Malang realitapublik.id — Geliat olahraga kemasyarakatan di Kabupaten Malang kembali menunjukkan pesonanya. Turnamen Bola Voli Gala Desa Sitirejo Cup V Tahun 2026 resmi bergulir dan menjadi pusat perhatian para pecinta bola voli serta masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Ajang tahunan bergengsi tingkat desa ini berlangsung maraton selama lebih dari satu bulan, mulai 7 September hingga 10 Oktober 2026. Bertempat di Lapangan Bola Voli Dusun Buwek, RT 005 RW 004, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, laga sengit antar-klub disajikan setiap malam mulai pukul 19.00 WIB. Waktu pelaksanaan malam hari sengaja dipilih untuk memberikan hiburan yang terjangkau bagi warga setelah seharian beraktivitas.

Turnamen edisi kelima ini mencatatkan partisipasi luar biasa dengan total 48 tim yang siap berlaga, terdiri dari:
32 Tim Putra: Menjanjikan pertarungan sengit lewat smes keras dan pertahanan solid.
16 Tim Putri: Menyajikan dinamika permainan taktis yang penuh keseruan serta semangat juang tinggi.
Keterlibatan puluhan tim dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur membuktikan bahwa Sitirejo Cup bukan sekadar turnamen lokal, melainkan wadah kompetisi regional yang berdaya tarik tinggi dan bereputasi prestisius.
Resminya pembukaan turnamen ditandai dengan hadirnya pimpinan daerah dan tokoh-tokoh penting Kabupaten Malang. Seremonial pembukaan dipimpin langsung oleh Sekda Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar Anwar, M.Si.
Turut hadir mendampingi dalam jajaran tamu undangan:
Camat Wagir, Joanico da Costa, S.Sos., M.M.
Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Wagir.
Tokoh masyarakat, Karang Taruna, serta sesepuh Desa Sitirejo.
Kehadiran jajaran birokrasi dan aparat keamanan ini menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap perkembangan olahraga di tingkat akar rumput (grassroots).
Gagasan besar di balik konsistensi penyelenggaraan Sitirejo Cup tak lepas dari peran aktif Kepala Desa Sitirejo, Buwang Suharja. Ia menegaskan bahwa tujuan utama turnamen ini adalah membina generasi muda dan memfasilitasi warga melalui kegiatan positif.
“Lebih baik mengadakan turnamen seperti ini untuk mengarahkan warga, terutama generasi muda, ke dalam kegiatan positif daripada terjerumus pada hal-hal yang tidak bermanfaat,” tegas Kades Buwang Suharja.
Selain menjadi ajang unjuk gigi para atlet dan sarana silaturahmi antar-daerah, turnamen ini berdampak langsung pada perekonomian warga lokal. Geliat UMKM kuliner dan pedagang kaki lima tumbuh subur memadati area sekitar lapangan setiap malamnya, menciptakan denyut ekonomi baru bagi masyarakat Sitirejo.
Guna mengapresiasi kerja keras peserta, panitia menyiapkan total hadiah uang pembinaan sebesar Rp30.000.000,-. Uniknya, pendanaan turnamen dikelola secara mandiri dan transparan melalui swadaya masyarakat, yang meliputi:
Hasil pengelolaan parkir kendaraan penonton.
Hasil penjualan tiket masuk.
Dukungan donatur serta sponsor lokal.
Untuk menikmati pertandingan berkualitas ini, masyarakat cukup membayar tiket masuk yang sangat terjangkau, yakni Rp2.000 per penonton.
Melalui sinergi kuat antara Pemerintah Desa Sitirejo, aparat keamanan (TNI/Polri), panitia pelaksana, dan seluruh warga Dusun Buwek, Gala Desa Sitirejo Cup V 2026 diharapkan berjalan meriah, menjunjung tinggi sportivitas, serta tetap aman dan kondusif hingga partai puncak pada 10 Oktober 2026 mendatang. (*)
Editor : Red






