Kodam Kasuari Siap Garap 3.500 Hektar Lahan di Papua Barat dan Papua Barat Daya

- Jurnalis

Kamis, 8 Agustus 2024 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga dalam acara pembukaan pelatihan kader ketahanan pangan di Warmare, Papua Barat, pada Rabu (7/8/2024).

i

Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga dalam acara pembukaan pelatihan kader ketahanan pangan di Warmare, Papua Barat, pada Rabu (7/8/2024).

Manokwari, realitapublik.id – Kodam XVIII/Kasuari, lewat Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga menyatakan kesiapannya untuk menggarap lahan seluas 3.500 hektar di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat serta upaya Kodam dalam mendukung penuh program Pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional, khususnya di kedua Provinsi tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Kasdam, saat menghadiri langsung upacara pembukaan pelatihan kader ketahanan pangan yang ditandai dengan penyematan pita kepada para perwakilan kader yang terdiri dari prajurit 761/KA, Siswa Polbangtan dan masyarakat kelompok tani, di Warmare, Papua Barat, pada Rabu (7/8/2024).

Baca Juga :  Dinilai Abaikan Kepentingan Terbaik Anak, Putusan Hak Asuh PT Surabaya Dipertanyakan ke Mahkamah Agung

Kasdam menuturkan bahwa pelatihan kader ketahanan pangan ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan produksi pangan, selain itu kegiatan ini merupakan langkah awal bagaimana melihat potensi lahan luas yang dimiliki.

“Peningkatkan produksi lahan pertanian sudah difokuskan di beberapa titik, khusunya Papua Barat dan Papua Barat Daya. Saat ini, untuk daerah Manokwari kita masih banyak kekurangan ketersedian pangan salah satu diantaranya yaitu beras, sedangkan lahan yang kita miliki masih sangat luas sekali, oleh karena itu saya mengajak kepada masyarakat, kita semua yang hadir saat ini bagaimana caranya untuk mencukupi ketersediaan ketahanan pangan serta mendorong agar pertanian kita semakin maju,” ucapnya.

Baca Juga :  Proyek Pembangunan Balai Nikah KUA Tumijajar Senilai Rp1,3 Miliar Diduga Abaikan K3 dan Minim Pengawasan

Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kerjasama dan sinergi antara Pemerintah Daerah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait.

“Mari kita bersama-sama bekerja keras untuk memastikan bahwa setiap langkah dalam pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang maksimal,” kata Kasdam.

Usai upacara, Kasdam bersama rombongan yang hadir berkesempatan untuk mengecek program Penambahan Areal Tanam (PAT) yang berada di daerah Masni, dimana pengecekan ini guna memantau perkembangan program, mengevaluasi pelaksanaan, serta mengidentifikasi dan mengatasi tantangan yang mungkin dihadapi di lapangan nantinya.

Baca Juga :  Asgianto Minta Peringatan HUT RI di PALI Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

Diketahui, saat pemantauan salah satu masyarakat yaitu Sem Dowansiba sebagai pemilik hak ulayat sepakat untuk memberikan lahannya untuk digarap sebagai lahan ketahanan pangan yang disaksikan oleh para pejabat Kodam XVIII/Kasuari, Sekda Provinsi Papua Barat, Kadis Pertanian, Kadis Han Pangan, Kepala Balai Wilayah Sungai, Kepala BSIP Papua Barat, Kadis Pertanian Kabupaten Manokwari, Dir Polbangtan dan Kepala BI Papua Barat.(*)

Penulis : Redaksi

Sumber Berita : Pendam XVIII/Kasuari

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI dan HUT ke-4 Tiyuh, Pemerintah Karta Tanjung Selamat Gelar Seni Budaya dan Pembagian Hadiah
Memeriahkan HUT ke-81 RI, Pemerintah Tiyuh Murni Jaya Gelar Karnaval Budaya dan Pawai Hias
Memeriahkan HUT ke-81 RI, Pemerintah Tiyuh Sumber Rejo Gelar Senam Bersama dan Jalan Sehat
Sambut HUT ke-81 Jateng, Disnakertrans Sediakan 4.817 Lowongan Kerja di Bursa Kerja
Kota Pasuruan Diserbu Ratusan Ribu Jamaah, Menjelang Puncak Haul Ke-45 KH. Abdul Hamid
Peringatan Maulid Nabi di Mlandingan: Rajut Religiusitas di Momentum Agustusan
Keruk Tebing untuk Kebun Sawit, Penimbunan Lubang Irigasi Desa Sidomukti Dipertanyakan
Bupati PALI Dipanggil KPK, Pemkab: Hanya Saksi, Masyarakat Jangan Berspekulasi
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI dan HUT ke-4 Tiyuh, Pemerintah Karta Tanjung Selamat Gelar Seni Budaya dan Pembagian Hadiah

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:42 WIB

Memeriahkan HUT ke-81 RI, Pemerintah Tiyuh Murni Jaya Gelar Karnaval Budaya dan Pawai Hias

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Memeriahkan HUT ke-81 RI, Pemerintah Tiyuh Sumber Rejo Gelar Senam Bersama dan Jalan Sehat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:37 WIB

Sambut HUT ke-81 Jateng, Disnakertrans Sediakan 4.817 Lowongan Kerja di Bursa Kerja

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Kota Pasuruan Diserbu Ratusan Ribu Jamaah, Menjelang Puncak Haul Ke-45 KH. Abdul Hamid

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Peringatan Maulid Nabi di Mlandingan: Rajut Religiusitas di Momentum Agustusan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Keruk Tebing untuk Kebun Sawit, Penimbunan Lubang Irigasi Desa Sidomukti Dipertanyakan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:36 WIB

Bupati PALI Dipanggil KPK, Pemkab: Hanya Saksi, Masyarakat Jangan Berspekulasi

Berita Terbaru