TULANG BAWANG BARAT, realitapublik.id — Di tengah tingginya harapan masyarakat akan hadirnya sosok pemimpin yang jujur, amanah, dan merakyat, nama Mega Saputra mulai menjadi perbincangan hangat warga Tiyuh Karta Tanjung Selamat, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Pemuda kelahiran Tiyuh Karta Tanjung Selamat ini menyatakan siap mengemban amanah masyarakat untuk membangun kampung halamannya.
Pernyataan komitmen tersebut ditandai dengan penyerahan berkas pendaftaran calon kepada Panitia Pemilihan Kepala Tiyuh (Pilkati) Karta Tanjung Selamat pada Senin (20/07/2026). Dalam kesempatan tersebut, Mega didampingi oleh kedua orang tuanya, keluarga besar, serta jajaran tokoh dan warga setempat. Langkah ini menjadi awal perjalanannya untuk menghadirkan perubahan yang berpihak pada kesejahteraan warga.
Mega Saputra merupakan putra pertama dari tiga bersaudara pasangan Sopiyan Adi dan Subaidah. Ia merupakan cucu dari Matnur dan almarhumah Erlina, serta almarhum Romli dan Rugaiyah. Tumbuh dalam keluarga sederhana di tengah pemukiman warga, Mega mengaku sangat memahami denyut kehidupan serta berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat tiyuh.
Berbekal pengalaman berorganisasi, rekam jejak profesional di dunia kerja, serta kemampuan komunikasi lintas generasi, Mega mengusung semangat perubahan yang berfokus pada pelayanan publik, keterbukaan informasi, dan asas kebersamaan.
“Saya ingin mengabdikan diri secara tulus untuk tiyuh yang telah membesarkan saya. Bersama masyarakat, saya berharap dapat mewujudkan Tiyuh Karta Tanjung Selamat yang lebih maju, aman, dan sejahtera,” ujar Mega saat ditemui usai penyerahan berkas.
Ia menambahkan, membangun tiyuh tidak sebatas pada pembangunan fisik seperti jalan atau gedung, melainkan juga merawat kepercayaan publik, memperkuat ekonomi warga, meningkatkan mutu pelayanan desa, serta memberikan ruang seluas-luasnya bagi pemuda dan perempuan untuk berpartisipasi aktif.
Apabila dipercaya memimpin Tiyuh Karta Tanjung Selamat dalam perhelatan Pilkati serentak yang dijadwalkan pada 17 Desember 2026 mendatang, Mega menegaskan komitmennya untuk memegang teguh prinsip kepemimpinan yang transparan, akuntabel, dan mengutamakan kepentingan umum.
Pada kesempatan tersebut, ia memaparkan visi dan misi strategis yang akan dijalankannya:
Visi
“Terwujudnya Masyarakat Desa Karta Tanjung Selamat yang Maju, Aman, dan Sejahtera (MAS) melalui pemerintahan yang bersih, transparan, inovatif, serta mengedepankan semangat gotong royong.”
Misi
Tata Kelola Pemerintahan: Mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, profesional, dan melayani masyarakat sepenuh hati.
Infrastruktur Merata: Meningkatkan pembangunan infrastruktur secara merata untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kenyamanan warga.
Penguatan Ekonomi Desa: Mengembangkan perekonomian desa melalui optimalisasi BUMDes, dukungan UMKM, serta pengembangan potensi sektor pertanian dan peternakan lokal.
Kesejahteraan Sosial: Meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan sosial masyarakat.
Kamtibmas: Menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan lingkungan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Pemberdayaan Masif: Memberdayakan potensi pemuda, perempuan, dan kelompok masyarakat agar lebih kreatif, produktif, dan berdaya saing.
Pelestarian Budaya: Merawat dan melestarikan budaya gotong royong sebagai identitas kultural Tiyuh Karta Tanjung Selamat.
Digitalisasi Pelayanan: Mengembangkan sistem pelayanan publik berbasis teknologi informasi agar lebih cepat, mudah, dan transparan.
Mengusung tagline “Saatnya yang Muda Berkarya, Bersama Mewujudkan Desa yang Maju, Aman, dan Sejahtera (MAS)”, Mega berkeyakinan bahwa pemuda dapat menjadi motor penggerak transformasi desa ke arah yang lebih baik.
Di akhir paparannya, Mega mengajak masyarakat untuk menyambut pesta demokrasi tiyuh dengan kedewasaan, menjaga persatuan, dan menghindari perpecahan akibat perbedaan pilihan politik.
“Kemajuan tidak akan tercapai jika kita berjalan sendiri-sendiri. Kepemimpinan bagi saya adalah amanah untuk menghadirkan kerja nyata. Mari kita bergandengan tangan, memperkuat persaudaraan, dan bersama-sama membangun Tiyuh Karta Tanjung Selamat demi masa depan generasi penerus,” pungkasnya. (*)
Penulis : Rody Sandra






