BANDAR LAMPUNG, realitapublik.id – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI melalui Deputi Kemitraan dan Standarisasi Halal sukses menyelenggarakan Lampung Halal Market (LHM) di kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung, Minggu (26/4/2026). Perhelatan ini menjadi momentum penting dalam mensosialisasikan kewajiban sertifikasi halal atau Wajib Halal Oktober (WHO) 2026.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Lampung II, Ir. Irham Jafar Lan Putra yang hadir mewakili Menko Pangan. Turut mendampingi Direktur Kemitraan & Kerjasama BPJPH, Fertiana Santy; Staf Ahli Kaban BPJPH, Pak Caca; serta Kepala Balai PJPH Provinsi Lampung, Saluddin, S.H., M.Si. Hadir pula Kepala Dinas Perindustrian & Perdagangan Provinsi Lampung serta para pimpinan LPH dan LP3H se-Provinsi Lampung.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah penyerahan secara simbolis 10 Sertifikat Halal, baik melalui skema Self Declare maupun Reguler, kepada pelaku usaha (PU) dari berbagai sektor, seperti produk air rebus, makanan, minuman tradisional, RPH/RPU, hingga dapur SPPG.
Sertifikasi ini membawa angin segar bagi para pelaku UMKM lokal. Salah satunya adalah pengusaha minuman rempah khas Lampung yang sebelumnya sempat terkendala dalam memperluas pasar. Meski telah mendapatkan minat dari pasar Thailand, Malaysia, hingga Eropa, produk tersebut sempat tertahan karena belum memiliki label halal. Dengan terbitnya sertifikat ini, peluang ekspor kini terbuka lebar.
Kepala Balai PJPH Provinsi Lampung, Saluddin, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya LHM. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar pameran, melainkan bentuk jemput bola layanan publik.
“Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mensosialisasikan WHO 2026 sekaligus mendekatkan layanan pendaftaran sertifikat halal. Harapannya, pelaku usaha bisa tetap menjalankan bisnisnya sambil mengurus legalitas halal dengan mudah,” ujar Saluddin.
Melalui Lampung Halal Market, BPJPH berharap kesadaran akan pentingnya jaminan produk halal semakin meningkat, sehingga produk-produk unggulan Lampung mampu bersaing di kancah global.
Pada Kesempatan itu dibagikan 10 Sertifikat Halal kepada pelaku usaha Self Declare dan Reguler(*)
Penulis : Rodi Sandra
Editor : Red







