiaga. Pemerintah Daerah Kota Depok dan Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan melalui langkah-langkah mitigasi berikut:

1. Proteksi Diri: Gunakan masker yang menutupi hidung dan mulut serta kacamata pelindung saat beraktivitas di luar rumah.
Kelompok Rentan: Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita asma atau gangguan pernapasan disarankan membatasi kegiatan luar ruangan.
2. Kebersihan Rumah: Tutup jendela, pintu, dan saluran ventilasi. Basahi halaman atau kendaraan sebelum dibersihkan agar debu tidak beterbangan.
3. Konsumsi Aman: Pastikan sumber air minum dan makanan selalu dalam kondisi tertutup.
4. Layanan Kesehatan: Segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami sesak napas atau iritasi mata.
Pemerintah meminta warga untuk tidak mendekati radius bahaya 5 kilometer dari pusat erupsi dan terus memantau informasi resmi dari BMKG serta Badan Geologi.
Selain itu, di balik ancaman erupsinya, gunung api yang pernah memicu letusan dahsyat dan tsunami pada tahun 1883 ini menyimpan berbagai kisah mistis yang berkembang di masyarakat local:
– Ramalan Kitab Raja Purwa: Pujangga Surakarta, Raden Ngabehi Ronggowarsito, menuliskan gambaran bencana guncangan besar dan badai yang kerap dikaitkan dengan erupsi dahsyat Krakatau.
– Suara Gaib: Sejumlah kisah menyebutkan kerap terdengarnya suara misterius dari pulau tak berpenghuni tersebut, mulai dari jeritan, riuh keramaian mirip pasar, hingga alunan instrumen gamelan.
– Legenda Patih Gajah Putih: Cerita rakyat mengisahkan pertarungan 40 hari antara Pangeran Purbaya dan Patih Gajah Putih. Kapal sang patih dikisahkan tenggelam di Selat Sunda dan menjadi asal-usul munculnya Gunung Krakatau.
– Mitos Kotak Pandora: Legenda lokal menceritakan pertempuran antara Kerajaan Karkata dan Dukun Kepiting berebut kotak gaib yang akhirnya memicu letusan gunung.
– Penampakan Makhluk Aneh: Meski area konservasi ini hanya dihuni fauna kecil seperti burung dan serangga, beberapa pengunjung mengaku pernah melihat penampakan kadal raksasa dan burung berukuran tak lazim.
Penulis : Herman Rajawali
Editor : Chu






