Dongkrak Ekonomi Rakyat, Pemkab Tubaba Terjunkan Pelayanan Peternakan Terpadu di Candra Jaya

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

TULANG BAWANG BARAT, realitapublik.id – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan terus memperkuat komitmennya dalam membangun sektor peternakan rakyat yang produktif, efisien, dan berdaya saing. Komitmen ini diwujudkan melalui program Pelayanan Peternakan Terpadu yang menyentuh langsung para peternak di tingkat tiyuh.

 

Pada Rabu (01/04/2026), kegiatan tersebut dipusatkan di Tiyuh Candra Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Tiyuh Candra Jaya menjadi desa ke-8 dari target ambisius menyasar 60 tiyuh sepanjang tahun 2026.

 

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tubaba menegaskan bahwa program ini bukan sekadar rutinitas pemberian obat, melainkan upaya transformasi pola usaha peternakan masyarakat agar lebih maju dan menguntungkan.

Baca Juga :  Polres Bangkalan Amankan Tersangka Dalang Penyekapan Satu Keluarga asal Jombang

 

“Kami ingin peternak tidak hanya sekadar memelihara, tetapi beternak secara produktif dan efisien. Pelayanan ini kami rancang lengkap, mulai dari aspek kesehatan, reproduksi, hingga manajemen pakan,” tegasnya.

 

Dalam aksi lapangan di Candra Jaya, tim teknis berhasil melakukan pelayanan menyeluruh dengan capaian sebagai berikut:

Kesehatan: Pengobatan dan pemberian vitamin terhadap 328 ekor kambing.

Reproduksi: Pelayanan Inseminasi Buatan (IB) gratis pada 8 ekor kambing.

Edukasi: Praktik langsung pembuatan pakan konsentrat ruminansia bersama para peternak lokal.

Baca Juga :  Lampung Cetak Rekor Ekonomi, Gubernur Mirza Targetkan 10 Ribu Bedah Rumah pada 2026

 

Salah satu primadona dalam layanan ini adalah Inseminasi Buatan (IB) Kambing Gratis. Strategi ini dinilai sangat efektif untuk meningkatkan kualitas genetik ternak tanpa membebani biaya kepada masyarakat.

 

Beberapa manfaat utama yang dirasakan peternak meliputi:

Meningkatkan angka kelahiran ternak secara signifikan.

Memperbaiki mutu genetik sehingga menghasilkan anakan yang lebih unggul.

Mempercepat pertumbuhan dan bobot ternak.

Menekan biaya pemeliharaan pejantan dan meminimalkan risiko penyakit menular.

 

“IB gratis ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah. Kita ingin populasi naik, kualitas meningkat, dan ujungnya pendapatan peternak juga melonjak,” tambah Kepala Dinas.

Baca Juga :  Bawa Misi Penyelamatan Generasi, Ketua Golkar Tubaba Putra Jaya Umar Soroti Ancaman Narkoba dan Judol

 

Selain kesehatan dan reproduksi, aspek pakan menjadi perhatian serius. Peternak dibekali keterampilan menyusun pakan berkualitas secara mandiri dengan memanfaatkan bahan baku lokal. Langkah ini diproyeksikan mampu menekan biaya produksi secara signifikan sehingga keuntungan peternak menjadi lebih maksimal.

 

Pemerintah Kabupaten Tubaba mengajak seluruh masyarakat peternak untuk aktif memanfaatkan kehadiran petugas di tiyuh masing-masing. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan peternak, sektor peternakan di Tubaba diharapkan mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat menuju kemandirian ekonomi. (*)

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

Masuk SD Tidak Harus 7 Tahun dan Tanpa Ijazah TK, Ini Aturan Terbaru SPMB 2026
Iduladha 1447 H, Tokoh Pemuda Situbondo Badrus Soleh Ajak Generasi Muda Kikis Ego dan Perkuat Solidaritas
Peringati HLUN, RSUD Bangil dan TP PKK Pasuruan Edukasi Lansia Soal Pencegahan Osteoporosis
Iduladha 1447 H, Ketua DPD Golkar Tubaba Putra Jaya Umar Ajak Masyarakat Berbagi dan Jaga Keikhlasan 
Hitung Mundur Pilkades PAW Selomukti: 3 Kandidat Resmi Bersaing Rebut Simpati Warga 
Gempa M5,1 Guncang Tenggara Jember, BMKG: Terasa hingga Bali, Tidak Berpotensi Tsunami
Kronologi Penyelamatan Nelayan Situbondo yang Hilang Kontak, Dievakuasi Sesama Nelayan
Mahasiswa Hukum Unmer Pasuruan Perkuat Peran Kritis Lewat Diskusi “Hukum Bicara Lewat Opini”
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:25 WIB

Masuk SD Tidak Harus 7 Tahun dan Tanpa Ijazah TK, Ini Aturan Terbaru SPMB 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:03 WIB

Iduladha 1447 H, Tokoh Pemuda Situbondo Badrus Soleh Ajak Generasi Muda Kikis Ego dan Perkuat Solidaritas

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:44 WIB

Peringati HLUN, RSUD Bangil dan TP PKK Pasuruan Edukasi Lansia Soal Pencegahan Osteoporosis

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:32 WIB

Iduladha 1447 H, Ketua DPD Golkar Tubaba Putra Jaya Umar Ajak Masyarakat Berbagi dan Jaga Keikhlasan 

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:39 WIB

Gempa M5,1 Guncang Tenggara Jember, BMKG: Terasa hingga Bali, Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:35 WIB

Kronologi Penyelamatan Nelayan Situbondo yang Hilang Kontak, Dievakuasi Sesama Nelayan

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:03 WIB

Mahasiswa Hukum Unmer Pasuruan Perkuat Peran Kritis Lewat Diskusi “Hukum Bicara Lewat Opini”

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:59 WIB

Aan Rusdianto Tebar Manfaat Idul Adha Lewat Pembagian Hewan Kurban di Probolinggo Pasuruan 

Berita Terbaru