Nias Barat, realitapublik.id – Isu terkait Tarisman Zai Komisioner KPUD Nias Barat diduga terdaftar sebagai pengurus Ikatan Alumni Universitas Nias (IKA-UNIAS), sangat santer.
Isu tersebut terdengar oleh Tarisman Zai (TZ) Komisioner KPUD Nias Barat, setelah dimintai keterangannya oleh awak media melalui whatsapp pribadinya, Selasa (26/03/2025).
Kepada awak media, Tarisman Zai mengaku tidak mengetahui keberadaannya sebagai pengurus IKA UNIAS.
“Saya belum pernah mendengar wadah itu Pak, siapa yang membuat itu? Ini merupakan penggunaan data pribadi saya yang bukan miliknya..,” kata Tarisman Zai dalam keterangan yang disampaikan kepada anak media melalui aplikasi WhatsApp.
Terpisah, Ketua Gerakan Muda Peduli Ono Niha (GM-PON), Silsilah Halawa, saat dikonfirmasi awak media, ia memberikan respon terkait isu santer tersebut.
Menurut Silsilah Halawa, jika benar Komisioner KPUD yang berinisial TZ terdaftar sebagai salah satu pengurus IKA-UNIAS), maka itu bertentangan dengan aturan Ketentuan Pasal 117 ayat (1) huruf k Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. “Keberadaan yang bersangkutan rawan diadukan ke DKPP,” kata Silsilah Halawa, Rabu (26/03/2025).
Silsilah Halawa menilai keberadaan TZ sebagai Komisioner KPUD Nias Barat yang juga terdaftar sebagai pengurus IKA UNIAS sarat kepentingan.
Alasannya, pada pilkada serentak 2024 rektor Universitas Nias yang berinisial EW, juga maju dalam kontestasi pileg tersebut sehingga tidak heran jika publik meragukan independensi TZ sebagai penyelenggara pemilu.
“Kita menduga EW sengaja menempatkan TZ sebagai pengurus IKA UNIAS untuk memuluskan kepentingannya pada pilkada serentak 2024” katanya.
Silsilah Halawa menduga TZ hanya pura-pura tidak mengetahui keberadaannya sebagai pengurus IKA UNIAS saat ditanya awak media.
“Kemungkinan TZ pura-pura tidak tahu keberadaan dirinya dalam kepengurusan IKA UNIAS, apakah selama ini hanya untuk mengelabui publik, entahlah?’, pungkas Silsilah Halawa.
Informasi terakhir yang terhimpun tealitapunlik.id, bahwa Tarisman Zai menjabat sebagai Komisioner KPUD Nias Barat periode 2023-2028. Kuat dugaan sengaja dititipkan salah satu partai politik untuk memuluskan kepentingan pemilihan legislatif dan Pilkada serentak tahun 2024.(*)
Penulis : Jepril Harefa
Editor : Abdul Hakim







