Sambut Idul Adha 2026, Presiden Prabowo Sumbang 36 Sapi Kurban Berbobot 1 Ton ke Jawa Tengah

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

SEMARANG (Realitapublik.id) – Kabar gembira menghampiri warga masyarakat Jawa Tengah menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M. Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, dipastikan bakal menyumbangkan 36 ekor sapi dengan bobot masing-masing mencapai satu ton untuk dikurbankan di wilayah Provinsi Jawa Tengah.

 

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, atau yang akrab disapa Frans, pada Jumat (15/5/2026).

Frans menjelaskan bahwa skema penyaluran bantuan presiden ini akan dibagi rata ke seluruh wilayah administrasi di Jawa Tengah.

 

“Presiden memberikan satu ekor sapi ke setiap kabupaten/kota dengan kualifikasi berat minimal satu ton. Jadi totalnya ada 36 ekor; satu untuk masing-masing dari 35 kabupaten/kota, ditambah satu ekor untuk tingkat provinsi. Rencananya, penyerahan secara simbolis akan dilakukan langsung oleh Pak Presiden di Grobogan pada tanggal 27 Mei 2026,” ujar Frans.

Baca Juga :  Perkokoh Sinergi Pelayanan, Pemkab Tubaba Gelar Sertijab dan Pisah Sambut Camat Pagar Dewa

Selain mengumumkan bantuan dari Presiden, Frans juga memastikan bahwa ketersediaan hewan ternak di Jawa Tengah sangat memadai untuk memenuhi lonjakan kebutuhan kurban tahun ini.

 

Berdasarkan data Distanbun Jawa Tengah, stok hewan kurban tahun ini berada dalam status aman dan surplus:

 

Jenis Hewan Estimasi Kebutuhan Stok Tersedia Status: Sapi 135.772 ekor 172.172 ekor Surplus dan Kambing 336.096 ekor 580.963 ekor.

Baca Juga :  Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa

 

Frans menambahkan, persediaan untuk hewan kurban jenis kerbau dan domba di Jawa Tengah juga dipastikan surplus sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan pasokan.

 

Mengingat tingginya lalu lintas pengiriman hewan ternak antar-daerah menjelang hari raya, pihak dinas kini memperketat pengawasan. Langkah ini diambil guna mengantisipasi risiko penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

 

“Kami mengintensifkan pemeriksaan dengan skema jemput bola. Petugas kami secara aktif mendatangi para peternak sapi, baik skala kecil maupun besar, untuk mengecek kondisi kesehatan hewan secara berkala. Jika ditemukan ada indikasi gejala klinis, akan langsung kami tangani di tempat,” tegas Frans.

Baca Juga :  Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta

 

Aksi nyata penyerahan bantuan puluhan sapi berbobot jumbo dari Presiden Prabowo Subianto ini patut mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya. Kehadiran bantuan ini tidak hanya menambah semarak perayaan Idul Adha di Jawa Tengah, tetapi juga dipastikan bakal meningkatkan volume distribusi daging kurban bagi masyarakat yang berhak menerima.

 

Harapannya, sinergi pengawasan kesehatan hewan yang ketat dan kepedulian sosial dari para pemimpin ini dapat terus terjaga, sehingga pelaksanaan ibadah kurban tahun ini berjalan lancar, aman, dan membawa berkah bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)

Penulis : Fery Eka spt

Berita Terkait

Kemeriahan HUT ke-44 Tiyuh Tunas Jaya: Pemerintah Tiyuh Gelar Lomba Olahraga, Senam, hingga Seni Kuda Lumping
Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap
Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta
Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang
Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan
IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026
SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir
Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 09:48 WIB

Kemeriahan HUT ke-44 Tiyuh Tunas Jaya: Pemerintah Tiyuh Gelar Lomba Olahraga, Senam, hingga Seni Kuda Lumping

Kamis, 24 September 2026 - 18:08 WIB

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap

Kamis, 24 September 2026 - 10:53 WIB

Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta

Kamis, 24 September 2026 - 08:30 WIB

Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang

Rabu, 23 September 2026 - 22:07 WIB

Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan

Rabu, 23 September 2026 - 12:44 WIB

IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026

Rabu, 23 September 2026 - 12:34 WIB

SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir

Selasa, 22 September 2026 - 15:12 WIB

Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Pendidikan

Tampar Siswa Gara-Gara Baju Lurik, Kepala SMPN 18 Malang Dicopot

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:27 WIB