Resmi Beroperasi, Jembatan Gantung Garuda Pulihkan Akses Ribuan Warga Galangpengampon

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

PEKALONGAN, realitapublik.id — Harapan ribuan warga Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, untuk memiliki akses penghubung yang memadai akhirnya terwujud. Setelah sempat terisolasi akibat banjir bandang yang merusak jembatan lama pada Januari 2025, kini Jembatan Gantung Garuda resmi beroperasi dan kembali menjadi urat nadi mobilitas sekitar 5.000 warga setempat.

 

Peresmian jembatan gantung tersebut dilakukan secara langsung oleh Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayor Jenderal TNI Achiruddin Darojat, bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., pada Kamis (23/7/2026).

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga dan merawat infrastruktur hasil kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah tersebut.

Baca Juga :  Sinergitas POLRI Bersama Nahdlatul Ulama (NU) Sejalan Dengan semangat Amar ma'ruf Nahi mungkar

 

“Pesan saya kepada masyarakat Desa Galangpengampon, mohon dijaga dan dirawat jembatan ini. Presiden Prabowo Subianto bercita-cita agar seluruh akses antarwilayah di pedesaan dapat terkoneksi dengan baik. Karena jembatan ini sudah berdiri tegak, mari kita manfaatkan sekaligus kita rawat bersama,” ujar Sukirman.

 

Ia juga mengimbau warga agar bersikap proaktif dalam menjaga integritas fisik jembatan dari tindakan perusakan. “Jika ada pihak yang mencoba merusak atau mengutak-atik komponen seperti mur dan baut jembatan, harus segera ditegur. Fasilitas ini milik kita bersama yang sangat vital untuk mendukung jalur komunikasi maupun roda perekonomian masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi dengan Ulama, Kapolri Silaturahmi dengan Rais Aam PBNU di Surabaya

 

Sukirman menambahkan, hadirnya Jembatan Gantung Garuda terbukti memangkas jarak tempuh masyarakat dari Desa Galangpengampon menuju pusat Kecamatan Wonopringgo, Karanganyar, hingga area Asrama Batalyon 407. Sebelum jembatan ini terbangun, warga terpaksa memutar rute yang cukup jauh untuk beraktivitas sehari-hari.

 

Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk respons cepat TNI dalam mengatasi dampak bencana alam banjir bandang yang menghancurkan jembatan lama penghubung Dukuh Galang Wolu dan Dukuh Sebetok.

 

“Bencana banjir bandang saat itu melumpuhkan infrastruktur di Desa Galangpengampon, termasuk merubuhkan jembatan lama yang menjadi akses vital warga. TNI hadir bersama pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan tersebut,” kata Mayjen Achiruddin.

Baca Juga :  Headline: Dugaan Tambang Ilegal di Pasrepan, Polres Pasuruan Cek Lokasi CV Mutiara Timur

 

Pangdam juga mengapresiasi tingginya semangat gotong royong antara Kodim 0710/Pekalongan, Pemkab Pekalongan, serta masyarakat lokal selama proses pembangunan berlangsung.

 

“TNI bekerja dengan tulus dan ikhlas tanpa meminta imbalan apa pun. Niat kami murni untuk membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat, karena TNI lahir dan berasal dari rakyat,” pungkasnya.

 

Peresmian Jembatan Gantung Garuda ini menjadi bukti nyata sinergi dan kebersamaan antara TNI, Pemkab Pekalongan, serta masyarakat dalam menghadirkan solusi konkret bagi kepentingan publik. (*)

Penulis : Fery Eka spt

Berita Terkait

Sinergitas POLRI Bersama Nahdlatul Ulama (NU) Sejalan Dengan semangat Amar ma’ruf Nahi mungkar
Jumat Berkah, Polsek Tumijajar Bagikan Hasil Panen Sawah Kolam Biosaka, Wujudkan Kedaulatan Pangan
Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Impor Ilegal 1.257 Balpres di Subang
Polres Lampung Utara Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026
Penyidik Polres Pasuruan Kota Beberkan Perkembangan Penanganan Kasus UU ITE yang Menyeret Wanita Mengaku Wartawati
Korlantas Polri akan menggelar Operasi Patuh 2026 secara serentak mulai Senin 26 Oktober hingga 8 November 2026
Berharap Karhutla Lekas Berlalu, Kapolres Pasuruan Bersama Ribuan Santri Ponpes Dalwa Gelar Salat Istisqa
Perkuat Sinergi dengan Ulama, Kapolri Silaturahmi dengan Rais Aam PBNU di Surabaya
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:36 WIB

Sinergitas POLRI Bersama Nahdlatul Ulama (NU) Sejalan Dengan semangat Amar ma’ruf Nahi mungkar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:57 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Impor Ilegal 1.257 Balpres di Subang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Polres Lampung Utara Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Penyidik Polres Pasuruan Kota Beberkan Perkembangan Penanganan Kasus UU ITE yang Menyeret Wanita Mengaku Wartawati

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Korlantas Polri akan menggelar Operasi Patuh 2026 secara serentak mulai Senin 26 Oktober hingga 8 November 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Berharap Karhutla Lekas Berlalu, Kapolres Pasuruan Bersama Ribuan Santri Ponpes Dalwa Gelar Salat Istisqa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Perkuat Sinergi dengan Ulama, Kapolri Silaturahmi dengan Rais Aam PBNU di Surabaya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Kapolri Minta Dukungan MUI Pusat Terbitkan Fatwa Haram Rokok Elektrik Demi Cegah Peredaran Narkoba

Berita Terbaru