Klarifikasi Pemerintah Tiyuh Margo Mulyo: Rumah Raka yang Viral Telah Sering Terima Bantuan dan Segera Diperbaiki

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

TULANG BAWANG BARAT, RealitaPublik.id — Pemerintah Tiyuh Margo Mulyo, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), memberikan klarifikasi terkait viralnya kondisi rumah salah satu warganya bernama Raka yang dinilai memprihatinkan. Pihak Tiyuh menegaskan bahwa perhatian terhadap keluarga tersebut telah dilakukan secara berkelanjutan.

 

Sebagai langkah nyata, Kepalo Tiyuh Margo Mulyo, Fajar Ria, telah menjadwalkan aksi gotong royong bersama aparatur dan warga untuk memperbaiki hunian tersebut pada Minggu (25/1/2026).

 

Fajar Ria menjelaskan bahwa Raka, yang tinggal di wilayah RK 07 RT 24, selama ini selalu berada dalam pantauan pemerintah tiyuh. Raka kini tinggal bersama kedua kakaknya setelah ibundanya meninggal dunia belum lama ini.

Baca Juga :  Permudah Usulan Bansos, Pemkec Suboh Fasilitasi Layanan Portal Perlinsos di Mojodungkol

 

“Kemarin, setelah menerima informasi terkini mengenai kondisi rumahnya yang butuh perhatian kembali, saya langsung menginstruksikan aparatur untuk mengantarkan bantuan uang tunai sebesar Rp1 juta guna kebutuhan ekonomi harian mereka,” terang Fajar, Sabtu (24/1/2026).

 

Ia juga memaparkan sejumlah bantuan yang sebelumnya telah disalurkan kepada keluarga Raka, di antaranya:

Bantuan Ternak: Penyaluran 3 ekor kambing dari donatur sebagai upaya pemberdayaan ekonomi.

Baca Juga :  Bikin Haru! Warga Situbondo Ini Kaget Dapat Hadiah Umrah Gratis dari Kapolri

Bantuan Logistik: Penyaluran makanan rutin dan bantuan dari Baznas.

Usulan Bedah Rumah: Pihak tiyuh telah mengusulkan program bedah rumah melalui aspirasi salah satu Anggota DPR RI.

 

Salah satu kendala utama dalam pelaksanaan bedah rumah permanen adalah status lahan yang ditempati Raka merupakan milik orang lain, meskipun bangunan rumah tersebut adalah peninggalan orang tuanya.

 

“Saat ini pemerintah tiyuh sedang mengupayakan pengurusan surat hibah tanah yang ditempati saudara Raka. Ini penting agar bantuan pembangunan permanen seperti program bedah rumah dari pemerintah pusat dapat terealisasi tanpa kendala hukum di kemudian hari,” tambah Fajar.

Baca Juga :  Aaf Wali Kota Pekalongan Sebut PBN 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi UMKM Lintas Daerah

 

Menunggu realisasi program bedah rumah aspirasi, Pemerintah Tiyuh Margo Mulyo mengambil inisiatif untuk melakukan perbaikan darurat melalui swadaya dan gotong royong warga. Hal ini dilakukan agar rumah tersebut lebih layak dan aman untuk dihuni sementara waktu.

 

“Kami ingin memastikan Raka dan saudaranya tinggal di tempat yang lebih baik. Gotong royong besok adalah bukti bahwa pemerintah desa dan warga peduli,” pungkasnya.

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa
Diterpa Isu Terima Uang Proyek PJU Desa Selomukti, Ustadz Hamidi Bantah Tegas dan Siap Lapor Polisi
Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 
Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses
Selundupkan 5 Kg Ganja Lewat Ekspedisi, Petani Asal Pujon Ditangkap Polres Batu
Pilkati Serentak Tubaba 2026, Kapolres dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan TPS
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Diterpa Isu Terima Uang Proyek PJU Desa Selomukti, Ustadz Hamidi Bantah Tegas dan Siap Lapor Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Selundupkan 5 Kg Ganja Lewat Ekspedisi, Petani Asal Pujon Ditangkap Polres Batu

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pilkati Serentak Tubaba 2026, Kapolres dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan TPS

Berita Terbaru