Polrestabes Surabaya Bongkar Markas Scaming Jaringan Internasional 44 Orang Diamankan

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

SURABAYA realitapublik.id – Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur (Jatim) membongkar jaringan kejahatan lintas negara yang beroperasi di Indonesia dengan modus penipuan online internasional atau scamming.

 

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan mengungkapkan, kasus ini merupakan hasil pengembangan setelah pihaknya menerima informasi dari Konsulat Jepang di Tokyo terkait laporan dua warga Jepang yang diduga hilang dan disekap di Indonesia.

 

“Awalnya kami menerima informasi adanya dua warga negara Jepang yang dilaporkan hilang. Setelah dilakukan penelusuran, kasus ini ternyata berkembang jauh lebih besar dan mengarah pada jaringan penipuan internasional yang terorganisir,” ujar Kombes Pol Luthfi, Sabtu (9/5/2026).

Baca Juga :  Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Curat, Dua Pelaku Curanmor Diamankan

 

Kombes Pol Luthfi menjelaskan penyelidikan bermula saat itu tim mendatangi lokasi pertama di kawasan Dharma Husada Permai, Surabaya.

 

Di lokasi tersebut, Polisi menemukan dua warga negara Jepang yang menjadi korban penyekapan.

 

Selain menyelamatkan korban, Polisi juga menemukan sejumlah barang bukti yang mengarah pada praktik penipuan online internasional, mulai dari perangkat elektronik, dokumen, hingga perlengkapan operasional yang digunakan untuk menjalankan aksi scamming.

 

Kapolrestabes Surabaya mengatakan, temuan di lokasi pertama kemudian membuka fakta baru.

 

Polisi mendapati sejumlah warga negara asing lain berada di tempat tersebut, termasuk warga negara China, Jepang, serta dua warga negara Indonesia yang kini turut diperiksa.

Baca Juga :  Izin Ponpes Ndholo Kusumo Pati Dicabut Permanen, PBNU Usul Pengalihan Manajemen Demi Nasib Santri

 

“Dari lokasi awal, kami menemukan indikasi kuat bahwa tempat ini bukan sekadar lokasi penyekapan, melainkan bagian dari pusat aktivitas penipuan digital yang terhubung dengan jaringan lintas negara,” jelas Kombes Luthfi.

 

Ia menambahkan Tim kemudian bergerak ke beberapa titik di Surabaya, termasuk kawasan Embong Kenongo dan Dharma Permai. Namun, sebagian lokasi diketahui sudah ditinggalkan pelaku sebelum Polisi tiba.

 

Meski demikian, anggota berhasil melacak pergerakan jaringan ini hingga ke Solo.

 

“Saat penggerebekan dilakukan, lokasi operasional sudah kosong. Namun petugas menemukan 24 koper yang ditinggalkan, mengindikasikan perpindahan penghuni maupun operator jaringan,” terang Kombes Luthfi.

Baca Juga :  Wakapolres Lampung Utara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Inkracht di Kotabumi

 

Pengembangan berlanjut ke Bali, di mana Polisi mengamankan total keseluruhan 44 pelaku, terdiri 30 warga negara China, 7 warga negara Taiwan, 4 warga negara Jepang, dan 3 warga negara Indonesia.

 

“Jaringan ini bekerja sangat profesional. Mereka berpindah-pindah lokasi, memanfaatkan rumah kontrakan, dan membangun sistem operasi yang cukup tertutup,” pungkas Kombes Luthfi.

 

Karena melibatkan banyak negara, Polrestabes Surabaya Polda Jatim menggandeng berbagai instansi dalam proses penyelidikan, termasuk Divisi Hubungan Internasional Polri, Interpol, Imigrasi, Kejaksaan Negeri Surabaya, hingga Konsulat Jenderal Jepang. (*)

Penulis : Red

Berita Terkait

Dinas PUPR Tubaba Perbaiki Ruas Simpang Karta Raharja 
Penghormatan untuk Sang Bhayangkara: Polres Tubaba Gelar Sholat Ghaib dan Doa Bersama bagi Bripka Anumerta Arya Supena
Lewat ‘Sabuk Kamtibmas’, Kapolres Tubaba Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Perkuat Sinergi
Wujud Penghormatan Terakhir, Polres Lampung Utara Gelar Sholat Ghaib untuk Bripka Anumerta Arya Supena
Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Pekalongan Gandeng TNI-Polri Gelar Razia dan Deklarasi “Zero Halinar”
Tragis, Seorang Ibu di Poncol Pekalongan Tewas Diduga Dianiaya Anak Kandung
Minggu Kasih di Tumijajar: Polri Pastikan Ibadah di Gereja Pantekosta Berlangsung Khidmat
Sambut HUT ke-479, Imigrasi “Jemput Bola” di Banyumanik Lewat Si Semar Paling Paten
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 16:35 WIB

Dinas PUPR Tubaba Perbaiki Ruas Simpang Karta Raharja 

Senin, 11 Mei 2026 - 14:28 WIB

Penghormatan untuk Sang Bhayangkara: Polres Tubaba Gelar Sholat Ghaib dan Doa Bersama bagi Bripka Anumerta Arya Supena

Senin, 11 Mei 2026 - 13:32 WIB

Lewat ‘Sabuk Kamtibmas’, Kapolres Tubaba Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Perkuat Sinergi

Senin, 11 Mei 2026 - 13:25 WIB

Wujud Penghormatan Terakhir, Polres Lampung Utara Gelar Sholat Ghaib untuk Bripka Anumerta Arya Supena

Senin, 11 Mei 2026 - 13:22 WIB

Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Pekalongan Gandeng TNI-Polri Gelar Razia dan Deklarasi “Zero Halinar”

Senin, 11 Mei 2026 - 11:02 WIB

Minggu Kasih di Tumijajar: Polri Pastikan Ibadah di Gereja Pantekosta Berlangsung Khidmat

Senin, 11 Mei 2026 - 08:18 WIB

Polrestabes Surabaya Bongkar Markas Scaming Jaringan Internasional 44 Orang Diamankan

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:13 WIB

Sambut HUT ke-479, Imigrasi “Jemput Bola” di Banyumanik Lewat Si Semar Paling Paten

Berita Terbaru

Berita

Dinas PUPR Tubaba Perbaiki Ruas Simpang Karta Raharja 

Senin, 11 Mei 2026 - 16:35 WIB