“Mati Roso”: Atlet Kota Pasuruan Buang Simbolis Bonus, Massa LIRA dan GM-FKPPI Desak Walikota Mundur !

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua GM-FKPPI orasi di depan kantor Pemkot Pasuruan (foto: Chu Realita Publik)

Ketua GM-FKPPI orasi di depan kantor Pemkot Pasuruan (foto: Chu Realita Publik)

KOTA PASURUAN, Realitapublik.id — Gelombang kekecewaan melanda insan olahraga Kota Pasuruan. Puluhan massa yang terdiri dari atlet berprestasi, aktivis LIRA Jatim, GM-FKPPI, hingga tokoh agama dan masyarakat, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kota Pasuruan. Mereka memprotes pemangkasan drastis bonus atlet Porprov Jatim 2025 yang dinilai merendahkan martabat pejuang olahraga.

 

Suasana sempat memanas dan diwarnai aksi teatrikal sebagai bentuk keprihatinan atas kebijakan “efisiensi” anggaran yang dituding mencekik hak para atlet.

 

Kekecewaan ini berakar dari penurunan nominal bonus yang sangat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data yang dihimpun, perbandingan bonus tersebut adalah sebagai berikut:

Baca Juga :  HUT ke-17 Tubaba: Paripurna Istimewa DPRD Jadi Momentum Perkuat Sinergi "Bertumbuh, Berdaya, Bersama"

 

Peringkat Medali Bonus Sebelumnya (Normal) Bonus Porprov 2025 (Saat Ini)

Emas Rp30.000.000 Rp10.000.000

Perak Rp20.000.000 Rp7.500.000

Perunggu Rp10.000.000 Rp5.000.000

 

Para atlet menilai pemangkasan ini tidak sebanding dengan keringat, air mata, hingga pengorbanan materi yang mereka keluarkan selama berlatih pagi, siang, dan malam demi mengharumkan nama Kota Pasuruan.

 

Puncak kekecewaan sempat viral saat beberapa atlet secara terang-terangan membuang papan simbolis nominal bonus, bahkan ada yang menolak menerimanya saat diserahkan langsung oleh Walikota Pasuruan di GOR beberapa waktu lalu.

 

Wahyu, perwakilan atlet Kota Pasuruan, menyampaikan curahan hatinya dengan nada bergetar. “Kami hanya minta pemerintah menghargai jerih payah kami. Pengorbanan kami berdarah-darah di lapangan, tapi bonus yang kami terima sangat tidak sebanding. Tolong berikan hak kami yang layak,” ucapnya sedih. Senin (02/03/26) Pagi

Baca Juga :  Satreskrim Polres Tulang Bawang Barat Lakukan Monitoring Ketersediaan dan Harga LPG 3 Kg

 

Ketua GM-FKPPI sekaligus Wagub LIRA Jatim, Ayi Suhaya, S.H., dalam orasinya menyampaikan kritik pedas. Ia mengirimkan karangan bunga bela sungkawa yang ditujukan kepada Walikota, Kadispora, dan Ketua KONI Kota Pasuruan sebagai simbol “matinya rasa” pimpinan daerah terhadap atlet.

 

“Jika tidak mampu menjalankan tugas dan mensejahterakan atlet, kami minta Walikota segera mengundurkan diri! Janji-janji kampanyemu palsu,” tegas Ayi dalam orasinya.

Baca Juga :  Ditinggal Mandor di Papua, Bupati Lucky Hakim Instruksikan Pemulangan 7 Pekerja Asal Indramayu

 

Tak hanya soal anggaran, Ayi juga melempar isu miring terkait ketidakharmonisan di internal Pemkot. “Kami menduga adanya ‘geng-gengan’ antara N1 (Walikota), N2 (Wakil Walikota), dan N3 (Sekda) sehingga kebijakan tidak sinkron dan merugikan kemakmuran kota, termasuk para atlet,” ungkapnya.

 

Aksi damai ini tidak ditemui oleh Walikota maupun Sekda. Karangan bunga dan pernyataan sikap akhirnya hanya diterima oleh Kabid Bakesbangpol, Heri. Ketidakhadiran pimpinan daerah ini semakin memicu amarah massa yang melabeli pimpinan kota sebagai sosok “pengecut” yang enggan menghadapi aspirasi rakyatnya sendiri.

Penulis : Chu

Berita Terkait

Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum
Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 
Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas
Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh
Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005 Berujung RDP, DPRD Situbondo Desak Prioritaskan 47 Relawan Lama
Kabar Gembira! KAI Daop 4 Semarang Aktifkan Kembali Layanan Penumpang di Stasiun Plabuan, Comal, dan Batang per 27 April
Pastikan Tepat Waktu, Satlantas Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makan Bergizi Gratis ke Sekolah
Resmi Ditutup, Kejurprov Road Race HUT Tubaba ke-17 Sukses Jaring Ratusan Pembalap Antar Provinsi
Berita ini 191 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 22:03 WIB

Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum

Senin, 20 April 2026 - 20:35 WIB

Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIB

Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIB

Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh

Senin, 20 April 2026 - 19:26 WIB

Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005 Berujung RDP, DPRD Situbondo Desak Prioritaskan 47 Relawan Lama

Senin, 20 April 2026 - 17:03 WIB

Pastikan Tepat Waktu, Satlantas Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makan Bergizi Gratis ke Sekolah

Minggu, 19 April 2026 - 21:10 WIB

Resmi Ditutup, Kejurprov Road Race HUT Tubaba ke-17 Sukses Jaring Ratusan Pembalap Antar Provinsi

Minggu, 19 April 2026 - 19:38 WIB

Bentengi Keluarga dari Narkoba dan Judi Online: H. Putra Jaya Umar Sosialisasikan Perda Pencegahan Narkotika di Gunung Timbul

Berita Terbaru