Coretan Nama Pasien Lain di Kantong Infus: Trauma Rokhmiyati di Ruang Perawatan

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infus yang ada coretan dan seperti ada nama pasien lain. 

i

Infus yang ada coretan dan seperti ada nama pasien lain. 

KOTA PEKALONGAN, realitapublik.id – Niat hati ingin sembuh, Rokhmiyati (43) justru diselimuti kecemasan mendalam. Warga Wiradesa yang sedang dirawat di RS Siti Khotijah ini mendapati alat medis yang masuk ke tubuhnya diduga tidak steril.

 

Pemicunya adalah temuan sang suami, Soni, yang melihat kejanggalan pada kantong infus istrinya, Sabtu malam, 25 April 2026, di ruang perawatan rumah sakit tersebut.

 

“Saya kaget melihat kondisi infus itu. Ada coretan dan seperti ada nama pasien lain. Sejak kejadian itu, istri saya jadi kepikiran terus, bahkan sampai tidak bisa tidur,” ujar Soni, Minggu, 26 April 2026.

Baca Juga :  Peringati Harhubnas ke-55, Plt. Kadishub Kota Pasuruan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Transportasi

 

Temuan tersebut seketika mengubah suasana ruang perawatan menjadi penuh ketegangan.

 

Pihak keluarga sangat menyayangkan kejadian ini. Mengingat infus adalah alat sekali pakai, risiko kontaminasi menjadi ancaman nyata.

 

Terkait temuan dalam insiden itu, praktisi hukum kesehatan, H. Bayu Agung Pribadi, SKM., SH., MH.Kes., saat dimintai tanggapannya, ia menyampaikan bahwa jika dugaan tersebut benar, maka hal itu berpotensi melanggar standar pelayanan medis dan prinsip keselamatan pasien.

Baca Juga :  Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya

 

Ia menegaskan bahwa dalam praktik pelayanan kesehatan, penggunaan alat medis sekali pakai wajib mengikuti standar sterilisasi yang ketat dan tidak boleh digunakan ulang karena dapat menimbulkan risiko bagi pasien.

 

Sementara itu, Ketua Umum DPP LSM Pejuang 24, Teguh Hadi Santoso, menyampaikan bahwa pihaknya meminta adanya klarifikasi terbuka dari pihak rumah sakit terkait dugaan tersebut. Ia menegaskan bahwa keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelayanan kesehatan.

Baca Juga :  Koreksi dan Rekapitulasi Nilai Ujian Perangkat Desa Sumberanyar Mlandingan Dilakukan Terbuka di Hadapan Peserta

 

“Kami mendorong adanya penjelasan yang transparan agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. Jika memang terdapat pelanggaran, maka harus ada evaluasi dan penegakan standar yang tegas,” ujarnya.

 

Sejauh ini, upaya konfirmasi kepada pihak rumah sakit masih terus dilakukan guna memperoleh penjelasan yang berimbang.

 

Kasus ini kini menjadi sorotan publik, menunggu jawaban pasti dari manajemen rumah sakit terkait transparansi standar operasional mereka.(*)

Penulis : Wagiyono

Editor : Red

Berita Terkait

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap
Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta
Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang
Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan
IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026
SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir
Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru
Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 18:08 WIB

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap

Kamis, 24 September 2026 - 10:53 WIB

Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta

Kamis, 24 September 2026 - 08:30 WIB

Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang

Rabu, 23 September 2026 - 22:07 WIB

Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan

Rabu, 23 September 2026 - 12:34 WIB

SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir

Selasa, 22 September 2026 - 15:12 WIB

Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga

Senin, 21 September 2026 - 23:33 WIB

Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan

Berita Terbaru