Baru Diresmikan, Jembatan Buk Wedi Pasuruan Ditemukan Retak: Mutu Proyek Miliaran Rupiah Disorot

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

PASURUAN, realitapublik.id — Belum genap sepekan diresmikan, Jembatan Buk Wedi di Kota Pasuruan yang menjadi bagian penting jalur penghubung Surabaya–Probolinggo mendadak menuai sorotan tajam. Proyek infrastruktur bernilai miliaran rupiah tersebut kedapatan mengalami keretakan pada struktur tangga bawah, memicu dugaan pengerjaan yang mengabaikan mutu dan spesifikasi teknis.

Retak juga terlihat di sisi dasar jembatan 

Keretakan pada sejumlah anak tangga ini dinilai janggal oleh publik. Pasalnya, area tersebut merupakan akses khusus bagi pejalan kaki yang praktis tidak pernah dilintasi oleh kendaraan berat. Kerusakan dini pada fasilitas berbeban ringan ini pun memicu berbagai spekulasi negatif di tengah masyarakat.

Baca Juga :  BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD

 

“Peresmian pembukaan jalan baru dilakukan pada Kamis (9/9/2026), tapi kok sudah retak-retak begini? Pengerjaannya terkesan asal jadi,” ujar salah seorang wartawan saat meninjau langsung lokasi Jembatan Buk Wedi.

Baca Juga :  Massa Aksi Demo Bertahan hingga Sore di Gedung DPR, Dinamika Lapangan Semakin Memanas

 

Sorotan tajam turut diarahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan selaku instansi penanggung jawab mega proyek tersebut. Selain itu, inspeksi mendadak (sidak) yang sempat digelar Komisi III DPRD Kota Pasuruan juga dipertanyakan efektivitasnya, lantaran dinilai minim ketelitian dan terkesan sebatas formalitas seremonial.

Baca Juga :  Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi

 

Guna memenuhi prinsip keterbukaan dan pemberitaan yang berimbang, media ini masih berusaha mengonfirmasi pihak kontraktor pelaksana serta pemenang tender proyek guna meminta klarifikasi resmi terkait kerusakan dini tersebut.

Penulis : Gib

Editor : Red

Berita Terkait

Rafa’i(IIK) Raih Nomor Urut 1,: Simbol satu (1) Menang Satu dulu Baru dua 
Rusman Terpilih Jadi Admin WAG Padang Howo, Anggota Sambut Sukacita dan Siapkan Acara Syukuran di Valensia
Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga
Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan
Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN
Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo
GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!
Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:05 WIB

Rafa’i(IIK) Raih Nomor Urut 1,: Simbol satu (1) Menang Satu dulu Baru dua 

Rabu, 16 September 2026 - 15:33 WIB

Baru Diresmikan, Jembatan Buk Wedi Pasuruan Ditemukan Retak: Mutu Proyek Miliaran Rupiah Disorot

Selasa, 15 September 2026 - 00:25 WIB

Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga

Senin, 14 September 2026 - 18:14 WIB

Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan

Senin, 14 September 2026 - 17:42 WIB

Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN

Minggu, 13 September 2026 - 13:06 WIB

Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo

Sabtu, 12 September 2026 - 23:09 WIB

GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!

Sabtu, 12 September 2026 - 10:19 WIB

Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi

Berita Terbaru