Wujud Solidaritas: LSM HARIMAU DPC Kota Pekalongan Salurkan Bantuan di Titik Pengungsian Banjir

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

KOTA PEKALONGAN Realitapublik.id — Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jawa Tengah mengakibatkan 70% wilayah Kota Pekalongan terendam banjir. Merespons status “Tanggap Darurat Bencana” yang ditetapkan Pemerintah Kota Pekalongan, DPC LSM HARIMAU Kota Pekalongan bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah posko dapur umum, Rabu (21/01/2026).

 

Langkah ini merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap ribuan warga yang terpaksa mengungsi akibat intensitas hujan lebat yang terus mengguyur wilayah tersebut.

Baca Juga :  Geger! Buruh Cabut Singkong Temukan Mayat Bayi Laki-Laki di Abung Timur

 

Berdasarkan data BPBD Kota Pekalongan per Senin (19/01/2026), sebanyak 8.692 Kepala Keluarga di empat kecamatan terdampak banjir, dengan jumlah pengungsi mencapai 2.400 jiwa yang tersebar di 24 posko.

 

Wali Kota Pekalongan, H. Achmad Afzan Arslan Djunaid (Aaf), menyatakan bahwa status darurat diambil agar distribusi bantuan dapat berjalan lebih cepat dan anggaran penanganan bencana bisa dioptimalkan.

 

Ketua DPC LSM HARIMAU Kota Pekalongan, Rudi Priyanto, bersama jajaran pengurus terjun langsung menyambangi warga dan menyerahkan bantuan berupa bahan makanan pokok di tiga titik strategis:

Baca Juga :  Diduga Tak Berizin dan Bahayakan Publik, AMKI Desak Satpol PP Angkut Videotron PT Netlink World Indonesia

Dapur Umum Jl. Slamet Bendan: Kecamatan Pekalongan Barat.

Dapur Umum Jl. Gajah Mada: Kecamatan Tirto, Pekalongan Barat.

Dapur Umum Jl. Patriot Kraton: Kecamatan Pekalongan Utara.

 

“Kami hadir sebagai bentuk rasa kemanusiaan. LSM HARIMAU sangat peduli dengan kondisi saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Semoga bantuan bahan pangan ini dapat meringankan beban dapur umum dalam menyediakan konsumsi bagi pengungsi,” ujar Rudi Priyanto saat menyerahkan bantuan.

Baca Juga :  PORPROV Jateng 2026: Tim Karate Pekalongan Targetkan Borong Medali

 

Rudi juga mengapresiasi kekompakan berbagai lapisan masyarakat, baik ormas maupun relawan, yang bahu-membahu membantu pemerintah daerah. Ia berharap cuaca segera membaik agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Pekalongan kembali normal.

 

“Semoga musibah ini segera berlalu dan masyarakat bisa kembali ke rumah masing-masing untuk beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.

Penulis : Fery Eka

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 121 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru