JAKARTA, 2 Maret 2026 realitapublik.id – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi menerbitkan imbauan bagi para calon jemaah untuk menunda keberangkatan ibadah umrah untuk sementara waktu. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berdampak langsung pada keselamatan penerbangan sipil.
Penyebab utama langkah darurat ini adalah eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Kondisi keamanan yang dinamis telah memicu penutupan ruang udara di beberapa negara transit dan tujuan, sehingga operasional penerbangan menjadi berisiko tinggi.
Sejumlah maskapai penerbangan internasional bahkan telah melakukan pembatalan atau penundaan jadwal secara sepihak demi menjamin keselamatan penumpang.
Pemerintah merilis poin-poin krusial bagi jemaah yang terdampak:
Bagi Calon Jemaah: Diminta menunda keberangkatan hingga situasi dinyatakan stabil oleh pihak berwenang.
Bagi Jemaah di Tanah Suci: Diharap tetap tenang dan terus menjalin komunikasi intensif dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing terkait penyesuaian jadwal kepulangan.
Dukungan Dokumen: Pemerintah tengah mengupayakan perpanjangan visa secara otomatis bagi jemaah yang tertahan kepulangannya di Arab Saudi agar tidak terjadi masalah keimigrasian.
Berdasarkan regulasi yang berlaku, jemaah yang mengalami penundaan kepulangan berhak mendapatkan akomodasi dan hunian yang layak dari maskapai atau pihak travel (PPIU).
Mengenai kebijakan pengembalian dana (refund), prosesnya akan mengikuti kontrak antara jemaah dan travel, dengan catatan biaya pihak ketiga (seperti visa yang sudah terbit) umumnya tetap diperhitungkan. Jika ditemukan kendala atau ketidaksesuaian layanan, jemaah dapat melapor melalui, Email: Pengaduan Kemenhaj dan WhatsApp: +62 823 1101 4646.
Terlepas dari situasi konflik, Arab Saudi menegaskan bahwa batas akhir masuk bagi pemegang visa umrah tahun 2026 tetap mengacu pada jadwal sterilisasi wilayah Makkah menjelang musim Haji. Jemaah diharapkan terus memantau informasi resmi agar tidak tertinggal jadwal krusial ini.
Penulis : Tim







