KOTA PASURUAN realitapublik.id — Markas Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Pasuruan menyuarakan duka mendalam sekaligus kecaman keras atas gugurnya tiga prajurit terbaik TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian dunia di bawah bendera United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Ketua MPC PP Kota Pasuruan, Mokh. Lukman Said, menegaskan bahwa serangan yang menyasar pasukan penjaga perdamaian adalah tindakan brutal yang melanggar hukum internasional dan mandat kemanusiaan PBB.
Lukman Said menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada institusi TNI dan keluarga para prajurit yang menjadi korban dalam insiden berdarah di wilayah konflik tersebut. Rabu (01/04/26)
“Tiga prajurit terbaik kita gugur dan lima lainnya luka-luka saat menjalankan misi suci perdamaian dunia di Lebanon. Kami menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya bagi para pahlawan kusuma bangsa,” ujar Lukman Said dengan nada rendah penuh rasa hormat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, serangan maut tersebut terjadi dalam dua rangkaian insiden berbeda dalam kurun waktu singkat:
Serangan Pertama: Terjadi Minggu malam di Markas Indobatt UNP 7-1, Desa Achid Alqusayr, yang merenggut nyawa Praka Farizal Rhomadhon.
Serangan Kedua: Terjadi keesokan harinya saat pasukan tengah mengawal konvoi Combat Support Service Unit (CSSU). Ledakan kendaraan akibat serangan susulan tersebut menewaskan Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.
Ia mengecam keras hilangnya zona aman bagi pasukan perdamaian akibat agresi yang tidak terkendali. Menurutnya, serangan ini membuktikan pola kekerasan yang membabi buta tanpa memandang status personel internasional.
“Ini menandakan bahwa serangan dilakukan secara keji dan membabi buta. Brutalitas ini menunjukkan kekejaman yang terus berulang di kawasan konflik, bahkan prajurit perdamaian internasional pun menjadi target,” tegas Lukman dengan nada geram.
Menutup pernyataannya, MPC PP Kota Pasuruan menyatakan dukungan penuh bagi langkah UNIFIL dan TNI untuk melakukan investigasi mendalam guna mengungkap dalang dan penyebab pasti serangan tersebut. Ia juga mengajak masyarakat Pasuruan untuk mendoakan agar amal ibadah para prajurit diterima di sisi Tuhan YME.
“Semoga semangat perjuangan para prajurit kita menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menyuarakan perdamaian dan menentang segala bentuk kezaliman di muka bumi,” pungkasnya.
Penulis : Chu







