Bupati Pasuruan Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Enam Fraksi terkait P-APBD 2025

- Jurnalis

Selasa, 22 Juli 2025 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN realitapublik.id – Bupati Pasuruan, Mas Rusdi, kembali hadir dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Pasuruan pada Senin siang (21/07/2025) untuk menyampaikan jawaban atas pandangan umum enam fraksi yang telah disampaikan sebelumnya, terkait pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2025.

 

Menurut Mas Rusdi, seluruh kebijakan yang diambil diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung program prioritas nasional maupun daerah.

 

“Kami berterima kasih atas segala masukan, saran, dan apresiasi yang disampaikan oleh seluruh fraksi. Ini menjadi bagian dari semangat kita bersama untuk membangun Pasuruan yang lebih baik, adil, dan merata,” ujar Mas Rusdi.

 

Menanggapi pandangan Fraksi PKB, Mas Rusdi menyampaikan bahwa capaian-capaian yang sudah diraih akan terus dipertahankan dan ditingkatkan, dengan mencermati potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dimiliki.

 

Sementara itu, terkait prediksi penurunan belanja daerah, ia menjelaskan bahwa hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 900/833/SJ tanggal 23 Februari 2025 tentang Penyesuaian Pendapatan dan Efisiensi Belanja Daerah dalam APBD Tahun Anggaran 2025.

Baca Juga :  Digerebek di Gudang, Empat Komplotan Pengedar Sabu di PALI Diringkus Polisi

 

“Hasil efisiensi yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan dialihkan untuk pembangunan infrastruktur dan sanitasi, bidang pendidikan, serta bidang kesehatan yang semuanya dialokasikan pada belanja modal,” sambungnya.

 

Kepada Fraksi Partai Gerindra yang memberikan apresiasi atas pencapaian dan pengelolaan fiskal daerah, Mas Rusdi menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara eksekutif dan legislatif. Ia menyatakan akan terus menjaga harmonisasi dan sinergi agar program-program pembangunan dapat berjalan maksimal.

 

“Kerja kolektif ini akan terus kami pelihara. Kritik dan dukungan dari DPRD menjadi bahan penyempurnaan bagi kami,” ucapnya.

 

Menjawab pandangan Fraksi PDI Perjuangan, Mas Rusdi menjelaskan bahwa pendapatan atau penerimaan negara secara umum mengalami dinamika yang fluktuatif. Hal ini disebabkan oleh Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2025 tentang rincian alokasi transfer ke daerah menurut provinsi, kabupaten, dan kota tahun 2025.

Baca Juga :  Targetkan Kursi DPRD, DPD II Golkar Tubaba Gelar Muscam di Batu Putih

 

Terkait efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD tahun anggaran 2025, Mas Rusdi menyampaikan bahwa efisiensi belanja dan realokasi anggaran telah dilakukan sesuai dengan prioritas pembangunan daerah.

 

Ia juga menyampaikan peningkatan sistem pendataan tenaga kerja melalui aplikasi HelloWork, yang digunakan untuk mempercepat proses penempatan dan analisis kebutuhan tenaga kerja secara real time. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pasuruan membentuk tim deteksi dini perselisihan hubungan industrial untuk mencegah gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal serta memperkuat mekanisme mediasi dan penyelesaian hubungan industrial.

 

Kepada Fraksi Golkar yang menyoroti soal akurasi program prioritas dan penyerapan anggaran strategis, Mas Rusdi menegaskan bahwa seluruh penyesuaian telah mempertimbangkan kinerja anggaran sebelumnya dan arahan kebijakan nasional, termasuk dalam program MBG, koperasi desa, dan Sekolah Rakyat.

Baca Juga :  Rusman Terpilih Jadi Admin WAG Padang Howo, Anggota Sambut Sukacita dan Siapkan Acara Syukuran di Valensia

 

“Program prioritas pusat seperti MBG dan Sekolah Rakyat sangat relevan dengan misi daerah. Kami terus menyelaraskan agar tidak terjadi tumpang tindih, justru saling memperkuat,” ungkapnya.

 

Menanggapi Fraksi PKS yang menyoroti urgensi persoalan pengangguran dan kemiskinan, Mas Rusdi menyebut bahwa Pemerintah Daerah telah menyiapkan strategi pengurangan pengangguran terbuka melalui pelatihan kerja berbasis potensi lokal, pengembangan UMKM, dan pembukaan ruang investasi padat karya.

 

“Dukungan untuk pengangguran melalui program santri wirausahawan baru dan mengurangi angka pengangguran dengan hibah produktif berbasis pondok pesantren, usaha mikro kecil naik kelas berbasis potensi keunggulan daerah, dan pembangunan Pasuruan Coaching and Creativity (pusat pelatihan dan kreativitas) dalam rangka pengembangan kreativitas anak muda, optimalisasi ekonomi kreatif dan sertifikasi produk unggulan/produk UMKM,” jelasnya.

Penulis : Saichu

Editor : Red

Berita Terkait

Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan
IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026
SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir
Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru
Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga
Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan
Targetkan Kursi DPRD, DPD II Golkar Tubaba Gelar Muscam di Batu Putih
Gelar Muscam Pagar Dewa, DPD II Golkar Tubaba Targetkan Kemenangan Kursi DPRD di Pemilu Mendatang
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 22:07 WIB

Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan

Rabu, 23 September 2026 - 12:44 WIB

IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026

Rabu, 23 September 2026 - 12:34 WIB

SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir

Selasa, 22 September 2026 - 15:12 WIB

Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga

Senin, 21 September 2026 - 23:33 WIB

Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan

Minggu, 20 September 2026 - 19:01 WIB

Targetkan Kursi DPRD, DPD II Golkar Tubaba Gelar Muscam di Batu Putih

Sabtu, 19 September 2026 - 19:41 WIB

Gelar Muscam Pagar Dewa, DPD II Golkar Tubaba Targetkan Kemenangan Kursi DPRD di Pemilu Mendatang

Berita Terbaru