TUBABA, relaitapublik.id — Bupati Tulangbawang Barat, Ir Novriwan Jaya mengatakan Kontes Kambing Tubaba 2025, selain menjadi ajang adu kualitas ternak, kontes ini juga berfungsi sebagai wadah silaturahmi dan memperkuat jaringan antar peternak. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan muncul ekosistem ekonomi kreatif, UMKM, hingga masyarakat mandiri yang berkembang dari bawah.
Hal ini disampaikan Novriwan Jaya saat membuka secara resmi Kontes Kambing Tubaba 2025 yang digelar Pemda Kabupaten Tubaba, pada Minggu (28/09/2025), di Lapangan Islamic Center, Tubaba.
Kontes yang digagas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dan mendapat dukungan penuh dari Pemda Tubaba ini diselenggarakan, meliputi sejumlah tujuan utama, yakni:
- Peningkatan kualitas genetik ternak, pengembangan bibit unggul;
- Mempererat silaturahmi, mendorong budaya beternak;
- Memperkuat ketahanan pangan;
- Memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya sektor peternakan.
“Tentu kegiatan ini sejalan dengan program ‘Bolo Ngarit’ yang mengedepankan peternakan modern berbasis teknologi, regenerasi petani, serta integrasi antara pertanian dan peternakan untuk mendukung rantai hulu hingga hilir,” kata Novriwan.
Dalam kesempatan ini, Bupati Novrian mengapresiasi kontes Kambing Tubaba 2025 yang diinisiasi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tubaba, dapat terselenggara dan disambut penuh antusias oleh masyarakat dan peserta baik dari Kabupaten Tubaba sendiri maupun berbagai daerah (kabupaten/kota) lainya.
Bupati juga menyambut hangat para peserta yang datang dari luar daerah. Ia berharap selain mengikuti lomba, mereka juga dapat menikmati pesona alam, kuliner, udara sejuk, dan keramahan masyarakat Tulang Bawang Barat.
Informasi didapat dari laporan panitia, bahwa ada ratusan peserta dalam kontes ini. Peserta, terbagi dua, yakni individu dan kelompok. Mereka menampilkan hewan ternak terbaiknya.
Adapun kategori yang dikompetisikan dalam kontes Kambing Tubaba 2025, antara lain kambing Pejantan, Ekstrem, Indukan dan Non Poel.(*)
Penulis: Rodi Sandra
Editor : Abdul Hakim





