Diduga Depresi Usai Cekcok dengan Istri, Seorang Sopir di Lampung Utara Nekat Akhiri Hidup

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 03:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah petugas saat mengevakuasi jasad korban di TKP. (Photo: Rodi Sandra/realitapublik.id)

i

Sejumlah petugas saat mengevakuasi jasad korban di TKP. (Photo: Rodi Sandra/realitapublik.id)

LAMPUNG UTARA, realitapublik.id – Seorang pria berinisial FF (34) ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya di Dusun 6 Bernah, RT 02, Desa Mulang Maya, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara, pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 12.10 WIB. Korban diduga nekat mengakhiri hidupnya akibat permasalahan rumah tangga.

 

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Christofel, menjelaskan bahwa peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Marhadi (34), atasan korban di toko garam tempatnya bekerja sebagai sopir.

 

“Saksi Marhadi diminta oleh istri korban untuk mengecek kondisi rumah. Sebelumnya, korban sempat mengirim pesan kepada istrinya dan berpamitan hendak bunuh diri,” ujar AKP Ivan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (1/3/2026).

Baca Juga :  Sengketa Lahan Kantor Lurah Bukir: Gugatan Mangkrak, Ahli Waris Tancap Plang Perlawanan

 

Setibanya di lokasi, saksi mendapati FF sudah dalam posisi tergantung pada kayu kasau di dalam kamar tidur. Terkejut melihat kejadian tersebut, saksi langsung meminta pertolongan warga sekitar dan melaporkannya ke Polres Lampung Utara.

 

Masalah Keluarga Jadi Pemicu

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, motif korban nekat mengakhiri hidup diduga kuat karena masalah pribadi. Diketahui, FF tinggal sendirian di rumah milik bosnya tersebut setelah sang istri pergi ke Jakarta dua minggu lalu usai terlibat cekcok.

Baca Juga :  Bina Desa UPN Jatim Dorong Penguatan UMKM Pakal melalui Empat Pilar Manajemen

 

“Korban sempat meminta istrinya pulang, namun ditolak. Korban kemudian mengancam akan bunuh diri jika permintaannya tidak dipenuhi,” tambah AKP Ivan.

 

Selama istrinya berada di Jakarta, keempat anak mereka dititipkan di rumah mertua korban. Sementara itu, keluarga besar FF sendiri berdomisili di Sumatera Selatan.

 

Hasil Pemeriksaan Medis

Dari hasil pemeriksaan tim medis di RSUD Ryacudu, ditemukan tanda-tanda identik pada korban bunuh diri, di antaranya luka memar bekas jeratan tali pada leher, keluarnya cairan dari alat vital, serta lidah yang sedikit terjulur.

Baca Juga :  Momen Haru Mewarnai Nikah Massal Gratis Pemkab Indramayu 2026

 

“Kondisi jenazah sudah mengalami kaku mayat. Diduga korban telah meninggal dunia lebih dari lima jam sebelum ditemukan. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka akibat senjata tajam pada tubuh korban,” jelas Kasat Reskrim.

 

Di lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu utas tali tambang berwarna biru, satu utas tambang karet, sebuah ponsel Android, serta sebilah senjata tajam jenis golok. Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani oleh pihak berwajib(*)

 

Penulis: Rodi Sandra

Editor : Red

Berita Terkait

Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 
Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses
Selundupkan 5 Kg Ganja Lewat Ekspedisi, Petani Asal Pujon Ditangkap Polres Batu
Pilkati Serentak Tubaba 2026, Kapolres dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan TPS
Permudah Usulan Bansos, Pemkec Suboh Fasilitasi Layanan Portal Perlinsos di Mojodungkol
ASDP Utamakan Keselamatan, Evakuasi Seluruh Penumpang dan Awak KMP Batumandi Berhasil Dilakukan
Pilkati Karta Tanjung Selamat Terancam Ricuh, Forkopimda Tubaba Disorot Tak Kunjung Hadir
HUT Ke-62 Golkar, DPD II Tubaba Menyatu dengan Warga Lewat Kegiatan Sosial
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Selundupkan 5 Kg Ganja Lewat Ekspedisi, Petani Asal Pujon Ditangkap Polres Batu

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pilkati Serentak Tubaba 2026, Kapolres dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan TPS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Permudah Usulan Bansos, Pemkec Suboh Fasilitasi Layanan Portal Perlinsos di Mojodungkol

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:30 WIB

ASDP Utamakan Keselamatan, Evakuasi Seluruh Penumpang dan Awak KMP Batumandi Berhasil Dilakukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Pilkati Karta Tanjung Selamat Terancam Ricuh, Forkopimda Tubaba Disorot Tak Kunjung Hadir

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:16 WIB

HUT Ke-62 Golkar, DPD II Tubaba Menyatu dengan Warga Lewat Kegiatan Sosial

Berita Terbaru