Pekalongan realitapublik.id – Kondisi sungai yang berada di antara wilayah Krapyak dan Panjang, Kota Pekalongan, menjadi perhatian. Aliran sungai yang seharusnya berfungsi sebagai jalur air kini terlihat tertutup enceng gondok, vegetasi liar, serta sampah yang berserakan di sejumlah titik.
Dari pantauan di lokasi, permukaan sungai bahkan tampak menyerupai hamparan daratan akibat padatnya tanaman air yang menutupi aliran. Kondisi tersebut tentu menimbulkan kekhawatiran, mengingat sungai memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mengalirkan debit air di kawasan permukiman.
Dalam perspektif tata kelola lingkungan, sungai merupakan bagian dari infrastruktur alam yang semestinya dijaga dan dipelihara secara berkala agar tetap berfungsi optimal. Ketika vegetasi liar dan sampah dibiarkan menumpuk hingga menutup aliran, maka fungsi ekologis sungai berpotensi terganggu.
Situasi ini pun memunculkan perhatian publik terkait pentingnya pengelolaan dan pemeliharaan sungai yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Terlebih, sungai tidak hanya berfungsi sebagai jalur air, tetapi juga menjadi bagian penting dalam sistem pengendalian lingkungan di wilayah perkotaan.
Kondisi ini kiranya patut menjadi perhatian serius bagi dinas terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekalongan, agar langkah penanganan dan pemeliharaan sungai dapat dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.
Harapannya, penanganan dapat segera dilakukan sehingga fungsi sungai kembali normal serta lingkungan di sekitar tetap terjaga.
Penulis : Hema Sp







