Isu Kenaikan Pendapatan DPRD Kota Pasuruan Diproyeksikan Menuai Kritik Publik di Tengah Efisiensi Anggaran  

- Jurnalis

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

PASURUAN, Realitapublik.id — Isu keterbukaan informasi publik kembali memanas di Kota Pasuruan menyusul beredarnya kabar di tengah masyarakat mengenai lonjakan pendapatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pasuruan. Tambahan anggaran pendapatan yang disinyalir bertambah hingga ratusan juta rupiah tersebut menuai sorotan mendalam dari masyarakat yang tengah menghadapi himpitan ekonomi di tengah kebijakan efisiensi anggaran daerah.

 

Sejumlah warga yang keberatan disebutkan namanya menyampaikan bahwa potensi kenaikan pendapatan para anggota dewan dinilai kurang patut dan berlebihan. Hal ini mengingat masih maraknya tingkat pengangguran serta ketimpangan kesejahteraan yang dihadapi masyarakat kecil dalam memenuhi kebutuhan harian.

Baca Juga :  Ratusan Anggota LSM Harimau se-Jateng Bersiap Gelar Aksi Moral di MNC Tower Jakarta  

 

“Kesenjangan yang mencolok antara fasilitas wakil rakyat dan kondisi ekonomi masyarakat merupakan kenyataan pahit yang memicu kritik tajam,” ungkap salah satu warga.

 

Masyarakat menilai kebijakan anggaran yang diskriminatif berpotensi mencederai azas keadilan. Menurut pandangan publik, beban efisiensi anggaran justru kerap ditanggung rakyat kecil melalui pembatasan pelayanan publik, sementara jajaran pejabat tetap menikmati kompensasi fasilitas yang memadai.

Baca Juga :  Kawal Penegakan Hukum, Ribuan Anggota LSM Harimau Indonesia Gelar Aksi Damai di MNC Tower

 

Menanggapi kabar yang beredar, anggota DPRD Kota Pasuruan dari Fraksi PKB, Bahrudien Akbar Wahyudi, S.E., M.M., memberikan klarifikasi melalui sambungan telepon WhatsApp. Ia meminta publik untuk menyikapi informasi penyesuaian tersebut secara proporsional dan bijak.

“Cek akeh ne seh seng takon perkoro bayaran mundak. Masi mundak 10 juta gak ikhlas ta?. Cuma ada beberapa penyesuaian tunjangan transportasi,” ujar Bahrudien saat dikonfirmasi, Senin (5/10/2026).

 

Ia menambahkan bahwa penjelasan mengenai struktur dan detail teknis perubahan regulasi pendapatan anggota dewan pada dasarnya bukan kewenangannya secara langsung.

Baca Juga :  Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta

 

“Secara teknis dan detailnya, hal ini sebenarnya bukan ranah saya untuk menjelaskan. Penjelasan lebih terperinci dapat dikonfirmasikan langsung kepada Pak Mahfud selaku Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Pasuruan,” pungkasnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, jajaran redaksi masih terus berupaya menghimpun konfirmasi resmi dari Bapemperda serta Sekretariat DPRD Kota Pasuruan guna memastikan transparansi dasar hukum serta rincian perubahan tunjangan yang dimaksud. (* / Red)

Berita Terkait

BEM Sampang Tagih Mandat Politik, Tegaskan Aspirasi Masyarakat Madura Bukan Sekadar Seremonial
Kritik Perda PDRD Pasuruan, Poros Tengah: Menata Kota Tanpa Perhatikan Kaum Miskin Adalah Pengkhianatan!
Proyek Plengsengan Jembatan Purut Sorotan: Diduga Asal-Asalan dan Abaikan K3
Sembunyi di Kebun Belakang Pasar Laladon, Penjualan Tramadol Diduga Dibekingi Oknum Aparat
Harumkan Nama Orang Tua dan Daerah, Putra Asal Lampung Utara Resmi Naik Pangkat Lettu Pomau
Menyulap Desa demi Ribuan Tamu: Ketulusan Warga Bandar Abung Hidupkan Gotong Royong dan Ekonomi
Peringati Anniversary ke-7, Media Lumbung Berita Gelar Santunan dan Pentas Seni
Prof. Warsito Lepas Ribuan Peserta Semadap Blaze Fun Walk 2026 Darul Fattah
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:39 WIB

BEM Sampang Tagih Mandat Politik, Tegaskan Aspirasi Masyarakat Madura Bukan Sekadar Seremonial

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Kritik Perda PDRD Pasuruan, Poros Tengah: Menata Kota Tanpa Perhatikan Kaum Miskin Adalah Pengkhianatan!

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Isu Kenaikan Pendapatan DPRD Kota Pasuruan Diproyeksikan Menuai Kritik Publik di Tengah Efisiensi Anggaran  

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Proyek Plengsengan Jembatan Purut Sorotan: Diduga Asal-Asalan dan Abaikan K3

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Sembunyi di Kebun Belakang Pasar Laladon, Penjualan Tramadol Diduga Dibekingi Oknum Aparat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Harumkan Nama Orang Tua dan Daerah, Putra Asal Lampung Utara Resmi Naik Pangkat Lettu Pomau

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Menyulap Desa demi Ribuan Tamu: Ketulusan Warga Bandar Abung Hidupkan Gotong Royong dan Ekonomi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Peringati Anniversary ke-7, Media Lumbung Berita Gelar Santunan dan Pentas Seni

Berita Terbaru