Tiga Jemaah Haji Asal Situbondo Wafat di Makkah, Salah Satunya Berusia 33 Tahun 

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SITUBONDO, realitapublik.id – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Tiga jemaah haji asal Kabupaten Situbondo dilaporkan meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi, saat menjalankan ibadah haji 2026.

 

Berdasarkan data yang diterima oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Situbondo, seluruh jenazah dipastikan telah ditangani dengan baik dan dimakamkan di Tanah Suci sesuai prosedur resmi penyelenggaraan ibadah haji.

 

“Ketiga jenazah disalatkan di Masjidil Haram, dibuatkan sertifikat kematian resmi, lalu dimakamkan secara layak oleh petugas haji Arab Saudi di Makkah,” kata Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Situbondo, Rif’an Junaidi, dikutip pada Jumat (5/6/2026).

Baca Juga :  Kalahkan 3 Daerah, Kota Semarang Sabet Penghargaan Kota Terandal di PAPTI Award 2026

 

Ketiga jemaah yang wafat tersebut adalah H. Fathor Rahman (58), Hj. Almi Massuya (85), dan Hj. Septian Sovi Wulandari (33).

 

Rif’an menjelaskan, jemaah pertama yang meninggal dunia adalah H. Fathor Rahman, warga Dusun Kampung Pesisir, Desa Mlandingan Kulon, Kecamatan Mlandingan. Almarhum yang tergabung dalam Kloter 89 dilaporkan meninggal dunia di hotel tempatnya menginap pada 29 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 waktu Arab Saudi.

Baca Juga :  Jaga Status Lumbung Pangan, Bupati Indramayu Proteksi LP2B dan Siapkan Solusi Modernisasi Buruh Tani

 

Sebelum meninggal dunia, Fathor Rahman sempat mengeluhkan nyeri dada kepada istrinya usai menunaikan salat. Mengetahui kondisi tersebut, sang istri segera memanggil petugas kesehatan haji untuk melakukan pemeriksaan.

 

“Setelah mengeluh nyeri dada, tim kesehatan haji Situbondo langsung melakukan observasi. Dugaan sementara, almarhum meninggal akibat serangan jantung,” jelas Rif’an.

 

Jemaah kedua yang wafat adalah Hj. Almi Massuya (85), warga Desa Kertosari, Kecamatan Asembagus. Rif’an menyebutkan almarhumah mengembuskan napas terakhir pada 1 Juni 2026. Faktor usia lanjut menjadi salah satu penyebab utama menurunnya kondisi kesehatan almarhumah selama berada di Tanah Suci.

Baca Juga :  Haul Masyayikh Nusantara di Situbondo: Dihadiri Ulama Nasional Hingga Jemaah Malaysia

 

Sementara itu, kabar duka terbaru datang dari jemaah Kloter 88, Hj. Septian Sovi Wulandari (33). Almarhumah diketahui meninggal dunia di kamar hotel pada 3 Juni 2026 tanpa didahului keluhan kesehatan apa pun.”Sebelumnya almarhumah masih sehat dan tidak ada keluhan apa pun. Beliau kemudian diketahui meninggal dunia di kamar hotel pada 3 Juni 2026. Data ini baru saja kami terima,” ungkap Rif’an.(*)

 

Penulis : Abdul Hakim

Berita Terkait

LSM HARIMAU Bakal Bangun RS Harapan Rakyat Indonesia Maju di Banjarnegara, Fokus Pelayanan Masyarakat Kecil
Abaikan Palang Pintu, Seorang Warga Batang Tewas Tertemper Kereta Api Kamandaka
Tulus Majukan Tiyuh Marga Asri, Susilo Widodo Mantap Mantapkan Diri Maju Pilkati
Polres Pekalongan Kota Ungkap Motif Penusukan Maut di Kuripan Kertoharjo, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara
23 PCNU Jawa Tengah Usung Gus Yusuf Maju Calon Ketum PBNU di Muktamar ke-35
Haul Masyayikh Nusantara di Situbondo: Dihadiri Ulama Nasional Hingga Jemaah Malaysia
Menteri Agama RI Resmikan STAI Aisyah binti Abu Bakar, Kampus Khusus Muslimah Berstandar Global
MENGUJI KEHADIRAN NEGARA, LSM PEJUANG 24 Desak Usut Tuntas Dugaan Adopsi Ilegal Bayi FZ di Pekalongan
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:06 WIB

LSM HARIMAU Bakal Bangun RS Harapan Rakyat Indonesia Maju di Banjarnegara, Fokus Pelayanan Masyarakat Kecil

Senin, 20 Juli 2026 - 17:27 WIB

Abaikan Palang Pintu, Seorang Warga Batang Tewas Tertemper Kereta Api Kamandaka

Senin, 20 Juli 2026 - 16:47 WIB

Tulus Majukan Tiyuh Marga Asri, Susilo Widodo Mantap Mantapkan Diri Maju Pilkati

Senin, 20 Juli 2026 - 16:38 WIB

Polres Pekalongan Kota Ungkap Motif Penusukan Maut di Kuripan Kertoharjo, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

Senin, 20 Juli 2026 - 11:05 WIB

23 PCNU Jawa Tengah Usung Gus Yusuf Maju Calon Ketum PBNU di Muktamar ke-35

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:20 WIB

Haul Masyayikh Nusantara di Situbondo: Dihadiri Ulama Nasional Hingga Jemaah Malaysia

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:58 WIB

Menteri Agama RI Resmikan STAI Aisyah binti Abu Bakar, Kampus Khusus Muslimah Berstandar Global

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:51 WIB

MENGUJI KEHADIRAN NEGARA, LSM PEJUANG 24 Desak Usut Tuntas Dugaan Adopsi Ilegal Bayi FZ di Pekalongan

Berita Terbaru