Kritisi Sidak Lapas Cibinong, Formapera Tantang Ombudsman Bongkar Oknum DPR yang “Bermain Proyek”

- Jurnalis

Minggu, 27 September 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Aksi inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Ombudsman RI di Lapas Kelas IIA Cibinong tidak hanya menuai kritik terkait batas kewenangan, tetapi juga berbuntut pada desakan untuk mengaudit rekam jejak internal lembaga pengawas pelayanan publik tersebut.

Ketua Umum Forum Masyarakat Pemantau Negara (Formapera), Teuku Yudhistira, secara tajam mempertanyakan profesionalisme dan integritas para komisioner Ombudsman RI saat ini [realitapublik.id]. Ia menilai tindakan mendobrak dan menendang pagar yang dilakukan saat sidak mencerminkan sikap yang kurang patut bagi sesama aparatur negara.

Yudhistira bahkan mengungkit isu miring dalam proses seleksi internal Ombudsman yang dinilainya perlu dievaluasi total.

Baca Juga :  Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta

“Rekrutmen komisionernya saja patut dipertanyakan. Kalau memang benar Ketua Ombudsman yang baru dilantik enam hari kok bisa ditangkap Kejaksaan Agung karena kasus suap, artinya apa? Jelas bahwa track record komisionernya harus dipertanyakan,” tegas Yudhistira di Jakarta, Minggu (27/9/2026)

Tidak berhenti di situ, Formapera juga mengingatkan Komisi XIII DPR RI agar tidak langsung menjustifikasi sepihak temuan prematur dari Ombudsman sebelum proses investigasi resmi dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) selesai dilakukan.

Yudhistira bahkan melemparkan tantangan terbuka kepada Ombudsman untuk membuktikan keberanian mereka dalam mengusut potensi konflik kepentingan di lingkungan legislatif.

Baca Juga :  Heboh ! Penemuan Emas di Sungai Comal Pemalang, Warga Luar Desa Ramai Berbondong-bondong Mendulang

“Tanya juga, apakah seluruh anggota Komisi XIII DPR RI itu orang bersih semua? Ada tidak di antara mereka yang ikut bermain proyek di pemasyarakatan? Ayo kita buktikan sama-sama. Kalau memang Ombudsman mau membantu perubahan di pemasyarakatan, berani tidak mereka membongkar fakta soal keterlibatan oknum wakil rakyat yang bermain proyek di lapas dan rutan?” cetusnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Rajamin Sirait turut meminta Ombudsman RI untuk meredam ego sektoral dan tidak memposisikan diri sebagai lembaga ‘super-bodi’ yang bebas menghakimi instansi lain [realitapublik.id]. Menurutnya, Ombudsman harus memahami regulasi mengenai proses asimilasi dan konsep Lapas Terbuka yang sedang dijalankan oleh Kementerian Imipas, alih-alih membangun opini sepihak di media sosial demi mendapatkan framing tertentu.

Baca Juga :  Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap

Kritik ini mencuat setelah Menteri Imipas mengambil langkah tegas dengan mencopot Kalapas serta empat pejabat Lapas Cibinong [realitapublik.id]. Formapera menekankan, jika nantinya hasil investigasi resmi membuktikan bahwa temuan Ombudsman tersebut tidak benar, maka lembaga pengawas itu wajib menyampaikan klarifikasi terbuka kepada publik agar tidak menjadi bola panas yang meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.(*)

Penulis : Rodi Sandra

Editor : Red

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Pekalongan Sumar Rosul: Media Punya Peran Strategis Kawal Demokrasi
Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Dugaan Korupsi Perizinan dan Gratifikasi
Kemeriahan HUT ke-44 Tiyuh Tunas Jaya: Pemerintah Tiyuh Gelar Lomba Olahraga, Senam, hingga Seni Kuda Lumping
Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap
Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta
Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang
Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan
IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 17:14 WIB

Kritisi Sidak Lapas Cibinong, Formapera Tantang Ombudsman Bongkar Oknum DPR yang “Bermain Proyek”

Minggu, 27 September 2026 - 17:04 WIB

Wakil Ketua DPRD Pekalongan Sumar Rosul: Media Punya Peran Strategis Kawal Demokrasi

Sabtu, 26 September 2026 - 15:13 WIB

Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Dugaan Korupsi Perizinan dan Gratifikasi

Jumat, 25 September 2026 - 09:48 WIB

Kemeriahan HUT ke-44 Tiyuh Tunas Jaya: Pemerintah Tiyuh Gelar Lomba Olahraga, Senam, hingga Seni Kuda Lumping

Kamis, 24 September 2026 - 18:08 WIB

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap

Kamis, 24 September 2026 - 10:53 WIB

Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta

Kamis, 24 September 2026 - 08:30 WIB

Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang

Rabu, 23 September 2026 - 22:07 WIB

Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Pendidikan

Tampar Siswa Gara-Gara Baju Lurik, Kepala SMPN 18 Malang Dicopot

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:27 WIB