Sungai di wilayah Krapyak–Panjang Tertutup Enceng Gondok dan Sampah, Pengelolaan Lingkungan Jadi Sorotan

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Pekalongan realitapublik.id – Kondisi sungai yang berada di antara wilayah Krapyak dan Panjang, Kota Pekalongan, menjadi perhatian. Aliran sungai yang seharusnya berfungsi sebagai jalur air kini terlihat tertutup enceng gondok, vegetasi liar, serta sampah yang berserakan di sejumlah titik.

 

Dari pantauan di lokasi, permukaan sungai bahkan tampak menyerupai hamparan daratan akibat padatnya tanaman air yang menutupi aliran. Kondisi tersebut tentu menimbulkan kekhawatiran, mengingat sungai memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mengalirkan debit air di kawasan permukiman.

Baca Juga :  "Tretes Not For Sale!": Ribuan Warga Prigen Kepung Kawasan Hutan, Tolak Alih Fungsi Lahan 22,5 Hektar

 

Dalam perspektif tata kelola lingkungan, sungai merupakan bagian dari infrastruktur alam yang semestinya dijaga dan dipelihara secara berkala agar tetap berfungsi optimal. Ketika vegetasi liar dan sampah dibiarkan menumpuk hingga menutup aliran, maka fungsi ekologis sungai berpotensi terganggu.

Baca Juga :  Polri Bekali Petugas dengan Buku Saku “0%” sebagai Panduan Sosialisasi Program Pro-Rakyat

 

Situasi ini pun memunculkan perhatian publik terkait pentingnya pengelolaan dan pemeliharaan sungai yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Terlebih, sungai tidak hanya berfungsi sebagai jalur air, tetapi juga menjadi bagian penting dalam sistem pengendalian lingkungan di wilayah perkotaan.

Baca Juga :  Geger Cahaya Misterius Melintas di Langit Lampung, Warga Khawatir Dampak Konflik Global

 

Kondisi ini kiranya patut menjadi perhatian serius bagi dinas terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekalongan, agar langkah penanganan dan pemeliharaan sungai dapat dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.

 

Harapannya, penanganan dapat segera dilakukan sehingga fungsi sungai kembali normal serta lingkungan di sekitar tetap terjaga.

Penulis : Hema Sp

Berita Terkait

Kapolsek Tulang Bawang Tengah Sampaikan Pesan Imbauan Kamtibmas Lewat Radio Elegan
Kembali lagi Sat Narkoba polres Lampung Utara Ringkus Seorang Pria jadi Pengedar Narkoba
Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Nonsubsidi: Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400, Dex Series Naik Signifikan
Antara Penegakan Aturan dan Urusan Perut: Menakar Efektivitas Penertiban PKL di Kota Pekalongan
Dugaan Penyelewengan Dana Desa Sekarputih, Tim Intelijen KPK Tipikor Temukan Indikasi Duplikasi Anggaran
Dalih Efisiensi Anggaran, Nyawa 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran Diabaikan
Perkuat Transparansi dan Responsivitas, Polres PALI Optimalkan Pelayanan Publik Melalui FKP 2026
Dukung Kesehatan dan Lingkungan, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Hadiri Bhakti Sosial HUT Provinsi Lampung
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 10:18 WIB

Kapolsek Tulang Bawang Tengah Sampaikan Pesan Imbauan Kamtibmas Lewat Radio Elegan

Minggu, 19 April 2026 - 09:33 WIB

Kembali lagi Sat Narkoba polres Lampung Utara Ringkus Seorang Pria jadi Pengedar Narkoba

Sabtu, 18 April 2026 - 20:55 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Nonsubsidi: Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400, Dex Series Naik Signifikan

Sabtu, 18 April 2026 - 20:50 WIB

Antara Penegakan Aturan dan Urusan Perut: Menakar Efektivitas Penertiban PKL di Kota Pekalongan

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Dalih Efisiensi Anggaran, Nyawa 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran Diabaikan

Sabtu, 18 April 2026 - 18:39 WIB

Perkuat Transparansi dan Responsivitas, Polres PALI Optimalkan Pelayanan Publik Melalui FKP 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 18:15 WIB

Dukung Kesehatan dan Lingkungan, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Hadiri Bhakti Sosial HUT Provinsi Lampung

Sabtu, 18 April 2026 - 17:24 WIB

Polres Lumajang Amankan 10 Terduga Pelaku Penganiayaan Kepala Desa Pakel

Berita Terbaru