Diduga Basi dan Berbau Tak Sedap, Makanan Program Bergizi di Posyandu Petahunan Ditolak Warga

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

i

Ilustrasi

KOTA PASURUAN, realitapublik.id — Program Makan Bergizi (MBG) kembali mendapat sorotan tajam. Kali ini, insiden dugaan makanan tidak layak konsumsi ditemukan di Posyandu Anggrek, Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Rabu (28/10/2026).

 

Sejumlah warga dilaporkan mendapati menu makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPBG) dalam kondisi rusak, khususnya pada bagian sayur yang diduga sudah basi dan berbau tak sedap. Akibat kondisi tersebut, warga memilih untuk tidak menyentuh atau mengonsumsi makanan yang dibagikan.

 

Kejadian ini sontak memicu reaksi keras dari warga. Mereka menyayangkan lemahnya standar pengawasan dan uji kualitas (quality control) dari pihak pengelola sebelum makanan didistribusikan kepada masyarakat.

 

“Seharusnya pihak pengelola melakukan pengecekan atau mencicipi terlebih dahulu sebelum makanan didistribusikan ke posyandu agar kejadian seperti ini tidak sampai terulang,” ujar salah satu perwakilan penerima makanan, Rabu (28/10/2026).

 

Kasus ini dinilai tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut kesehatan dan keselamatan warga. Para peserta di Posyandu Petahunan dan masyarakat mendesak kaderisasi SPBG Petahunan dan pengawasan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pasuruan untuk segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh.

 

Selain memeriksa sampel makanan, publik juga mendesak Dinkes bersama instansi berwenang untuk mengevaluasi kelayakan operasional, legalitas, serta standar higienitas dari SPBG penyuplai di wilayah Gadingrejo tersebut.

 

Hingga berita ini diturunkan, manajemen pengelola SPBG Posyandu Petahunan belum memberikan keterangan resmi. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) melalui sambungan telepon WhatsApp memberikan keterangan bahwa hal tersebut sudah ditindaklanjuti dengan melakukan pembinaan.

 

Awak media masih terus berupaya memburu konfirmasi guna memastikan transparansi standar keamanan pangan dan langkah pertanggungjawaban dari pihak terkait. (* / Chu)

Editor : Red

Berita Terkait

RSUD Grati Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis Selama Tiga Hari
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Diduga Basi dan Berbau Tak Sedap, Makanan Program Bergizi di Posyandu Petahunan Ditolak Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:27 WIB

RSUD Grati Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis Selama Tiga Hari

Berita Terbaru