Sumut, ralitapublik.Id – Menjelang Kongres XXII, DPD GMNI Sumatera Utara (Sumut) mengadakan kegiatan Kaderisasi Tingkat Menengah KTM) dengan Tema “Membentuk Kader Berlandaskan ideologi Marhaenisme Melawan Penjajahan Gaya Baru”.
Kegiatan KTM pra kongres ini berlangsung selama 5 hari, mulai 14-18 Maret 2025, bertempat di Balai Diklat Pertanian (BDP) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara – Kota Medan.
Acara dibuka langsung oleh Ketua DPP GMNI Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Syam Firdaus Jafba, dan dihadiri pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, para Alumni, perwakilan DPC Se-Sumatera Utara serta para narasumber yang kapabel.
Ketua DPP GMNI Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Syam Firdaus Jafba, dalam arahannya mengatakan bahwa kaderisasi adalah jantung organisasi, dan KTM adalah wadah pembelajaran agar kader-kader GMNI itu bisa lebih peka terhadap tantangan zaman yang saat ini terus berubah-ubah.
“Kaderisasi harus terus dilakukan dengan semangat dan yang dilandasi oleh nilai-nilai Ideologi Marhaenisme,” ujarnya, Jumat, 14 Maret 2025.
Sementara itu, Ketua DPD GMNI Sumut, Paulus PG, menyampaikan bahwa Kaderisasi GMNI dilakukan untuk memperkuat kader-kader GMNI yang Militan Progresif dan Revolusioner dalam menjalankan serta mengimplementasikan nilai-nilai Ideologi Marhaenisme di dalam ruang pergerakan sehingga menciptakan Sosialisme Indonesia yang sejati.
“KTM ini adalah ajang pengembangan diri agar lebih jreng dan uhui dalam menjawab tantangan zaman serta mengimplementasikan Terimantap GMNI sesuai dengan Visi Misi Ketua umum DPP GMNI dan juga menggembleng jiwa nasionalisme para kader GMNI,” kata Paulus PG penuh semangat.
Sebelumnya, dalam laporannya Sekretaris Panitia, Garson Siregar, ia menyampaikan, bahwa jumlah peserta KTM kali ini sebanyak 35 orang.
Dari puluhan peserta tersebut selain dari wilayah DPD GMNI Sumut, beberapa di antaranya berasal dari Aceh dan Bengkulu.
Untuk diketahui, kaderisasi merupakan sarana untuk membentuk kader melanjutkan nilai-nilai luhur organisasi GMNI. Sedangkan KTM, adalah proses kaderisasi tingkat kedua maupun proses indoktrinasi akhir yang diperuntukan bagi seluruh kader GMNI yang telah dinyatakan lulus proses Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD).(*)
Penulis : Jepril Harefa
Editor : Abdul Hakim
Sumber Berita : realitapublik.id







