SEMARANG, realitapublik.id — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar bursa kerja (job fair) dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Disnakertrans Jawa Tengah, Kota Semarang, ini menyediakan sebanyak 4.817 lowongan pekerjaan bagi para pencari kerja.
Kepala Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Aziz, menyampaikan bahwa bursa kerja tatap muka masih sangat diminati oleh masyarakat, meskipun informasi lowongan dapat diakses secara daring selama 24 jam melalui platform “Ayo Kerjo”.
“Berdasarkan pengalaman selama ini, job fair konvensional secara offline seperti ini tetap banyak diminati. Para pelamar dapat berinteraksi langsung dengan perwakilan perusahaan untuk mendalami kondisi kerja, posisi yang ditawarkan, dan informasi lainnya,” ujar Aziz, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 20 hingga 21 Agustus 2026, tersebut tampak dipadati para pelamar kerja. Terdata sedikitnya 5.800 pencari kerja telah mendaftarkan diri melalui aplikasi resmi milik Disnakertrans Jawa Tengah.
Sebanyak 40 perusahaan membuka stan secara langsung di lokasi. Selain itu, PT Kawasan Industri Kendal turut berpartisipasi dengan memboyong delapan perusahaan, sehingga total keseluruhan terdapat 48 perusahaan yang membuka kesempatan karir. Lowongan yang ditawarkan mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari manufaktur, agrikultur dan alat berat, industri makanan dan jamu, kesehatan dan farmasi, keuangan, pariwisata dan perhotelan, hingga ritel.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menilai job fair merupakan sarana efektif yang menjembatani kebutuhan tenaga kerja perusahaan dengan para pencari kerja. menurutnya, kegiatan ini memberikan skema saling menguntungkan (win-win solution) bagi kedua belah pihak.
“Di satu sisi, perusahaan bisa mendapatkan tenaga kerja profesional. Di sisi lain, masyarakat dari mana pun asalnya memiliki kesempatan yang sama untuk terserap. Namun, hal yang paling utama adalah profesionalisme,” tegas Ahmad Luthfi.
Ia menambahkan, peluang kerja di Jawa Tengah pada dasarnya masih terbuka lebar. Namun, para pencari kerja diimbau untuk terus meningkatkan kompetensi dan keahlian agar sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh dunia industri.
Penulis : Fery Eka spt






