Senyum Bahagia Ratusan Tukang Becak, Dapat Baju dan Santunan dari Pengacara Asal Desa Buduan

- Jurnalis

Jumat, 22 Maret 2024 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama, Ketua DPW PERADMI Jawa Timur, Drs. Suyono SH dengan tukang becak di Terminal Besuki, Situbondo.

i

Foto bersama, Ketua DPW PERADMI Jawa Timur, Drs. Suyono SH dengan tukang becak di Terminal Besuki, Situbondo.

SITUBONDO, realitapublik.id – Senyum kebahagiaan menggantung di ujung bibir terlihat pada wajah para tukang becak di Kabupaten Situbondo wilayah Barat. Mereka pada hari Jumat (23/03/2024) di bulan Ramadan 1445 Hijriyah ini mendapat rejeki dari Allah SWT melalui Drs. Suyono, SH., seorang pengacara asal Desa Buduan, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo.

Sebelumnya, sebanyak 120 tukang becak dari Suyono mendapat santunan sebesar Rp50 ribu per orang dan kostum jok berupa banner bertuliskan DPW PERADMI JAWA TIMUR & PERS untuk dipasang pada masing-masing jok becak mereka.

Selain itu, Suyono berbagi kebahagiaan dengan cara makan bakso bersama para tukang becak tersebut.

Kali ini, Suyono membagikan baju lebaran dan santunan kepada 120 tukang becak. Masing-masing orang mendapat sebuah baju lebaran berupa Hem dan santunan sebesar Rp50.000.

Baca Juga :  LSM HARIMAU Bakal Bangun RS Harapan Rakyat Indonesia Maju di Banjarnegara, Fokus Pelayanan Masyarakat Kecil

Pantauan realitapublik.id, rona bahagia ratusan tukang becak, salah satunya terlihat pada wajah Arif (56), warga Dusun Asamkandang, Desa Buduan Kecamatan Suboh.

Arif menceritakan, saat baru tiba di pangkalan becak di perempatan jalan Pantura Buduan Kecamatan Suboh setelah mengayuh becaknya untuk mencari penumpang, mendadak datang sebuah mobil yang belum diketahui orang yang ada di dalam mobil tersebut.

Kemudian pintu mobil itu dibuka oleh seseorang dari dalam mobil. Setelah itu, seorang laki-laki dengan postur tubuh tinggi dan gagah turun dari mobil tersebut.

Ternyata, laki-laki tersebut adalah Pak Yon (panggilan akrab Suyono). Lalu Pak Yon menemui sejumlah tukang becak seraya mengucapkan salam Assalamualaikum….

“Spontan kami pun menjawab salam itu dengan ucapan waalaikum salam wa Rahmatullahi wabarakatuh,” ucap Arif, dalam posisi berdiri di depan kendaraan roda tiga yang setia menemaninya dalam mengais rezeki.

Baca Juga :  Bekali Siswa Baru Literasi Digital dan Bahaya Narkoba, SMAN 1 Tumijajar Gandeng PWI, IWO, dan Polres Tubaba

Setelah bincang-bincang sebentar, lanjut Arif, kemudian Pak Yon mengambil bingkisan dan amplop dari dalam mobilnya.

Lalu setelah itu, Pak Iyon memberikan bingkisan yang berisi baju lebaran berupa Hem dan amplop berisi uang sebesar Rp50.000 kepada seluruh tukang becak yang biasa mangkal di perempatan jalan Pantura Buduan.

“Baju dan amplop berisi uang lima puluh ribu itu diberikan langsung oleh Pak Yon, terima kasih pak Yon,” ucap Arif.

Arif juga mengutarakan rasa hormatnya kepada sang pengacara, lantaran kasih sayang yang diberikannya kepada para tukang Becak. Menurutnya, aksi berbagi kebahagiaan ini menjadi bukti nyata bahwa ada orang-orang yang tidak hanya berbicara, tetapi juga bertindak untuk meringankan beban sesama. “Sekali lagi, saya dan para tukang becak di sini mengucapkan terima kasih ke pak Yon,” imbuhnya.

Baca Juga :  Satpol PP dan Damkar Pekalongan Intensifkan Patroli di Alun-Alun Kajen Usai Temuan Miras dan Kondom

Untuk diketahui, Drs. Suyono SH., saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Advocate Moeslim Indonesia (DPW PERADMI) Jawa Timur.

Ia pada hari Jumat di bulan Ramadan penuh maghfiroh ini berbagi kebahagiaan dengan 120 tukang becak dari 3 kecamatan, yaitu Suboh, Besuki, dan Jatibanteng.

Lokasi untuk berbagi kebahagiaan dengan para tukang becak disentralkan di 3 titik, yakni pangkalan becak di perempatan jalur Pantura Desa Buduan Kecamatan Suboh, Terminal Besuki dan satu titik lagi di sekitaran kantor Desa Langkap Kecamatan Besuki.

Suyono saat membagikan baju lebaran kepada tukang becak di Terminal Besuki, Situbondo.

Sementara itu, Suyono mengatakan kegiatan ini merupakan panggilan hati untuk kemanusiaan agar tugas pengabdian kita dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Semoga apa yang saya lakukan ini bisa bermanfaat untuk orang lain,” pungkasnya.(Kim)

Berita Terkait

Jiwa Patriot, Ribuan Warga Indonesia Menyandang Nama “Merdeka” hingga “Garuda”
Diduga Terjadi Penganiayaan Saat Penangkapan, Polres Pasuruan Sampaikan Permohonan Maaf dan Bentuk Tim Usut Tuntas
Kawal Transparansi Hukum, LSM Pejuang 24 Gelar Audiensi Berantai ke Pemkab, Polres, dan Kejari Pekalongan
Hilang Saat Melaut, Nelayan Asal Jangkar Situbondo Ditemukan Tewas Mengambang
Berkedok Investasi Mall, Oknum Guru SD di Situbondo Diduga Tipu Puluhan Warga hingga Miliaran Rupiah
BGN Usut 5.355 SPPG Diduga Melanggar Usai Terima Data Kertas Kerja Audit Kejagung
Bupati Anom Kena OTT KPK, Nurkholes Resmi Ditunjuk Jadi Plt Bupati Pemalang
Restu Keraton Surakarta di Bumi Arema: KRA. Dwi Indrotito Cahyono Resmi Pimpin PAKASA Malang Raya Periode 2026–2031
Berita ini 338 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Jiwa Patriot, Ribuan Warga Indonesia Menyandang Nama “Merdeka” hingga “Garuda”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Diduga Terjadi Penganiayaan Saat Penangkapan, Polres Pasuruan Sampaikan Permohonan Maaf dan Bentuk Tim Usut Tuntas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:11 WIB

Kawal Transparansi Hukum, LSM Pejuang 24 Gelar Audiensi Berantai ke Pemkab, Polres, dan Kejari Pekalongan

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Hilang Saat Melaut, Nelayan Asal Jangkar Situbondo Ditemukan Tewas Mengambang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:47 WIB

BGN Usut 5.355 SPPG Diduga Melanggar Usai Terima Data Kertas Kerja Audit Kejagung

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Bupati Anom Kena OTT KPK, Nurkholes Resmi Ditunjuk Jadi Plt Bupati Pemalang

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Restu Keraton Surakarta di Bumi Arema: KRA. Dwi Indrotito Cahyono Resmi Pimpin PAKASA Malang Raya Periode 2026–2031

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Konstruksi Proyek Irigasi Rp4,8 Miliar di Indramayu Janggal, AMKI Siap Laporkan ke Kejari

Berita Terbaru