Dapur Sebuah Rumah di Situbondo Ambruk Dampak Cuaca Ekstrem 

- Jurnalis

Senin, 29 Januari 2024 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Pusdalops BPBD Situbondo di lokasi dapur rumah warga yang ambruk, di Kampung Bringin RT 001 RW 003, Desa Langkap, Kecamatan Besuki. 

i

Petugas Pusdalops BPBD Situbondo di lokasi dapur rumah warga yang ambruk, di Kampung Bringin RT 001 RW 003, Desa Langkap, Kecamatan Besuki. 

Situbondo|RealitaPublik – Dapur sebuah rumah warga di wilayah Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, ambruk akibat angin kencang dan hujan lebat serta kondisi kayu dapur yang lapuk, Minggu (28/01/2024) sore.

Informasi terhimpun, bahwa dapur rumah yang ambruk adalah milik warga atas nama Ibu Essu (67) di Kampung Bringin RT 001 RW 003, Desa Langkap.

Baca Juga :  Waspada Erupsi Merapi: Ini Daftar Kecamatan dan Desa di Jateng-DIY yang Masuk Zona Bahaya Sektoral

Kalaksa BPBD Kabupaten Situbondo melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Situbondo, Gatot Trikorawan, membenarkan informasi tersebut. “Kejadiannya sekitar pukul 16.30 WIB,” kata Gatot Trikorawan.

Saat kejadian, pemilik rumah beserta keluarganya berada di dalam rumah. Mereka terkejut setelah mendengar suara gemuruh seperti benda jatuh. Setelah dilihat, ternyata dapur rumahnya telah roboh.

Baca Juga :  Kabut Asap Karhutla Memburuk, Kualitas Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

“Tidak ada korban luka dan jiwa dalam kejadian tersebut, untuk kerugian ditaksir kurang lebih lima belas juta rupiah,” ungkapnya.

Gatot mengatakan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memberikan peringatan akan cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi.

Baca Juga :  Tiga Dosen Manajemen UPN Veteran Jawa Timur Ikuti Sertifikasi Internasional CHRA

“Untuk itu, kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat atau petir dan angin kencang, seperti banjir, tanah longsor, puting beliung, dan rob,” terang Gatot.

Penulis : Abdul Hakim

Berita Terkait

Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 
Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses
Selundupkan 5 Kg Ganja Lewat Ekspedisi, Petani Asal Pujon Ditangkap Polres Batu
Pilkati Serentak Tubaba 2026, Kapolres dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan TPS
Permudah Usulan Bansos, Pemkec Suboh Fasilitasi Layanan Portal Perlinsos di Mojodungkol
ASDP Utamakan Keselamatan, Evakuasi Seluruh Penumpang dan Awak KMP Batumandi Berhasil Dilakukan
Pilkati Karta Tanjung Selamat Terancam Ricuh, Forkopimda Tubaba Disorot Tak Kunjung Hadir
HUT Ke-62 Golkar, DPD II Tubaba Menyatu dengan Warga Lewat Kegiatan Sosial
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Selundupkan 5 Kg Ganja Lewat Ekspedisi, Petani Asal Pujon Ditangkap Polres Batu

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pilkati Serentak Tubaba 2026, Kapolres dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan TPS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Permudah Usulan Bansos, Pemkec Suboh Fasilitasi Layanan Portal Perlinsos di Mojodungkol

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:30 WIB

ASDP Utamakan Keselamatan, Evakuasi Seluruh Penumpang dan Awak KMP Batumandi Berhasil Dilakukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Pilkati Karta Tanjung Selamat Terancam Ricuh, Forkopimda Tubaba Disorot Tak Kunjung Hadir

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:16 WIB

HUT Ke-62 Golkar, DPD II Tubaba Menyatu dengan Warga Lewat Kegiatan Sosial

Berita Terbaru