KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, 13 Perjalanan Kereta Daop 4 Semarang Dialihkan ke Jalur Utara

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

SEMARANG, realitapublik.id — Insiden anjloknya Kereta Api (KA) Bangunkarta relasi Jombang – Pasar Senen di Emplasemen Bumiayu, Jawa Tengah, pada Senin (06/04/2026) pukul 14.15 WIB, berdampak pada perubahan pola operasi perjalanan kereta api. Sebanyak 13 perjalanan kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang terpaksa memutar melalui jalur Utara Jawa.

 

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api meskipun terjadi gangguan di lintas Selatan.

KAI Daop 4 Semarang telah melakukan koordinasi intensif dengan seluruh jajaran operasional, mulai dari petugas stasiun hingga pengatur perjalanan kereta api (PPKA), guna mengantisipasi perubahan jadwal akibat pola memutar ini.

Baca Juga :  Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta

 

“Kami mengalihkan perjalanan KA lintas Selatan untuk memutar melalui jalur Utara. Lintas yang digunakan meliputi Cirebon – Tegal – Semarang Tawang – Brumbung – Gundih – Solo, begitu juga untuk arah sebaliknya,” jelas Luqman Arif, Senin (06/04).

 

Hingga Senin sore pukul 16.30 WIB, KAI memastikan bahwa untuk KA yang keberangkatannya berasal dari wilayah Daop 4 Semarang tetap sesuai jadwal semula, namun masyarakat diimbau memantau aplikasi Access by KAI untuk perkembangan terbaru.

 

Seiring dengan dialihkannya perjalanan KA lintas Selatan ke jalur Utara, frekuensi kereta api yang melintasi wilayah Daop 4 Semarang mengalami peningkatan signifikan. Hal ini menuntut kewaspadaan ekstra, terutama bagi pengguna jalan raya.

Baca Juga :  Kagama Lampung Berbagi Kebahagiaan Bersama Puluhan Lansia di Tresna Werdha Natar

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melewati perlintasan sebidang. Patuhi rambu-rambu yang ada dan selalu mendahulukan perjalanan kereta api karena frekuensi lalu lintas kereta di jalur Utara saat ini sedang padat,” tambahnya.

 

Daftar 13 KA yang Mengalami Pola Memutar (Via Jalur Utara):

Berikut adalah daftar perjalanan KA yang terdampak dan melakukan putar jalur melalui Cirebon – Semarang – Solo:

KA 256B Jaka Tingkir (Pasar Senen – Solo)

KA 62B Manahan (Gambir – Solo)

KA 90 Gayabaru Malam Selatan (Pasar Senen – Surabaya Gubeng)

KA 44 Taksaka (Gambir – Yogyakarta)

KA 47 Taksaka (Yogyakarta – Gambir)

Baca Juga :  Kritisi Sidak Lapas Cibinong, Formapera Tantang Ombudsman Bongkar Oknum DPR yang "Bermain Proyek"

KA 162 Bangunkarta (Pasar Senen – Jombang)

KA 7042 (Tambahan) (Gambir – Surabaya Gubeng)

KA 8 Bima (Gambir – Surabaya Gubeng)

KA 251 Jayakarta (Surabaya Gubeng – Pasar Senen)

KA 252 Jayakarta (Pasar Senen – Surabaya Gubeng)

KA 73B Senja Utama Solo (Solo – Pasar Senen)

KA 36 Gajayana (Gambir – Malang)

KA 15 Argo Dwipangga (Solo – Gambir)

 

Pihak KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Beruntung, dalam insiden anjloknya KA Bangunkarta tersebut dilaporkan tidak ada korban jiwa. Saat ini, tim teknis KAI masih terus berupaya melakukan proses evakuasi dan perbaikan jalur agar operasional dapat segera kembali normal.

Penulis : Fery Eka spt

Berita Terkait

Diduga Tabrak Aturan, Aktivitas Tambang CV Mutiara Timur di Lemahbang Disoal Warga
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Mahasiswi di Kos Sukun Malang Resmi Naik ke Tahap Penyidikan
Viral di Medsos! Warga Sendang Sari Lampung Utara Evakuasi Buaya dari Sungai, Mulut dan Kaki Diikat
Pilkati Serentak di Tubaba 21 Oktober, Para Calon Teken Pakta Integritas Deklarasi Damai
Kasus ITE Oknum Wartawati di Pasuruan Naik Pembuktian, Penyidik Kantongi Petunjuk Ahli
Isu Kenaikan Pendapatan DPRD Kota Pasuruan Diproyeksikan Menuai Kritik Publik di Tengah Efisiensi Anggaran  
Proyek Plengsengan Jembatan Purut Sorotan: Diduga Asal-Asalan dan Abaikan K3
Sembunyi di Kebun Belakang Pasar Laladon, Penjualan Tramadol Diduga Dibekingi Oknum Aparat
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Diduga Tabrak Aturan, Aktivitas Tambang CV Mutiara Timur di Lemahbang Disoal Warga

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Mahasiswi di Kos Sukun Malang Resmi Naik ke Tahap Penyidikan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Viral di Medsos! Warga Sendang Sari Lampung Utara Evakuasi Buaya dari Sungai, Mulut dan Kaki Diikat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Pilkati Serentak di Tubaba 21 Oktober, Para Calon Teken Pakta Integritas Deklarasi Damai

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Kasus ITE Oknum Wartawati di Pasuruan Naik Pembuktian, Penyidik Kantongi Petunjuk Ahli

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Isu Kenaikan Pendapatan DPRD Kota Pasuruan Diproyeksikan Menuai Kritik Publik di Tengah Efisiensi Anggaran  

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Proyek Plengsengan Jembatan Purut Sorotan: Diduga Asal-Asalan dan Abaikan K3

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Sembunyi di Kebun Belakang Pasar Laladon, Penjualan Tramadol Diduga Dibekingi Oknum Aparat

Berita Terbaru