PEKALONGAN, realitapublik.id — Warga yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Kali Loji, khususnya di Kelurahan Krapyak dan Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan beserta dinas terkait untuk segera membersihkan dan menata aliran sungai dari hamparan eceng gondok yang kian meluas.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, permukaan Sungai Kali Loji tampak dipenuhi tanaman eceng gondok yang tumbuh lebat. Kondisi tersebut menyebabkan badan sungai menyempit, sehingga dikhawatirkan dapat menyumbat aliran air dan memicu banjir, terlebih saat curah hujan mulai meningkat.
Perwakilan warga berharap pihak berwenang dapat meninjau langsung lokasi dan memberikan penanganan secara berkala. Penumpukan eceng gondok tidak hanya berpotensi menahan debit air, tetapi juga kerap memerangkap tumpukan sampah yang berisiko mencemari lingkungan pemukiman warga.
“Kami sangat berharap perhatian serta kehadiran pemerintah daerah dan dinas terkait untuk melihat langsung kondisi Kali Loji saat ini. Besar harapan kami agar pembersihan dapat dilakukan secara rutin, sehingga fungsi sungai kembali optimal dan lingkungan kami tetap bersih serta aman,” ujar salah seorang warga Krapyak.
Masyarakat menegaskan komitmennya untuk mendukung langkah penanganan dari pemerintah daerah, baik melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), maupun pihak kelurahan setempat. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan fungsi Sungai Kali Loji.
Melalui permohonan ini, warga Krapyak dan Panjang Wetan berharap pemeliharaan serta pemantauan sungai dapat menjadi agenda rutin bersama demi mewujudkan lingkungan Kota Pekalongan yang asri, bersih, dan aman. (*)






