Pria Lampung Utara Ditemukan Tewas, Polisi Temukan Jejak Cairan Diduga Racun Tanaman

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

Lampung Utara Realitapublik.id – Berangkat dari rumah dengan niat bekerja, Julian Adi Putra(37), warga Desa Sri Agung, Kecamatan Sungkai Jaya, Kabupaten Lampung Utara, ditemukan telah meninggal dunia di sebuah kebun singkong yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumahnya.

 

Penemuan korban bermula ketika pemilik kebun, Reza Hamdi, menemukan sepeda motor Honda Beat milik Julian terparkir di dekat sebuah gubuk. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian setempat.

 

Kepala Desa Sri Agung, Amirudin, mengatakan setelah menerima informasi tersebut, aparat desa langsung berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan keberadaan korban.

 

Sementara itu, ayah korban, Heriansyah, menceritakan bahwa Julian sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk pergi bekerja pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Baca Juga :  Sengketa Informasi Desa Samborejo Memasuki Tahap Pembuktian Alat Bukti

 

“Dia jalan ke arah Kotabumi ini, jam tiga (sore), kemudian sekitar jam enam itu dia ngobrol dengan kawannya di Pasar Pagi,” ungkap Heriansyah.

 

Menurut Heriansyah, Julian kemudian sempat terlihat berada di BRI Link Banjar Arum saat waktu Magrib. Namun, karena saldo di tempat tersebut kosong, korban kembali menuju arah Prokimal.

 

“Kemudian dari Prokimal mungkin dia berhasil. Jam delapan malam dia lewat di Banjar Wangi, menyeberang rel. Tapi dia tidak sampai ke Cempaka Dungun. Hilang jejaknya dari rel sampai Lapak,” jelasnya.

 

Heriansyah juga mengatakan, selama ini korban tidak memiliki riwayat penyakit tertentu. Bahkan, menurutnya, Julian juga tidak merokok.

Baca Juga :  Lubang Proyek: Pengendara Dikabarkan Terperosok, Keselamatan Publik Dipertanyakan

 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel mengatakan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan visum terhadap korban.

 

Berdasarkan hasil visum dokter, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan.

 

“Dari hasil visum oleh dokter, tidak ditemukan luka akibat benda tajam maupun benda tumpul. Sehingga dapat kami simpulkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Ivan Roland.

 

Polisi juga memastikan barang-barang milik korban, seperti sepeda motor dan telepon seluler, masih berada di lokasi dan dalam kondisi lengkap.

 

“Untuk barang-barang korban seperti motor, handphone dan lainnya lengkap ada semua. Jadi tidak ada indikasinya korban ini korban pencurian atau pencurian dengan kekerasan,” terangnya.

Baca Juga :  Sudah Penuh Tapi Tetap Ditarik Tarif, Pengunjung Keluhkan Pengelolaan Parkir RSUD Kraton

 

Lebih lanjut, Ivan mengatakan, polisi menemukan satu botol berisi racun tanaman di sekitar lokasi penemuan korban. Polisi juga menemukan adanya cairan yang diduga sama di dalam jok sepeda motor milik korban.

 

“Untuk dugaan sementara, kita temukan di sana adalah satu botol racun tanaman. Racun tanaman itu ada di sekitar TKP. Kemudian setelah dibuka jok kendaraan, ada bekas cairan yang sama persis dengan cairan yang kita temukan di TKP tadi,” ujarnya.

 

Julian diketahui bekerja sebagai koperasi dan meninggalkan dua orang putra serta satu orang putri yang masih kecil.(*)

Berita Terkait

Berharap Karhutla Lekas Berlalu, Kapolres Pasuruan Bersama Ribuan Santri Ponpes Dalwa Gelar Salat Istisqa
Kebakaran Hutan Melanda Lereng Gunung Arjuno-Welirang, Kobaran Api Terlihat Jelas dari Pasuruan
Sengketa Tanah Kantor Kelurahan Bukir Buntu, Ahli Waris Tempuh Jalur Praperadilan hingga Lapor Kapolri
Sarang Obat Keras dan Miras di Terminal Laladon Digerebek Gabungan, Ratusan Barang Bukti Disita
Sudah Penuh Tapi Tetap Ditarik Tarif, Pengunjung Keluhkan Pengelolaan Parkir RSUD Kraton
Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi: Gempa Hybrid dan Guguran Dominasi Pengamatan Malam
Satpol PP Kota Pasuruan Copot Banner Sengketa Lahan Kelurahan Bukir, Warga Pertanyakan Keadilan Penertiban!
Sengketa Lahan Kantor Lurah Bukir: Gugatan Mangkrak, Ahli Waris Tancap Plang Perlawanan
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Berharap Karhutla Lekas Berlalu, Kapolres Pasuruan Bersama Ribuan Santri Ponpes Dalwa Gelar Salat Istisqa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Kebakaran Hutan Melanda Lereng Gunung Arjuno-Welirang, Kobaran Api Terlihat Jelas dari Pasuruan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Sengketa Tanah Kantor Kelurahan Bukir Buntu, Ahli Waris Tempuh Jalur Praperadilan hingga Lapor Kapolri

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Sarang Obat Keras dan Miras di Terminal Laladon Digerebek Gabungan, Ratusan Barang Bukti Disita

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Sudah Penuh Tapi Tetap Ditarik Tarif, Pengunjung Keluhkan Pengelolaan Parkir RSUD Kraton

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi: Gempa Hybrid dan Guguran Dominasi Pengamatan Malam

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Satpol PP Kota Pasuruan Copot Banner Sengketa Lahan Kelurahan Bukir, Warga Pertanyakan Keadilan Penertiban!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Sengketa Lahan Kantor Lurah Bukir: Gugatan Mangkrak, Ahli Waris Tancap Plang Perlawanan

Berita Terbaru