Pacu Swasembada Pangan, Tubaba Transformasi Pertanian Lewat Digitalisasi dan Program I-CARE

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBABA LAMPUNG, realitapublik.id – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus mengakselerasi transformasi sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi digital. Langkah strategis ini diambil untuk membangun ekosistem pertanian modern sekaligus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal, sejalan dengan visi Asta Cita Presiden RI dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

 

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pengarusutamaan Digitalisasi Teknologi Pertanian” yang digelar di Aula Berugo Cottage, Selasa (07/04/2026). Forum ini bertujuan menjaring masukan konkret sebagai bahan materi Bimbingan Teknis (Bimtek) Kementerian Pertanian RI, guna memastikan kebijakan pusat relevan dengan kebutuhan petani di lapangan.

Baca Juga :  Tepis Dakwaan Jaksa, Kubu Abdul Halim Minta Hakim Uji Alat Bukti di Persidangan

 

Penyuluh Pertanian Ahli Muda BPSIP Lampung, Betty Mailina, menyampaikan bahwa Tubaba merupakan salah satu lokasi kunci pelaksanaan Program I-CARE (Integrated Corporation of Agricultural Resources – Empowerment). Program pengembangan korporasi petani ini mendapatkan dukungan langsung dari Bank Dunia.

 

“Dari seluruh Indonesia, hanya sembilan provinsi yang terpilih, dan Lampung salah satunya. Di tingkat daerah, program ini difokuskan pada empat kabupaten, termasuk Tulang Bawang Barat,” ungkap Betty saat mewakili Kepala Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP) Lampung.

Baca Juga :  Perkokoh Sinergi Pelayanan, Pemkab Tubaba Gelar Sertijab dan Pisah Sambut Camat Pagar Dewa

 

Diskusi strategis ini menghadirkan jajaran pimpinan instansi terkait, di antaranya Kepala Bapperinda Yudiansyah, Kepala Dinas Pertanian Sarwo Haddy Sumarsono, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Somad, Kepala Dinas Kominfo Aidil A. Pattikraton, serta Kepala Dinas Koperindag Achmad Nazarudin.

Baca Juga :  Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya

 

Para narasumber sepakat bahwa tantangan perubahan iklim dan luasnya spektrum sektor pertanian hanya bisa diatasi dengan teknologi presisi. Digitalisasi dinilai krusial untuk menghasilkan analisis data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan yang berdampak langsung pada produktivitas dan kesejahteraan pertanian.

 

Melalui sinergi lintas sektoral ini, digitalisasi diharapkan tidak sekadar menjadi tren teknis, melainkan fondasi berkelanjutan bagi pembangunan pertanian masa depan di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai. (*)

Penulis : Rodi Sandra

Editor : Red

Berita Terkait

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap
Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta
Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang
Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan
IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026
SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir
Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru
Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 18:08 WIB

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap

Kamis, 24 September 2026 - 10:53 WIB

Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta

Kamis, 24 September 2026 - 08:30 WIB

Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang

Rabu, 23 September 2026 - 22:07 WIB

Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan

Rabu, 23 September 2026 - 12:34 WIB

SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir

Selasa, 22 September 2026 - 15:12 WIB

Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga

Senin, 21 September 2026 - 23:33 WIB

Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan

Berita Terbaru