TULANG BAWANG BARAT, RealitaPublik.id — Pemerintah Tiyuh Margo Mulyo, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), memberikan klarifikasi terkait viralnya kondisi rumah salah satu warganya bernama Raka yang dinilai memprihatinkan. Pihak Tiyuh menegaskan bahwa perhatian terhadap keluarga tersebut telah dilakukan secara berkelanjutan.
Sebagai langkah nyata, Kepalo Tiyuh Margo Mulyo, Fajar Ria, telah menjadwalkan aksi gotong royong bersama aparatur dan warga untuk memperbaiki hunian tersebut pada Minggu (25/1/2026).
Fajar Ria menjelaskan bahwa Raka, yang tinggal di wilayah RK 07 RT 24, selama ini selalu berada dalam pantauan pemerintah tiyuh. Raka kini tinggal bersama kedua kakaknya setelah ibundanya meninggal dunia belum lama ini.
“Kemarin, setelah menerima informasi terkini mengenai kondisi rumahnya yang butuh perhatian kembali, saya langsung menginstruksikan aparatur untuk mengantarkan bantuan uang tunai sebesar Rp1 juta guna kebutuhan ekonomi harian mereka,” terang Fajar, Sabtu (24/1/2026).
Ia juga memaparkan sejumlah bantuan yang sebelumnya telah disalurkan kepada keluarga Raka, di antaranya:
Bantuan Ternak: Penyaluran 3 ekor kambing dari donatur sebagai upaya pemberdayaan ekonomi.
Bantuan Logistik: Penyaluran makanan rutin dan bantuan dari Baznas.
Usulan Bedah Rumah: Pihak tiyuh telah mengusulkan program bedah rumah melalui aspirasi salah satu Anggota DPR RI.
Salah satu kendala utama dalam pelaksanaan bedah rumah permanen adalah status lahan yang ditempati Raka merupakan milik orang lain, meskipun bangunan rumah tersebut adalah peninggalan orang tuanya.
“Saat ini pemerintah tiyuh sedang mengupayakan pengurusan surat hibah tanah yang ditempati saudara Raka. Ini penting agar bantuan pembangunan permanen seperti program bedah rumah dari pemerintah pusat dapat terealisasi tanpa kendala hukum di kemudian hari,” tambah Fajar.
Menunggu realisasi program bedah rumah aspirasi, Pemerintah Tiyuh Margo Mulyo mengambil inisiatif untuk melakukan perbaikan darurat melalui swadaya dan gotong royong warga. Hal ini dilakukan agar rumah tersebut lebih layak dan aman untuk dihuni sementara waktu.
“Kami ingin memastikan Raka dan saudaranya tinggal di tempat yang lebih baik. Gotong royong besok adalah bukti bahwa pemerintah desa dan warga peduli,” pungkasnya.
Penulis : Rody Sandra







