Kepedulian Tanpa Batas: Peran Humanis Polisi dan Jasa Raharja dalam Penyaluran Santunan Korban Kecelakaan
Kota Pekalongan, realitapublik.id – Proses santunan Jasa Raharja untuk keluarga almarhumah Indah Setiyani, korban kecelakaan lalu lintas di Kota Pekalongan, telah resmi dicairkan. Hal ini disambut haru dan penuh rasa syukur oleh pihak keluarga, yang merasa sangat terbantu berkat pendampingan dan pelayanan cepat dari jajaran Satlantas Polres Pekalongan Kota.
Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu malam, 30 Maret 2025, yang bertepatan dengan malam Idul Fitri, sekitar pukul 21:22 WIB. Kecelakaan terjadi di Jl. Progo, tepatnya di depan SD Pius, Kota Pekalongan, dan melibatkan dua kendaraan bermotor. Indah Setiyani sempat dilarikan ke rumah sakit, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia di RS Budi Rahayu, Kota Pekalongan.
Pihak kepolisian, melalui Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas), menunjukkan kepedulian yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga humanis. IPDA Jamari, selaku Kanit Laka Satlantas Polres Pekalongan Kota, menegaskan komitmen jajarannya untuk hadir membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Kami dari Satlantas selalu berupaya hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam meringankan beban keluarga korban. Proses santunan ini bagian dari upaya bersama untuk memberi kejelasan dan ketenangan kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar IPDA Jamari kepada realitapublik.id, usai mendampingi keluarga dalam proses pengurusan di Jasa Raharja.
Pendampingan juga diberikan oleh unsur masyarakat sipil. Salah satunya dari DPC Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu (PSIB) Pekalongan Raya. Hema S. Heru lawi, Ketua DPC PSIB, turut mengawal dan mendampingi keluarga korban sejak awal.
“Kami hadir bukan hanya sebagai organisasi sosial, tetapi sebagai bagian dari nurani masyarakat. Terima kasih kepada jajaran kepolisian dan Jasa Raharja yang telah bertindak cepat dan tanggap. Semoga ini menjadi contoh nyata kehadiran negara saat rakyat sedang berduka,” ungkap Hema kepada realitapublik.id
Sementara itu, keluarga almarhumah menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses yang penuh haru ini.
“Terima kasih atas bantuan dan kepedulian semuanya, terutama kepada bapak-bapak polisi, Jasa Raharja, dan para pendamping yang sudah tulus mendampingi kami,” ucap ibu korban.
“Kami tidak tahu harus berkata apa selain terima kasih. Dalam kondisi duka seperti ini, bantuan dari kepolisian dan Jasa Raharja sangat berarti. Terima kasih juga kepada tim yang sudah mendampingi kami dari awal,” tutur ibu almarhumah dengan mata berkaca-kaca.

Proses penyaluran santunan berlangsung dengan cepat dan lancar, membuktikan bahwa sinergi antara masyarakat, kepolisian, dan lembaga negara seperti Jasa Raharja, dapat berjalan secara optimal bila dilandasi itikad baik dan rasa empati yang kuat.
Realitapublik.id sebagai media yang turut mendampingi dan menyaksikan proses ini, melihat secara langsung bagaimana pendekatan humanis dari aparat kepolisian benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.(*)
Penulis : M. Izul Faqih/Hema
Editor : Abdul Hakim
Sumber Berita : realitapublik.id







