TULANG BAWANG BARAT, realitapublik.id – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan terus memperkuat komitmennya dalam membangun sektor peternakan rakyat yang produktif, efisien, dan berdaya saing. Komitmen ini diwujudkan melalui program Pelayanan Peternakan Terpadu yang menyentuh langsung para peternak di tingkat tiyuh.
Pada Rabu (01/04/2026), kegiatan tersebut dipusatkan di Tiyuh Candra Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Tiyuh Candra Jaya menjadi desa ke-8 dari target ambisius menyasar 60 tiyuh sepanjang tahun 2026.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tubaba menegaskan bahwa program ini bukan sekadar rutinitas pemberian obat, melainkan upaya transformasi pola usaha peternakan masyarakat agar lebih maju dan menguntungkan.
“Kami ingin peternak tidak hanya sekadar memelihara, tetapi beternak secara produktif dan efisien. Pelayanan ini kami rancang lengkap, mulai dari aspek kesehatan, reproduksi, hingga manajemen pakan,” tegasnya.
Dalam aksi lapangan di Candra Jaya, tim teknis berhasil melakukan pelayanan menyeluruh dengan capaian sebagai berikut:
Kesehatan: Pengobatan dan pemberian vitamin terhadap 328 ekor kambing.
Reproduksi: Pelayanan Inseminasi Buatan (IB) gratis pada 8 ekor kambing.
Edukasi: Praktik langsung pembuatan pakan konsentrat ruminansia bersama para peternak lokal.
Salah satu primadona dalam layanan ini adalah Inseminasi Buatan (IB) Kambing Gratis. Strategi ini dinilai sangat efektif untuk meningkatkan kualitas genetik ternak tanpa membebani biaya kepada masyarakat.
Beberapa manfaat utama yang dirasakan peternak meliputi:
Meningkatkan angka kelahiran ternak secara signifikan.
Memperbaiki mutu genetik sehingga menghasilkan anakan yang lebih unggul.
Mempercepat pertumbuhan dan bobot ternak.
Menekan biaya pemeliharaan pejantan dan meminimalkan risiko penyakit menular.
“IB gratis ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah. Kita ingin populasi naik, kualitas meningkat, dan ujungnya pendapatan peternak juga melonjak,” tambah Kepala Dinas.
Selain kesehatan dan reproduksi, aspek pakan menjadi perhatian serius. Peternak dibekali keterampilan menyusun pakan berkualitas secara mandiri dengan memanfaatkan bahan baku lokal. Langkah ini diproyeksikan mampu menekan biaya produksi secara signifikan sehingga keuntungan peternak menjadi lebih maksimal.
Pemerintah Kabupaten Tubaba mengajak seluruh masyarakat peternak untuk aktif memanfaatkan kehadiran petugas di tiyuh masing-masing. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan peternak, sektor peternakan di Tubaba diharapkan mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat menuju kemandirian ekonomi. (*)
Penulis : Rody Sandra







