Foto: Pengamat Poltik, Badrus Soleh
SITUBONDO, realitapublik.id – Suhu politik di sejumlah desa di Kabupaten Situbondo mulai bergeliat seiring dibukanya pendaftaran Pilkades Pergantian Antar Waktu (PAW). Warga di beberapa desa yang siap menggelar pemilihan kini mulai aktif mendiskusikan konstelasi politik lokal. Menariknya, sejumlah nama bakal calon yang dinilai memiliki elektabilitas kuat dan berpotensi menang (di atas angin) mulai santer diperbincangkan.
Menanggapi fenomena ini, salah satu pengamat politik di Kabupaten Situbondo, Badrus Soleh, menilai status “di atas angin” memberikan keuntungan elektoral yang besar bagi seorang kandidat.
“Kondisi ini biasanya didorong oleh tingginya dukungan akar rumput, kedekatan sosial, serta solidnya pergerakan tim sukses,” ujar Badrus, Rabu (20/5/2026)
Meski demikian, pria asal Desa Ketah, Kecamatan Suboh ini mengingatkan bahwa konstelasi politik tingkat desa sangat cair. Setiap kandidat yang saat ini mendominasi tetap harus mewaspadai manuver dari rival politiknya.
Menurut pengamatannya di lapangan, ada tiga strategi utama yang kerap digunakan oleh kandidat dominan untuk mengamankan kemenangan:
1. Pendidikan Politik Langsung: Melakukan kampanye tatap muka dan pendekatan emosional dengan warga.
2. Merawat Basis Massa: Menjaga hubungan erat dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan jaringan keluarga besar.
3. Pencitraan Positif: Konsisten membangun rekam jejak yang baik demi menjaga kepercayaan pemilih.
“Tantangan terbesar bagi bakal calon atau calon yang sedang unggul adalah menghindari blunder atau sikap terlalu percaya diri (overconfidence) yang justru bisa merusak elektabilitas menjelang hari pencoblosan,” pungkas Badrus.
Informasi terhimpun media ini, dari delapan desa yang saat ini dipimpin oleh Penjabat (Pj) Kades akibat pejabat sebelumnya meninggal dunia atau tersandung kasus hukum, tiga desa di antaranya terpantau paling siap menggelar Pilkades PAW 2026.
Ketiga desa tersebut meliputi Desa Selomukti dan Desa Sumberanyar Kecamatan Mlandingan, serta Desa Curah Kalak Kecamatan Jangkar.(*)
Penulis : Abdul Hakim






