Satu Tahun Tak Ada Kejelasan Harga, Petani Singkong Mesuji-Lampura Mengadu Langsung ke Menteri Pertahanan

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

LAMPUNG UTARA, realitapublik.id – Sejumlah petani singkong dari Kabupaten Lampung Utara dan Kabupaten Mesuji menyampaikan keluhan mendalam mengenai harga komoditas singkong yang tak kunjung stabil dan jelas selama satu tahun terakhir. Keluhan ini disampaikan langsung kepada Menteri Pertahanan Sjafrie Syamsudin saat beliau menghadiri kegiatan Ketahanan Pangan Kedelai di TNI Angkatan Laut di Kimal Kotabumi.

 

Kadek Ike, seorang petani perwakilan dari Kabupaten Mesuji, mencegat mobil Menteri Pertahanan untuk menyampaikan aspirasi petani pada Rabu (29/10/2025). Ia menuding sejumlah perusahaan di Lampung tidak menjalankan harga acuan yang sebelumnya telah disepakati oleh Menteri dan Gubernur.

Baca Juga :  Tak Berizin dan Ganggu Jalan, Satpol PP Indramayu Bakal Tindak Tegas Videotron PT Netlink World Indonesia

 

Kadek Ike menjelaskan bahwa sebelumnya, petani meminta harga acuan berada di level Rp1.500 per kilogram dengan potongan (refaksi) maksimal 15%. Harga dan potongan ini, menurutnya, telah disetujui oleh Gubernur dan Menteri.

 

Faktanya, saat ini harga singkong di lapangan berada di level kurang dari Rp1.350 per kilogram dan yang paling memberatkan adalah potongan yang diterapkan perusahaan mencapai 40% hingga 60%.

 

“Gubernur dan Menteri setuju dengan harga Rp1.500 dengan potongan 15%. Namun ini kan tidak dijalankan oleh perusahaan-perusahaan yang ada di Lampung,” kata Kadek Ike.

Baca Juga :  Sinergi Tanpa Batas, Pemkot Batu Anugerahkan Lencana Hakaryo Guno Mamayu Bawono pada AKBP Aris Purwanto

 

Petani berharap agar keputusan yang disepakati oleh Menteri dapat dijalankan oleh seluruh perusahaan di Lampung. Kadek Ike mendesak adanya regulasi yang mengikat.

 

“Kami hanya ingin keputusan Menteri itu dijalankan oleh seluruh perusahaan di Lampung. Seandainya ada Perbup atau Perda, nah itu kan bisa dijalankan. Apabila itu dijalankan, insyaallah dengan harga Rp1.500 dan potongan 15%, petani bisa makmur,” tegas Kadek Ike.

 

Setelah menyampaikan keluhannya, Kadek Ike mengungkapkan respons dari Menteri Pertahanan Sjafrie Syamsudin. “Kita sudah sampaikan tadi kepada Menteri Pertahanan Sjafrie Syamsudin, beliau berjanji akan secepatnya berkoordinasi dengan Gubernur dan akan melayangkan Perbup itu,” ujarnya kepada awak media.

Baca Juga :  Proyek Pemeliharaan Irigasi di Tiyuh Daya Asri Tubaba Disorot: Dikerjakan Asal-Asalan dan Tanpa Papan Informasi

 

Kadek Ike berharap pemerintah peduli terhadap nasib petani singkong, mengingat mayoritas penduduk Lampung adalah petani singkong.

 

“Kondisi seperti ini membuat petani gigit jari, karena singkong tidak laku. Kami berharap pada pemerintahan dapat segera melayangkan atau stabilkan harga singkong khususnya yang ada di Mesuji dan Lampung Utara,” pungkasnya.

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

Maknai Hari Santri, Ahmad Abrori: Perjuangan untuk Memerdekakan Warga dari Kemiskinan
Tiga Dosen Manajemen UPN Veteran Jawa Timur Ikuti Sertifikasi Internasional CHRA
Semarakkan HUT Ke-81 Jatim, Pasar Murah Dadakan Diserbu Warga Panggungrejo
Polresta Malang Kota bersama Tim Gabungan Sidak THM, 40 Pengunjung Dites Urine
Kukuhkan Calon Anggota BPD Baru, Pemdes Pasir Eurih Jamin 30 Persen Keterwakilan Perempuan
Gantung Kepastian Hukum Sejak 2016, Sidang Perdana Praperadilan Lahan Kelurahan Bukir Lanjut 3 November
Babak Baru Pemerintahan Desa Selomukti: Dari Masa Transisi Menuju Kades Definitif
Dini Hari Membara di Desa Olean, Dua Rumah Rusak Total, Kerugian Capai Rp200 Juta
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Maknai Hari Santri, Ahmad Abrori: Perjuangan untuk Memerdekakan Warga dari Kemiskinan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:28 WIB

Tiga Dosen Manajemen UPN Veteran Jawa Timur Ikuti Sertifikasi Internasional CHRA

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Semarakkan HUT Ke-81 Jatim, Pasar Murah Dadakan Diserbu Warga Panggungrejo

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Polresta Malang Kota bersama Tim Gabungan Sidak THM, 40 Pengunjung Dites Urine

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Gantung Kepastian Hukum Sejak 2016, Sidang Perdana Praperadilan Lahan Kelurahan Bukir Lanjut 3 November

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Babak Baru Pemerintahan Desa Selomukti: Dari Masa Transisi Menuju Kades Definitif

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Dini Hari Membara di Desa Olean, Dua Rumah Rusak Total, Kerugian Capai Rp200 Juta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Aaf Wali Kota Pekalongan Sebut PBN 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi UMKM Lintas Daerah

Berita Terbaru