Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA PEKALONGAN, realitapublik.id – Perjuangan pedagang kaki lima (PKL) eks Pasar Sorogenen untuk menyambung hidup menemui jalan buntu. Harapan untuk mendapatkan solusi melalui audiensi di Gedung DPRD Kota Pekalongan, Senin (20/4/2026), kandas lantaran tidak ada satu pun anggota dewan yang hadir menemui mereka.

 

Kekecewaan massa dari LSM Pejuang 24 dan para pedagang memuncak karena forum hanya diwakili oleh staf Sekretariat Dewan yang tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan. Pertemuan tersebut dinilai hanya formalitas tanpa menyentuh substansi nasib pedagang pasca-penertiban.

Baca Juga :  FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026

 

Ketua Umum LSM Pejuang 24, Teguh Hadi Santoso (Silva Hadi), meluapkan kekecewaannya. “Kami datang untuk mencari solusi konkret, bukan sekadar basa-basi administratif. Harus ada pihak yang bertanggung jawab atas nasib rakyat kecil ini,” ujarnya.

 

 

 

 

Lapor ke Kejaksaan

Tak mendapatkan jawaban di parlemen, massa bergerak menuju Kejaksaan Negeri Kota Pekalongan. Mereka resmi menyerahkan laporan terkait dugaan pungutan liar (pungli) iuran bulanan yang selama ini dinilai mencekik para pedagang kecil di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Kilas Balik HJB Ke-251: Merawat Napas Sejarah Kota Tua Besuki Sejak Era Ki Pate Alos

 

Langkah hukum ini diambil untuk membongkar praktik ilegal yang diduga membayangi aktivitas dagang warga sebelum ditertibkan.

 

Adu Argumen di Satpol PP

Rangkaian aksi berlanjut ke Kantor Satpol PP Kota Pekalongan. Suasana sempat memanas saat dialog berlangsung alot terkait pengembalian barang dagangan yang disita.

 

Pihak Satpol PP memberikan syarat: barang boleh diambil dengan KTP dan KK, namun pedagang wajib menandatangani surat pernyataan untuk tidak kembali berjualan di lokasi penertiban. Syarat ini ditolak mentah-mentah oleh para pedagang.

Baca Juga :  Pedagang Buah Pasuruan Geruduk Ketua DPRD: Omzet Anjlok Pasca-Relokasi, Wali Kota Dituntut Turun Tangan

 

Menandatangani surat tersebut dianggap sama saja dengan “mematikan” mata pencaharian mereka sendiri tanpa adanya solusi relokasi yang jelas.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kesepakatan antara pemerintah dan pedagang.

 

LSM Pejuang 24 menegaskan akan terus mengawal kasus ini, baik lewat jalur dialog maupun hukum, sampai keadilan bagi PKL Sorogenen terpenuhi.

 

Konflik ini menjadi potret nyata benturan antara penegakan aturan tata kota dengan urusan “isi perut” rakyat kecil yang hingga kini belum menemukan titik terang

Penulis : Wildan

Editor : Red

Berita Terkait

Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo
GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!
Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi
Peserta Simbang Kulon Night Carnival Meninggal Usai Tampil Kenakan Kostum Monster
Pedagang Buah Pasuruan Geruduk Ketua DPRD: Omzet Anjlok Pasca-Relokasi, Wali Kota Dituntut Turun Tangan
Heboh ! Penemuan Emas di Sungai Comal Pemalang, Warga Luar Desa Ramai Berbondong-bondong Mendulang
Meneladani Akhlak Rasulullah, Kecamatan Suboh Raih Keberkahan Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
Perkokoh Sinergi Pelayanan, Pemkab Tubaba Gelar Sertijab dan Pisah Sambut Camat Pagar Dewa
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:06 WIB

Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo

Sabtu, 12 September 2026 - 23:09 WIB

GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!

Sabtu, 12 September 2026 - 10:19 WIB

Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi

Jumat, 11 September 2026 - 22:39 WIB

Peserta Simbang Kulon Night Carnival Meninggal Usai Tampil Kenakan Kostum Monster

Jumat, 11 September 2026 - 21:23 WIB

Pedagang Buah Pasuruan Geruduk Ketua DPRD: Omzet Anjlok Pasca-Relokasi, Wali Kota Dituntut Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 13:21 WIB

Heboh ! Penemuan Emas di Sungai Comal Pemalang, Warga Luar Desa Ramai Berbondong-bondong Mendulang

Jumat, 11 September 2026 - 09:47 WIB

Meneladani Akhlak Rasulullah, Kecamatan Suboh Raih Keberkahan Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

Jumat, 11 September 2026 - 07:32 WIB

Perkokoh Sinergi Pelayanan, Pemkab Tubaba Gelar Sertijab dan Pisah Sambut Camat Pagar Dewa

Berita Terbaru