Kapolrestabes Palembang berikan Pembekalan Personil Pengamanan TPS

- Jurnalis

Kamis, 8 Februari 2024 - 23:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolrestabes Palembang, Kombes Dr Harryo Suggihartono, S.I.K., MH., saat memberikan pembekalan kepada personilnya yang akan bertugas melakukan pengamanan TPS Pemilu 2024,

i

Kapolrestabes Palembang, Kombes Dr Harryo Suggihartono, S.I.K., MH., saat memberikan pembekalan kepada personilnya yang akan bertugas melakukan pengamanan TPS Pemilu 2024,

Palembang. RealitaPublik — Menindaklanjuti atensi Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo SIK perihal pengamanan pemilu 2024, Kapolrestabes Palembang Kombes Dr Harryo Suggihartono SIK MH mengumpulkan personel jajarannya, di Dinning Hall Jakabaring Sport Center Palembang, Kamis (8/2/2024) pagi.

Kegiatan tersebut dilakukan Kombes Harryo untuk memberikan pembekalan kepada personilnya yang akan bertugas melakukan pengamanan TPS Pemilu 2024, khususnya di wilayah Kota Palembang.

Harryo menjelaskan pentingnya memberikan wawasan kepada personilnya serta meneruskan atensi pimpinan sehingga terlaksananya tugas pengamanan pemilu khususnya tahapan pemungutan suara dapat berjalan dengan aman.

Dihadapan 1.301 personelnya yang akan bertugas pengamanan TPS (termasuk personel BKO dari Polda Sumsel), Harryo mengingatkan jajarannya agar memahami tahapan pemungutan suara dan potensi kerawanan yang bisa saja muncul dan cara bertindak dilapangan.

Baca Juga :  Konsolidasi Akar Rumput, DPD II Golkar Tubaba Gelar Muscam Lambu Kibang dan Targetkan Kemenangan Pemilu

“Pahami betul dan ketahui secara pasti seluruh tahapan pemungutan suara dimana kalian nanti akan ditugaskan, kuasai potensi kerawanan yang bisa muncul, koordinasi yang baik dengan KPPS dan anggotanya serta dengan Panwas TPS,”tegas Harryo.

Harryo juga menegaskan bahwa personelnya dilarang masuk kedalam lokasi TPS, namun demikian harus mampu mengkoordinir petugas Linmas yang bertugas di TPS wilayahnya.

“Polri tidak boleh berada di dalam lokasi TPS, lakukan pemetaan kemungkinan terjadi permasalahan akan timbul dan lakukan langkah antisipasinya.”

“Lakukan tugas pengawalan dan pengamanan logistik pemilu (kotak suara, surat suara dan perlengkapan pemungutan suara di TPS) dari PPK ke PPS dan TPS. Begitupun setelah dilakukan penghitungan, lakukan pengawalan dan pengamanan logistik pemilu (kotak suara, surat suara dan perlengkapan pemungutan suara di TPS) dari TPS ke PPS lanjut ke PPK d kecamatan,” urainya.

Baca Juga :  KPK Segel Dua Rumah di Mutiara Residence dan Kantor DPUPR Pemalang

Diakhir arahannya, Kapolrestabes berpesan agar personelnya melaporkan situasi dilokasi secara berjenjang menggunakan sarana komunikasi yang telah dibagikan.

“Laporkan dengan segera setiap kejadian di TPS ke Posko OMB (Operasi Mantab Brata) dan juga ke WhatsApp OMB di masing masing kecamatan dan secara berjenjang kepada pimpinan menggunakan HT Motorola ataupun Hyttera,” tutupnya.

Baca Juga :  Mengawal Estafet Kepemimpinan: LSM Pejuang 24 Kokohkan Kemitraan dengan Polres Pekalongan Kota

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Rachmad Wibowo memberikan perhatian khusus kepada jajarannya dalam penyelenggaraan pengamanan pemilu 2024.

Mantan Dirsiber Bareskrim Polri tersebut selalu menekankan jajarannya agar selalu amanah, serius dan waspada terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas yang terjadi terutama saat pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara.

“Pahami tugas yang harus dilaksanakan, lokasi tugas, cara bertindak yang humanis dan persuasif. Saya perintahkan buat WA Groups yang terdiri dari seluruh anggota pengamanan TPS, Kapolsek, para Ketua, Sekretaris dan anggota KPPS, Panwascam, Danramil dan Babinsa. Laporkan secara berjenjang,” pesan orang nomer satu dijajaran Polda Sumsel tersebut di setiap kesempatan. (Lidian Heri)

Berita Terkait

Kawal Transparansi Hukum, LSM Pejuang 24 Gelar Audiensi Berantai ke Pemkab, Polres, dan Kejari Pekalongan
Hilang Saat Melaut, Nelayan Asal Jangkar Situbondo Ditemukan Tewas Mengambang
Berkedok Investasi Mall, Oknum Guru SD di Situbondo Diduga Tipu Puluhan Warga hingga Miliaran Rupiah
BGN Usut 5.355 SPPG Diduga Melanggar Usai Terima Data Kertas Kerja Audit Kejagung
Bupati Anom Kena OTT KPK, Nurkholes Resmi Ditunjuk Jadi Plt Bupati Pemalang
Restu Keraton Surakarta di Bumi Arema: KRA. Dwi Indrotito Cahyono Resmi Pimpin PAKASA Malang Raya Periode 2026–2031
Konstruksi Proyek Irigasi Rp4,8 Miliar di Indramayu Janggal, AMKI Siap Laporkan ke Kejari
Aktivitas Logistik Herma Jaya di Permukiman Legokkalong Dikeluhkan Warga, Tata Ruang Dipertanyakan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:11 WIB

Kawal Transparansi Hukum, LSM Pejuang 24 Gelar Audiensi Berantai ke Pemkab, Polres, dan Kejari Pekalongan

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Hilang Saat Melaut, Nelayan Asal Jangkar Situbondo Ditemukan Tewas Mengambang

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Berkedok Investasi Mall, Oknum Guru SD di Situbondo Diduga Tipu Puluhan Warga hingga Miliaran Rupiah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Bupati Anom Kena OTT KPK, Nurkholes Resmi Ditunjuk Jadi Plt Bupati Pemalang

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Restu Keraton Surakarta di Bumi Arema: KRA. Dwi Indrotito Cahyono Resmi Pimpin PAKASA Malang Raya Periode 2026–2031

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Konstruksi Proyek Irigasi Rp4,8 Miliar di Indramayu Janggal, AMKI Siap Laporkan ke Kejari

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Aktivitas Logistik Herma Jaya di Permukiman Legokkalong Dikeluhkan Warga, Tata Ruang Dipertanyakan

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:14 WIB

Memperingati Haul ke-45 KH. Abdul Hamid: Mengenal Sosok Ulama Besar Asal Pasuruan

Berita Terbaru