PRINGSEWU, realitapublik.id – Guna mengakselerasi sosialisasi Wajib Halal Oktober (WHO) 2026, Kepala Satuan Tugas Layanan Jaminan Produk Halal (Satgas JPH) Provinsi Lampung, Saluddin, S.H., M.Si., melakukan kunjungan kerja maraton di Kabupaten Pringsewu pada Selasa (19/05/2026). Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat jaminan produk halal di wilayah Kabupaten Pringsewu yang merupakan salah satu area kerja krusial di bawah naungan BPJPH Lampung.
agenda kunjungan kepala balai BJPH Provinsi Lampung Saluddin dengan Bupati Pringsewu di Kantor Bupati Pringsewu. Pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi sekaligus menyusun langkah konkret dalam membangun Ekosistem Halal di Provinsi Lampung, khususnya di wilayah Pringsewu.
Fokus utama audiensi meliputi kerja sama sosialisasi WHO 2026, percepatan Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) bagi produk UMKM, serta percepatan sertifikasi halal untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah terakhir ini dinilai sangat krusial agar makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bernutrisi tinggi, tetapi juga terjamin kehalalannya.Bupati Pringsewu menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan komitmen penuh jajarannya.
Pemerintah Kabupaten Pringsewu siap mendukung program pemerintah pusat, terutama terkait WHO 2026 dan sertifikasi halal untuk dapur-dapur pengelola MBG. Sebagai bentuk langkah nyata, Pemkab Pringsewu akan segera menyediakan fasilitas berupa loket khusus pendaftaran sertifikat halal di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pringsewu.
Pihak pemerintah daerah juga menegaskan akan segera menindaklanjuti pertemuan ini bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Fokus utamanya adalah mengupayakan fasilitas sertifikasi halal gratis bagi pelaku UMKM lokal, serta mengawal Program Prioritas Presiden RI melalui percepatan sertifikasi halal pada dapur SPPG.
“Alhamdulillah, Bapak Bupati dan jajaran Kementerian Agama setempat menyambut baik dan mendukung penuh program WHO 2026, termasuk upaya sertifikasi halal bagi dapur SPPG untuk menjamin gizi masyarakat,” ungkap Saluddin.
Menutup rangkaian kunjungan kerjanya, Saluddin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas keterbukaan dan komitmen kuat dari seluruh jajaran pemerintahan di Kabupaten Pringsewu.
“Dengan dukungan penuh dari Bupati, jajaran OPD, dan Kemenag, saya sangat optimis penguatan ekosistem halal serta implementasi Wajib Halal Oktober 2026 di wilayah Pringsewu ini akan tercapai sesuai target,” pungkasnya. (*)
Penulis : Rodi Sandra
Editor : Red






