Kolaborasi Polres Pasuruan Kota dan Gapoktan Ubah Lahan Kering 9,7 Hektare Jadi Ladang Jagung yang Subur

- Jurnalis

Kamis, 20 Februari 2025 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA PASURUAN realitapublik.id – Program ketahanan pangan terus mendapat dukungan berbagai pihak, termasuk kepolisian, perusahaan, dan kelompok petani.

Salah satu buktinya adalah penanaman bibit jagung serentak yang dilakukan pada 20 November 2024 di Desa Curahdukuh, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Polres Pasuruan Kota, PT. SIER, PT. Syngenta, PT. Chiel Jedang Indonesia, serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) setempat.

Setelah empat bulan berlalu, perkembangan tanaman jagung menunjukkan hasil yang sangat positif.

Dengan tinggi tanaman yang kini telah mencapai 200 cm, lahan seluas 9,7 hektare yang sebelumnya tandus kini berubah menjadi ladang jagung yang subur.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan produksi jagung lokal dan mendukung swasembada pangan di tahun 2025.

Baca Juga :  Tepis Dakwaan Jaksa, Kubu Abdul Halim Minta Hakim Uji Alat Bukti di Persidangan

Bhabinkamtibmas Curahdukuh Polsek Kraton Aipda M Ali menyampaikan sejak bibit jagung mulai ditanam, berbagai tahapan pertumbuhan telah dilalui.

Dalam beberapa minggu pertama, tanaman menunjukkan daya tumbuh yang baik berkat dukungan pemilihan bibit unggul dari PT Syngenta serta penerapan teknik budidaya yang tepat oleh para petani.

“Pada bulan pertama, pertumbuhan daun dan batang mulai tampak jelas, sementara pada bulan kedua, tanaman mulai membentuk tongkol,” ujarnya, Kamis (20/2).

Aipda M Ali mengatakan dengan perawatan yang intensif,lanjut terutama dalam penyediaan nutrisi dan pengendalian hama, jagung terus berkembang pesat.

Dinas Pertanian bersama tim riset dari PT Syngenta turut melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan tanaman terhindar dari serangan hama dan penyakit.

Melalui penggunaan pestisida ramah lingkungan serta penerapan teknologi pertanian modern, lahan jagung ini tetap dalam kondisi optimal.

Baca Juga :  SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir

Sementara itu, Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara S.I.K., M.I.Kom., dalam keterangannya, menyampaikan rasa syukur atas hasil yang telah dicapai.

“Alhamdulillah, ladang jagung 9,7 hektare kini tumbuh subur,” ungkap AKBP Davis Busin Siswara.

Kapolres Pasuruan Kota menyampaikan terimakasih kepada PT. SIER, PT. Syngenta, PT. Chiel Jedang Indonesia, serta Gapoktan Desa Curahdukuh dan pemerintah setempat yang mendukung dan berkolaborasi mewujudkan ketahanan pangan melalui budidaya jagung.

“Terimakasih kepada semua pihak yang mendukung dan mengubah lahan tandus menjadi ladang jagung yang subur, dan ini adalah langkah besar dalam mendukung ketahanan pangan nasional.”kata AKBP Davis Busin Siswara.

Baca Juga :  Meneladani Akhlak Rasulullah, Kecamatan Suboh Raih Keberkahan Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

Selain dukungan dari kepolisian, perusahaan-perusahaan yang terlibat juga memberikan kontribusi besar, baik dalam hal riset pertanian, penyediaan bibit unggul, hingga teknologi pertanian yang diterapkan.

Para petani pun diberikan pendampingan agar dapat mengelola lahan dengan lebih optimal dan berkelanjutan.

Melihat pertumbuhan tanaman yang sangat baik, menurut Kapolres Pasuruan Kota diperkirakan hasil panen yang akan diperoleh mencapai 58,2 ton jagung.

“Hasil panen ini tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan petani setempat, tetapi juga berkontribusi terhadap swasembada jagung di tahun 2025,”tambah AKBP Davis.

Dengan adanya program ini, diharapkan lebih banyak lahan yang sebelumnya tidak produktif dapat dimanfaatkan untuk pertanian.

Keberhasilan ini juga menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan program serupa dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Penulis : Tim

Editor : Red

Berita Terkait

Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan
IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026
SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir
Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru
Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga
Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan
Targetkan Kursi DPRD, DPD II Golkar Tubaba Gelar Muscam di Batu Putih
Gelar Muscam Pagar Dewa, DPD II Golkar Tubaba Targetkan Kemenangan Kursi DPRD di Pemilu Mendatang
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 22:07 WIB

Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan

Rabu, 23 September 2026 - 12:44 WIB

IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026

Rabu, 23 September 2026 - 12:34 WIB

SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir

Selasa, 22 September 2026 - 15:12 WIB

Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga

Senin, 21 September 2026 - 23:33 WIB

Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan

Minggu, 20 September 2026 - 19:01 WIB

Targetkan Kursi DPRD, DPD II Golkar Tubaba Gelar Muscam di Batu Putih

Sabtu, 19 September 2026 - 19:41 WIB

Gelar Muscam Pagar Dewa, DPD II Golkar Tubaba Targetkan Kemenangan Kursi DPRD di Pemilu Mendatang

Berita Terbaru