KOTA PEKALONGAN Realitapublik.id — Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jawa Tengah mengakibatkan 70% wilayah Kota Pekalongan terendam banjir. Merespons status “Tanggap Darurat Bencana” yang ditetapkan Pemerintah Kota Pekalongan, DPC LSM HARIMAU Kota Pekalongan bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah posko dapur umum, Rabu (21/01/2026).
Langkah ini merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap ribuan warga yang terpaksa mengungsi akibat intensitas hujan lebat yang terus mengguyur wilayah tersebut.
Berdasarkan data BPBD Kota Pekalongan per Senin (19/01/2026), sebanyak 8.692 Kepala Keluarga di empat kecamatan terdampak banjir, dengan jumlah pengungsi mencapai 2.400 jiwa yang tersebar di 24 posko.
Wali Kota Pekalongan, H. Achmad Afzan Arslan Djunaid (Aaf), menyatakan bahwa status darurat diambil agar distribusi bantuan dapat berjalan lebih cepat dan anggaran penanganan bencana bisa dioptimalkan.
Ketua DPC LSM HARIMAU Kota Pekalongan, Rudi Priyanto, bersama jajaran pengurus terjun langsung menyambangi warga dan menyerahkan bantuan berupa bahan makanan pokok di tiga titik strategis:
Dapur Umum Jl. Slamet Bendan: Kecamatan Pekalongan Barat.
Dapur Umum Jl. Gajah Mada: Kecamatan Tirto, Pekalongan Barat.
Dapur Umum Jl. Patriot Kraton: Kecamatan Pekalongan Utara.

“Kami hadir sebagai bentuk rasa kemanusiaan. LSM HARIMAU sangat peduli dengan kondisi saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Semoga bantuan bahan pangan ini dapat meringankan beban dapur umum dalam menyediakan konsumsi bagi pengungsi,” ujar Rudi Priyanto saat menyerahkan bantuan.
Rudi juga mengapresiasi kekompakan berbagai lapisan masyarakat, baik ormas maupun relawan, yang bahu-membahu membantu pemerintah daerah. Ia berharap cuaca segera membaik agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Pekalongan kembali normal.
“Semoga musibah ini segera berlalu dan masyarakat bisa kembali ke rumah masing-masing untuk beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.
Penulis : Fery Eka







